Kitabisa! - Bantu Arif Tersenyum Kembali
Bantu Arif Tersenyum Kembali

Bantu Arif Tersenyum Kembali

Rp 16.546.360
terkumpul dari Rp 10.000.000
108 Donasi 0 hari lagi
Renaldo (InfoMinang Peduli)
Akun telah terverifikasi

Cerita

Empat bulan yang lalu, menjadi masa terakhir untuk Arif (13) dinikmati masa kanak-kanak bersama teman-teman sebayanya, sebelum ia divonis oleh dokter menderita gagal ginjal stadium empat.

Arif, anak yatim yang sudah ditinggal sejak 6 tahun lalu, tampak terbaring lemah dengan kondisi yang sangat nyata. Tubuh anak itu kurus, dan uang hanya seperti tulang dibalut kulit saja.

Arif tinggal dengan ibunya, Dian (35), di rumah semi permanen berukuran 5 X 8 meter, yang mana status tanah itu masih sistem sewa. Sang ibu biasanya bekerja di sebuah toko kue, namun semenjak arif seperti ini, ia bekerja untuk pekerjaan Arif.

Dian mengatakan, Arif merupakan anak kedua dari tiga orang bersaudara. Saat ini ia tengah duduk di bangku kelas 5 di SD 17 Kampung Manggis. Namun, dengan demikian, Arif mendefinisikan berhenti sekolah. "Arif sebaiknya berhenti sekolah untuk saat ini, karena mengingat kondisinya. Dan saya juga harus melakukan pekerjaan di salah satu toko kue di Padang Panjang ini, demi perawatan Arif," sebut Dian.

Dian tampak tegar dengan orang-orang yang tengah dilawanasi, dan aku akan selalu disamping Arif untuk menemaninya, dan menyuapi makan anaknya, meskipun makanan yang diberikan selalu dimuntahkanasi.

Dian menceritakan, waktu Arif duduk dibangku kelas 3 SD, buang udara kecil as saat menyebut, misalnya terminum udara berkaporit saat mandi-mandi di salah satu wahana pemandian di Kota Padang Panjang. "Saat berobatIF untuk meminum obat selama seminggu dan perbanyak konsumsi udara putih, buang buang airnya yang kecilnya masih berdarah kata dokter tersebut, Arif harus dikhitan. Ternyata satu minggu meminum obat, masih seperti itu, dan Arif butuh dikhitan, Alhamdullah usai dikhitan buang udara kecilnya tidak berdarah lagi, "ceritanya.

Kami setelah berkoordinasi dengan pihak RSUP M. Djamil, dengan jabatan Direktur RSUD Padang Panjang, memberikan fasilitas rawat ini agar bisa dipasangkan infus sebagai makanan yang sehat, ada selama arif menunggu panggilan konsul perawatan di M. Djamil, "

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (108)