Bersama CAN Borneo Selamatkan Hutan Kalimantan
Bersama CAN Borneo Selamatkan Hutan Kalimantan

Bersama CAN Borneo Selamatkan Hutan Kalimantan

Rp 24.640.104
terkumpul dari Rp 100.000.000
321 Donasi 37 hari lagi

Cerita

Misi Kami

Melestarikan ekosistem dan keanekaragaman hayati secara berkeadilan melalui upaya penerapan dan mempromosikan praktik-praktik konservasi terbaik yang berbasis kearifan tradisional. Membangun mitra dengan masyarakat serta bekerjasama dengan pemerintah dan sektor swasta untuk membangun dan menjalankan kegiatan konservasi yang berbasis pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar hutan yang berkelanjutan. Meningkatkan sumber daya manusia sekitar hutan dengan kegiatan edukasi dan penyadartahuan serta membangun basis relawan yang siap ditempatkan di desa-desa terpencil Kalimantan. Membangun dan menjalankan kegiatan wisata yang berbasis pada kepedulian lingkungan. Melakukan kampanye penghentian deforestasi untuk menyelamatkan hutan dan spesies yang terancam hampir punah.

Project

1. Stop Deforestation Campaign

CAN Borneo berkerja untuk memerangi kejahatan lingkungan,mendokumentasikan serta mengexpose kasus-kasus terkait deforestasi serta melaporkannya kepihak berwajib untuk ditindaki lajuti bersama. CAN Borneo bersama masyarakat berkonfrontasi langsung untuk mengehentikan laju deforestasi yang terjadi didaerah mereka. 90% satwa liar di lindungi maupun tidak dilindungai tinggal diluar kawasan hutan lindung, kawasan yang menjadi habitat satwa liar tersebut berada di kawasan ijin konsesi perkebunan kelapa sawit maupun pertambangan. Hal ini menjadi sangat ancaman serius bagi kelangsungan satwa liar dimana deforestasi yang terjadi akan mengakibatkan hilangnya sumber pakan dan tempat tinggal bagi satwa liar tersebut yang berujung pada banyaknya ditemukan kasus satwa liar seperti orangutan masuk ke pemungkimanan maupun kebun-kebun masyarakat. Hal ini kemudian menciptakan human and wildlife conflict. Dengan campign Stop Deforestation diharapkan semua unsur masyarakat akan disadarkan dan turut ambil bagian dalam upaya penyelamatan hutan.

8ae2d599-bcca-41aa-bd36-992cc3b51cae.jpg

2. Rescue and Mitigation Unit

Tingginya tingkat deforestasi mengakibatkan banyaknya satwa yang tergusur  keluar dari habitatnya, oleh karena itu CAN Borneo membentuk Rescue and Mitigation Unit (RMU) sebuah unit kerja khusus menangani konflik satwa liar dan manusia. Unit ini berkerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam dalam menjalakan tugasnnya. RMU bertugas untuk memetakan konflik dan menanggulangi konflik serta berkerjasama dengan pihak kepolisian dalam penanganan kasus pidana yang melibatkan kejahatan lingkungan termasuk didalamnya satwaliar dilindungi dan deforestasi serta  illegal loging.

d9998108-b244-467b-b91f-bd59ee2e6cb5.jpg

3. Restorasi dan Agroforestry

Restorasi dan Agroforestry adalah upaya pengembalian unsur hayati (flora dan fauna) dan nonhayati (tanah, iklim, tofograpi) suatu kawasan kepada jenis aslinya berikut keseimbangan hayati dan ekosistemnya. Agroforestry dapat menghasilkan biofarmaka (obat) dan bioenergi, penyerap karbon, ekowisata dan ilmu pengetahuan, hingga jasa lingkungan. Menciptakan hasil hutan bukan kayu (non-timber forest products) seperti madu, jernang, rotan, bambu, getah, dan buah-buahan. Kegiatan ini melibatkan banyak masyarakat secara langsung, mulai dari akusisi lahan, persemaian hingga penanaman dan perawatan tanaman.

Hutan yang berada di kawasan desa Merasa bersetatus Area Penggunaan Lain yang dimana dapat sewaktu-waktu diganti menjadi perkebunan kelapa sawit atau tambang batu bara. Selain itu CAN juga melakukan restorasi  hutan yang rusak dengan menanam kembali berbagai jenis pohon hutan alami yang bibitnya diambil dari kawasan hutan terdekat, kegiatan restorasi ini berada dikawasan bufferzone 2 hutan lindung yang berada dekat dengan desa Merasa, tujuannya adalah sebagai penyangga kawasan lindung serta menjaga bufferzone sungai Kelay

3ec24077-a5a9-4106-9e52-8e83476f6a19.jpg

4. Edukasi

Salah satu program CAN Borneo adalah Forest Education Centre (FEC) merupakan sekolah yang dibangun untuk pengembangan pendidikan yang dilakukan di alam terbuka agar mengetahui pembelajaran dari semua makhluk hidup dialam ini secara langsung. Berbeda dengan sekolah pada umumnya yang menggunakan sistem ruangan berupa kelas, para siswa FEC dibebaskan waktunya untuk lebih banyak berinteraksi di alam terbuka sehingga terbentuk pembelajaran langsung pada materi dan pembelajaran yang bersifat pengalaman. FEC dilaksanakan di hutan sekitar desa dengan berpindah-pindah setiap waktunya menyesuaikan materi pelajaran yang akan disampaikan. Konsep yang diterapkan dalam FEC meliputi penggunaan alam sebagai tempat untuk belajar, penggunaan alam sebagai media dan bahan untuk pengajaran serta alam yang digunakan untuk objek pembelajaran. Sekolah ini mampu mengatasi kebosanan yang terjadi pada siswa jika melakukan pembelajaran di dalam ruangan saja.

School visit merupakan salah satu cara untuk melakukan regenerasi peduli lingkungan, CAN Borneo berfokus pada school visit disekolah-sekolah yang terletak didesa-desa sekitar hutan. Hal ini sangatlah penting mengingat anak-anak ini  adalah generasi yang pertahanan terakhir dari tingginya tingkat deforestasi yang terjadi saat ini. Dengan memberikan pemahaman diharapkan akan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar desa mereka dan mengantisipasi terhadap kemungkinan rencana exploitasi hutan dimasa depan yang akan masuk ke desa mereka

0753711b-40dd-4ec1-bbc8-430f45ad133b.jpg
Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (321)