Jangan Biarkan Mereka Kelaparan
Jangan Biarkan Mereka Kelaparan

Jangan Biarkan Mereka Kelaparan

Rp 3.300.335.153
terkumpul dari Rp 5.000.000.000
57386 Donasi hari lagi


Cerita

644a36ee-259d-4f0e-a6b3-425c61ca3ba2.jpg

Ratusan Bayi & Anak Pejuang Kanker Dhuafa Dari Desa Terjebak di Ibukota. Mereka Tak Lagi Lawan Kanker, Namun Lawan Kelaparan.

Para anak ini sudah tak lagi melihat temannya yang gugur karena kelaparan sebagai hal yang lazim. Bisa makan nasi dan lauk telur saja, sudah menjadi sebuah kemewahan bagi mereka

“Kasihan sekali, ada yang bahkan puasa 2 hari cuman buat beli puasa untuk telfon anaknya di kampung. Bisa makan pakai telur saja, kami senangnya bukan main.

Yang saya khawatirkan, adik-adik ini udah ga bisa ke RS, karena orangtuanya ga ada duit sama sekali. Banyak sekali yang jatuh sakit karena kelaparan” - Relawan Rumah Pejuang Kanker Ambu

Sedihnya, mereka sepertinya sudah lupa akan sakit kanker mereka, digantikan rasa lapar yang kerap buat tubuh mereka yang rentan, makin parah. Tiap hari, mereka sakit bergantian.

Ibu & Hadijah (1,5 thn), Pejuang Tumor Wajah

“Sudah lama bayi saya gak kontrol. Saya bahkan udah ga mikirin biaya persalinan nanti buat kandungan saya yang sudah 6 bulan ini. 2 anak saya, Hadijah & yang di dalam kandungan, saat ini kelaparan.

Untungnya, kami masih punya keluarga lain yang juga bernasib sama di satu atap. Hadijah masih punya temannya sesama pejuang kanker lain. Bisa makan telur saja sudah kemewahan untuk kami” - Ibu Hadijah

Ibu & Arka (3thn) Pejuang Kanker Mata

“Karena kedua mata Arka udah ga ada, dia ga bisa lihat kalau orang-orang disekitarnya senyum bangga, ngelihat dia sendiri senyum seolah ga ada yang kurang tubuhnya. 

Arka untungnya ga bisa lihat, tiap hari yang dia makan sebenarnya nasi sama kecap, kadang ama garam atau nasi kemarin. 

Untung ia juga gak lihat kalau ibunya sedih, nangis ga bisa ngasih makan anaknya. Udah ga inget terakhir kali Arka dapat bantuan dari donatur, karena pandemi..” - Ibu Arka

Sahabat, ratusan pejuang kanker dhuafa masih menanti datangnya makanan 4 sehat 5 sempurna yang tak lagi dirasakan tubuh mereka. Tiap hari, tak jarang mereka berguguran.



552cefcf-935a-4ea2-aa1e-319c8d03ff4a.jpg 1ee620a5-b7ae-44f0-9207-23fedb5364e2.jpg be60d40f-442b-4389-ac8b-7f218828825b.jpg

Donasimu akan sangat berarti bagi fakir miskin yang masih kesulitan untuk makan. Mari berdonasi untuk berbagi makanan dengan cara: 

  1. Klik "DONASI SEKARANG";
  2. Masukkan nominal donasi;
  3. Pilih Metode Pembayaran (GO-PAY, Dompet Kebaikan, Transfer Bank, Virtual Account, Kartu Kredit);
  4. Segera transfer sesuai nominal jika menggunakan Transfer bank & Virtual Account.

Informasi Tambahan

- Donasi hanya akan disalurkan ke penggalangan dana dan penerima manfaat dengan tujuan memberikan makanan yang membutuhkan.

- Donasi juga akan disalurkan kepada pihak lain di luar cerita halaman galang dana ini yang telah memenuhi syarat & ketentuan yang ditetapkan oleh kitabisa

- Tim Kitabisa akan menentukan pemilihan penyaluran bantuan berdasarkan berbagai faktor seperti urgensi, kecukupan dana dll.

- Cerita yang ada di halaman campaign ini diganti secara berkala sesuai dengan topik & kebutuhan masyarakat yang perlu dibantu

- Kitabisa bekerjasama dengan Rumah Pejuang Kanker Ambu untuk pengumpulan cerita, asesmen kebutuhan, penyaluran donasi dan implementasi di lapangan

- Penggalangan dana ini bagian dari Program #BisaMakan

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (57386)