Kitabisa! - #Mangrovement Pulau Seribu Summer 2018
#Mangrovement Pulau Seribu Summer 2018

#Mangrovement Pulau Seribu Summer 2018

Rp 7.427.585
terkumpul dari Rp 10.000.000
51 Donasi 0 hari lagi
Alvin Ghossan Adhitya
Akun telah terverifikasi

Cerita

Pulau Seribu memiliki potensi wisata yang sangat nyata dan besar. Bayangkan, gugusan pulau-pulau kecil berpasir putih dan berair bersih yang hanya dalam waktu 2-3 jam dari salah satu ibukota terbesar di dunia, Jakarta.

Di Pulau Seribu sendiri memiliki gugusan hutan mangrove atau bisa disebut pohon bakau. Pohon bakau memiliki beberapa manfaat, antara lain:

1. Mencegah abrasi dan juga intrusi. Abrasi adalah fenomea alam dimana pasir/tanah suatu pantai atau daerah pesisir terkikis ke dalam akibat arus laut. Intrusi adalah ketika air laut masuk menyerap ke sumber air tawar suatu daerah alhasil mengkontaminasi sumber air yang ada. Dengan adanya hutan bakau akan mencegah abrasi dan intrusi.

2. Menjaga biodata laut. Karena hutan bakau sendiri adalah rumah bagi ikan kecil dan makhluk laut kecil lainnya, tanpa adanya rumah ini, ikan-ikan yang lebih besar akan kehi

langan makanannya dan alhasil jumlah ikannya akan berkurang. Efek ini akan terus berlanjut di jaringan rantai makanan yang ada. Berkurangnya ikan-ikan akan berpengaruh buruk ke nelayan dan juga mengurangi keindahan terumbu karang untuk para pelaku snorkeilling dan diving.

3. Menjadi objek ekowisata. Mangrove hanya bisa tumbuh di daerah tropis, salah satunya Indonesia sebagai pemilik 40% dari total hutan mangrove di dunia. Di negara lain, pohon mangrove adalah sebuah kelangkaan. Oleh karena itu, pemandangan hutan mangrove adalah suatu hal yang sangat unik dan memberikan potensi wisata yang sangat besar.

779e1437-bdb5-4bb8-8418-95686c348e6e.jpg

Pulau Pari, kecamatan pulau Seribu saat ini sudah memiliki gerakan menanam mangrove. Dari hasil penanaman yang telah berlangsung dari tahun ke tahun, komunitas pulau Pari telah berhasil membangun gugusan pulau kecil penuh hutan mangrove yang sangat indah. Para wisatawan bisa menaiki perahu kano, mengelingi hutan mangrove tersebut. Pulau Pari adalah sebuah kisah sukses dimana seblumnya sebagian besar masyarakat memiliki pekerjaan sebagai nelayan. Namun, kemudian sejak mulai booming-nya wisata di pulau, ekonomi pulau Pari semakin membaik dan pekerjaan semakin beragam. Namun pulau ini terancam oleh abrasi, terutama di pesisir selatan. Oleh karena itu, penanaman bakau adalah solusi yang tepat untuk mengurangi dampak abrasi. 

a66c206e-b3da-42cd-b0bd-2eacb8ba1e56.jpg

Kami dari Akarmimpi Foundation bergerak untuk mengembangkan pelestarian bakau di Pulau Pari melalui inovasi - inovasi kreatif yang juga dapat memberdayakan masyarakat. Kami bekerja sama dengan komunitas Teman Mangrove Kepulauan Seribu (TMKS), komunitas anak muda yang rutin mencari bibit bakau di pulau dan menanam bakau di pulau Pari. 

63132005-d7ca-4cb9-81ec-6bdbadf4a584.jpg

Ikutlah bersama kami di gerakan #Mangrovement.

Setiap donasi anda akan digunakan untuk pengembangkan Akarmimpi Foundation, pengembangan TMKS dan juga penanaman strategis bakau yang sustainable/berkesinambungan di Pulau Pari. 

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (51)