Kitabisa! - #Bongkar: Komplotan Pemburu Aset DKI Jakarta
#Bongkar: Komplotan Pemburu Aset DKI Jakarta

#Bongkar: Komplotan Pemburu Aset DKI Jakarta

Rp 5.576.232
terkumpul dari Rp 20.000.000
51 Donasi 0 hari lagi
Tempo
Akun telah terverifikasi

Cerita

Siapa yang menduga kalau pemerintah Provinsi DKI Jakarta ternyata kerap kehilangan asetnya yang bernilai miliaran hingga triliunan rupiah?

Ini terungkap dua tahun lalu, ketika pemerintah DKI Jakarta membeli tanah seluas 4,6 hektare di Cengkareng Barat, Jakarta Barat, seharga Rp 668 miliar.

Belakangan terungkap, tanah itu ternyata milik mereka sendiri.

37b680b52e4a7f6019718bb640b972328d8b5f64.jpeg


Semua berpangkal dari pencatatan aset Ibu Kota yang buruk. Kelalaian dalam pencatatan aset beberapa tahun terakhir telah menyebabkan pemerintah Jakarta kehilangan banyak lahan dengan nilai total triliunan rupiah.

Saat ini, misalnya, pemerintah Jakarta tengah berhadapan dengan seseorang yang hendak menguasai lahan milik DKI di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur yang digunakan untuk Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap.

9d55aa3d5274ed15590a5492c44a420ce43def8d.jpeg

Tanah kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap di Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur, terancam lepas dari tangan pemerintah DKI Jakarta.


Kalau pemerintah Jakarta tak segera berbenah, aset tanah yang lepas akan terus bertambah.

c7f3868bbaf724499f9ef038c54e4d57e9b9d44a.jpeg

Tanah bekas kantor Walikota Jakarta Barat. Memperebutkan tanah ini, pemerintah DKI Jakarta terakhir kalah di tingkat kasasi.


Yang menarik, beberapa informasi awal mengindikasikan bahwa pemretelan aset DKI Jakarta terjadi sistematis: ada orang dalam yang sengaja membocorkan informasi mengenai aset yang terlantar kepada komplotan pencaplok lahan, yang kemudian membuat sertifikat baru, dan mengklaim hak atas lahan itu kalau perlu lewat pengadilan.

Siapakah mereka? Bagaimana mereka bekerja? Seberapa banyak aset DKI yang sudah hilang dan terancam lepas? Mari kita #Bongkar!


Bongkar! adalah gerakan yang melibatkan publik untuk menjadi bagian dari jurnalisme investigasi.

Bongkar! diinisiasi Tempo bekerja sama dengan Change.org sebagai platform petisi dan Kitabisa.com sebagai platform fundraising

Sebelumnya di 1-31 Januari 2018 telah dilakukan polling topik investigasi melalui change.org/bongkar. Dari 3 topik yang menjadi opsi (Aset Pemda DKI, Derita Pekerja Seks, dan Penyiksaan Satwa Sirkus), 40,5% publik memilih Aset Pemda DKI sebagai topik investigasi.

Kami mengajak kamu untuk patungan dana investigasi. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai investigasi, prosesnya akan diupdate melalui halaman ini.

Hasil dari investigasi akan dilaporkan kembali ke masyarakat, termasuk penggunaan dananya.

Yuk bantu donasi dengan cara:

  1. Klik "donasi sekarang"
  2. Masukan nominal donasi & Lengkapi data diri anda
  3. Pilih metode pembayaran (debit/credit card)

Salam,

Tim Bongkar | email: [email protected]

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (51)