Kitabisa! - Bangun Vihara Ratna Santi Desa Tj. Makmur, Sumsel
Bangun Vihara Ratna Santi Desa Tj. Makmur, Sumsel

Bangun Vihara Ratna Santi Desa Tj. Makmur, Sumsel

Rp 44.510.946
terkumpul dari Rp 40.000.000
108 Donasi 0 hari lagi
Keluarga Mahasiswa Buddhis Palembang
Akun belum terverifikasi

Cerita

22 Juni 2017, Lima anggota Keluarga Mahasiswa Buddhis Palembang mendapat kesempatan untuk survei dan berbaur dengan warga di Desa Tanjung Makmur, Kecamatan Pedamaran Timur, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

CERITA PENGALAMAN DI DESA TANJUNG MAKMUR

Pukul 10.00 WIB kami berlima ke desa itu dengan jasa travel. Kami beruntung kondisi jalan tidak macet dan tidak hujan. Bila hujan, perjalanan akan sangat sulit karena jalan masih terbuat dari tanah merah. Bisa-bisa mobil pribadi slip dan harus didorong. Butuh waktu 4 jam sekitar pukul 14.00 WIB kami tiba di Vihara Ratna Shanti. Sungguh beruntung, karena sesaat kami sampai hujanpun langsung turun dengan derasnya.

5ef2eace29be3cf883a96cb4aa937c4e617860de

Sesampainya di sana, kami disambut oleh umat-umat vihara di sana bak raja, diberikan makanan dan minuman yang banyak.. Namun mereka bilang ala kadarnya. Aneh!

aad3cad63f6c423ed477a26631211680189a650a

28d4ea681ea901a93b291f42d5987d79c5555063

686c08d4b7fdde770cd15a381d579bbbbd7952e7

d85985663fb6de50346254bc79b80b47e99afccd

Salah satu makanan yang membuat kami terkejut adalah "roti". Sesaat kamipun bingung, dan meneliti dengan mata telanjang makanan "roti" tersebut. Ternyata yang mereka sebut dengan "roti" adalah ubi goreng. Dari sana sangat terlihat bahwa penggunaan bahasa dan suasananya masih sangat "men-desa".

Di sana kamipun mulai mengenal pengurus vihara serta anak kecilnya. Saat ini Bapak Taslim mengemban tanggung jawab sebagai ketua pengurus Vihara Ratna Shanti didampingi oleh Bapak Bambang sebagai wakilnya. Kami pun menjelaskan maksud dan tujuan kami datang ke desa tersebut. Mereka sangat senang dengan rencana kami. Namun mereka jujur tidak bisa terlalu percaya dan berharap, karena mereka sudah sering didatangi dan disurvei dari banyak pihak, namun tidak ada bantuan yang diberikan.

cda5830ec7d597761440ce960e49ae1329a04687

793ced5a4dbf812b41665436b5599871862cd262

Tak terasa waktu berlalu dengan begitu cepat, dan waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB, dimana waktunya semua anak muda bermain volly. Kamipun tidak ketinggalan untuk ikut bermain. Setelah itu kami membersihkan diri dan mempersiapkan diri untuk makan malam dan Puja Bhakti (ibadah) di Vihara. Tak disangka, kami diminta untuk memimpin Puja Bhakti di sana.

bfa3688d30196f0e548b9417b7b44bb9309bb703

249e275816c4eb48661188bf4a7f65fa2e888594

a76a100e97ac83b881b737a8290d1852afbe161a

Setelah selesai Puja Bhakti, Bapak Taslim memberi kami kesempatan untuk merincikan rencana kegiatan kami dan bermusyawarah di sana. Rencana kegiatan kami disana adalah Bakti Sosial, Tes Kesehatan Gratis, Membangun Kuthi (tempat penginapan di Vihara), Live In (belajar hidup berbaur dengan mereka), dan Sharing Dhamma bersama. Rencana membangun kuthi tersebut merupakan saran dari mereka karena selama ini tamu dan Bhante yang datang tidak tahu mau tinggal di mana. Umat juga memberikan saran untuk membangun sumur bor air, karena bila musim kemarau air disana akan sangat kering, hingga mandipun sangat sulit.

1d97ac65166c3e202e90b27dec9b0d7b3c8e9935

c1e3d153792516da8b9777aed4c716d6f911620c

Setelah selesai kamipun menutup pembicaraan ini. Banyak yang langsung pulang, ada juga yang tetap duduk ngobrol bersama kami. Kami disuguhkan dengan pemandangan milky way yang sangat indah. Setelah lelah. kamipun terlelap ditemani dengan suara jangkrik.

aebb19ed0fb303cc1601bed8f94026f567ca5467

Ayam berkukuk menandakan sudah pagi, kamipun segera bangun dan mempersiapkan diri untuk pulang. Sebelum pulang kami tidak lupa mengajak umat untuk berfoto bersama dalam kebahagiaan.

Dari hasil survei kami tersebut, sangat terlihat bahwa mereka sangat kekeringan saat musim kemarau tiba, dan tidak ada tempat penginapan untuk tamu yang datang.

SILAHKAN DI CEK UPDATENYA UNTUK INFO LENGKAP ANGGARAN BIAYA DAN DESAIN KUTHI

MARILAH BANTU MEREKA UNTUK MEWUJUDKAN KEINGINAN MULIANYA. KARENA "BERBUAT BAIK TIDAK MEMANDANG PERBEDAAN, BERBUAT BAIKLAH SEBANYAK MUNGKIN SELAMA TUHAN MASIH MEMBERIKAN HEMBUSAN NAFAS KEPADA KITA"

“Apabila dengan melepaskan kebahagiaan yang lebih kecil orang dapat memperoleh kebahagiaan yang lebih besar, maka hendaknya orang bijaksana melepaskan kebahagiaan yang kecil itu, guna memperoleh kebahagiaan yang lebih besar” -Buddha


Contact Person (Informasi / Pertanyaan mengenai DDB 2017)

Sanjaya : 0822 8010 9285
Putri Octavia : 0815 3815 550

d489ab7a1e24691e3dbb536c87f91363cf40e6fd

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (108)