Kitabisa! - Cegah Auna dan Ratusan Anak Terkena Demam Berdarah
Cegah Auna dan Ratusan Anak Terkena Demam Berdarah

Cegah Auna dan Ratusan Anak Terkena Demam Berdarah

Rp 85.226.645
terkumpul dari Rp 98.000.000
3474 Donasi 11 hari lagi
CIMSA Indonesia
Akun telah terverifikasi

Cerita

"Saat Auna sakit, hati saya ikut sakit melihatnya. Tidak tega rasanya setiap jamnya tangan Auna ditusuk oleh jarum suntikan untuk diambil darahnya” - Nenek Jamronah

7a3519a7-9083-4d2f-af9b-b014b081a916.jpg

Perkenalkan nenek Jamronah (74 Tahun) dan adik Auna (4 Tahun).

Mereka adalah satu dari sekian banyaknya saudara kita yang rentan untuk terkena penyakit demam berdarah.

Pada Mei kemarin, adik Auna terkena penyakit demam berdarah sampai-sampai adik Auna hampir kritis.

“.... sudah 21 orang di kampung ini terkena penyakit demam berdarah secara bergantian” ucap nenek Jamronah.

Tinggal di Padukuhan Sawahan, Nogotirto, Sleman.

Setelah diketahui ternyata di Kampung Padukuhan ini sudah banyak warga yang terkena demam berdarah secara bergiliran.

Salah satunya adalah Auna, adik kecil ini harus merasakan menyakitkannya terserang demam berdarah. Berada di lingkungan yang rentan penyakit (demam berdarah) membuat Auna dan teman-temannya dapat terkena penyakit ini.

Bersamaan dengan sedihnya melihat cucu tersayang terkena demam berdarah, Nenek Jamronah harus melihat tetangga-tetangganya terkena penyakit yang sama hingga kritis.

Keresahan yang dirasakan oleh Nenek Jamronah kala itu semakin menjadi-jadi melihat cucunya ini terbaring lemas dan setiap jam dan harinya Auna harus ditusuk jarum suntik untuk diambil darahnya.

2jxRA-jZUVM687KMIpx-DOIELPGz9UX2qYF-g7XY4hhTAa4SJND7zGYDRep3UjITmhGlyQiliEU7mrKmynXVcPtapgwhP87Zo955QTHbV2QYfB5c5wKQjZCs4jQxd0WMeapV0SZ9

Masalah lingkungan seperti sampah yang menggunung dan tidak adanya sistem pembuangan sampah yang baik membuat warga di Padukuhan Sawahan, Nogotirto, Sleman rentan terkena penyakit Demam Berdarah. 

6a480c3a-07b6-4a00-9063-f4482936ae6f.jpg30ab1b10-9629-4006-add6-39dd4fce8445.jpg06c3d876-8f6e-4681-be86-ed4dbaecd903.jpg

Kota Malang yang menjadi wilayah tertinggi di Indonesia untuk kasus demam berdarah. Tercatat lebih dari 6.800 terkena demam berdarah dan menyebabkan 68 korban jiwa. 

ZTFgeQ7oYaHuUjp_ljXn5V9eks0uugaGzMcTI0EAIYyOBcZ-PsnijZgoM8HUHMM1LThtRSIk3Fn6Ig1F9sojkID7vbV88ywe47fKchjLFuLG9QxVQY41AepLGEAn8yMYhrLPr9d_

Melihat keadaan tersebut Center for Indonesian Medical Students Activities (CIMSA) berinisiatif untuk mengadakan Program Avoid Dengue With Preventive Measure (Attentive). 

Program tersebut juga bekerjasama dengan LivOpen untuk mewujudkan kelambu yang dapat digunakan 1000 keluarga untuk pencegahan DBD.

Melalui Program Attentive, CIMSA juga memberikan usaha pencegahan berupa edukasi dan simulasi bagi warga rentan terkena penyakit DBD. Khususnya untuk mereka yang hidup di tempat sangat padat penduduk dan dekat dengan sungai. 

00c2adca-4ab4-4212-a0fc-3fd6ccdcba3f.jpg

Tanpa adanya pencegahan yang baik, Demam Berdarah terus mengintai mereka.

#OrangBaik, diluar sana banyak saudara kita seperti Auna dan teman-temannya yang rentan untuk terkena penyakit Demam Berdarah. Mari bersama-sama ikut cegah DBD menyerang mereka. 

Dengan cara:

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih bank (GO-PAY/BNI/BNI Syariah/Mandiri/BCA/BRI/Kartu Kredit)

4. Dapatkan laporan via email

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (3474)