Kitabisa! - PEDULI MUSHOLA
PEDULI MUSHOLA

PEDULI MUSHOLA

Rp 18.928.991
terkumpul dari Rp 26.000.000
92 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Hai, sebelumnya perkenalkan nama saya restu rizky, saya punya impian menolong sesama, namun melihat keadaan saya saat ini bisa dibilang sangat tidak mungkin untuk mewujudkan impian saya itu.

Dengan kemajuan teknologi sekarang, saya melihat banyak jalan menuju impian saya, agar dapat mempertumkan saya dengan teman-teman meski hanya di dunia media sosial.

Oke, langsung saja, kenapa saya membuat account di kitabisa ?

Hari itu saya beretmu dengan seorang kakek-kakek yang bernama bapak tori, kesehariannya jadi tukang patri, setiap hari pagi dan sore beliau selalu melewati rumah bedeng saya.

'Tukang patri"

kalian tahu tukang patri ?

yaa...

Lebih di kenal dengan tukang tambal panci, perkakas dapur dan lain-lain.

Seiring perkembangan jaman ternyata sedikit sekali yang masih mengeluti usaha sebagai tukang patri atau tukang tambal panci dan perkakas dapur itu. Mungkin karena telah banyaknya alat-alat dapur yang modern.

Banyak tukang patri yang beralih profesi mencari pekerjaan lain yang lebih menjanjikan, karena penghasilan yang kecil dan tak menentu membuat para tukang patri menjadi sedikit, mungkin inilah salah satu pekerjaan yang akan hilang dari muka bumi.

Tetapi saya melihat tidak untuk bapak Tori ini, meskipun sudah berumur 80 tahun, tapi tidak menyulutkan semangatnya unuk mencari nafkah melalui pekerjaannya ini, puluhan tahun ia menggeluti pekerjaan ini, setelah pulang mencari nafkah sebagai tukang patri bapak tori ini kesehariannya mengajar ngaji anak-anak di mesjid yang tidak jauh dari rumahnya.

Sesak hati saya waktu mendengarkan ia bercerita tentang kehidupannya, sampai-sampai saya berniat ingin mengetahui kehidupannya lebih jauh lagi.

Singkat waktu, saya punya uang lebih, dan saya sengaja menunggu bapak tori melewati rumah saya, dengan tujuan ingin berbagi dengan pak tori itu.

Sampai akhirnya pak tori pun lewat, saya memanggil beliau dan memberikan sedikit uang lebih saya untuk pak satori.

" Alhamdulillah, Insya Allah uang ini akan bapak pakai untuk perbaiki mushola tempat bapak mengajar anak-anak mengaji" ujarnya

Dari situ saya bukannya semakin tenang karena sudah bisa membantu bapak tori, meskipun tidak besar itu, melainkan saya ingin lebih jauh lagi masuk lingkungan pak tori.

Esok harinya saya mengajak pak tori agar memperlihatkan kondisi musola tempat ia mengajar ngaji itu, dan beliau menyanggupinya.

Renofasi musola itu salah satu impian pak tori beberapa tahun kebelakang ini, karena tahun ini beliau bilang lebih sering hujan, beberapa genteng yang pecah sering menganggu aktivitasnya saat mengajar, namun impian itu sampai saat ini belum terwujud.

Saya pun photo beberapa bagian musola yang memang benar harusnya diperbaiki.

pak tori juga bilang kalau musola itu peninggalan keluarganya,

Dengan harapan saya membantu pak tori merenofasi musola, saya pun membuat champingan kita bisa ini.

Saya tidak punya link untuk membagikan ini, saya juga berharap kepada siapa saja yang membaca konten ini, agar membagikan ke grup, rekan, teman-teman yang lainnya.

supaya harapan saya juga pak tori bisa terwujudkan,

berikut saya lamirkan musloanya saat ini.

927ce280fa9dabf5a1521148b7e8df54f114ecce

90a1dff4a28ee5ea50a60b4d085208e7c756b7aa

ee59f6a1cefb5b129a78135028fa36ef822a60d0

74413604c3bfe4a5ec58f7c691acfe2a1785a835

1891b37522d00028e2037d7ca0e89666e2b41058

e9895f4d350e9309bb35fbc93469f05349d4e2f2

Saya ucapkan terimakasih kepada siapa saja yang sudah ikut berpartisipasi untuk merenofasi musloa ini.

saya juga mengarapkan do'a dari teman-teman semua agar tujuan baik ini segera terwujud.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (92)