Aksi Demi Air Bersih dan Kesetaraan Anak Perempuan
Aksi Demi Air Bersih dan Kesetaraan Anak Perempuan

Aksi Demi Air Bersih dan Kesetaraan Anak Perempuan

Rp 13.241.224
terkumpul dari Rp 15.000.000
62 Donasi 0 hari lagi


Cerita

Halo #orangbaik,

Anak perempuan adalah kelompok terbesar di dunia. Ironisnya jutaan anak perempuan menghadapi diskriminasi dan pelecehan setiap harinya. Pada semua tahap kehidupan awal mereka hingga dewasa, anak perempuan menghadapi diskriminasi dalam pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan kehidupan keluarga.

Situasi ini terjadi juga di Indonesia. Karena berbagai faktor seperti misalnya latar belakang etnis, iklim di wilayah tempat tinggal, stereotip gender dan hubungan kuasa yang tidak berimbang, anak perempuanlah yang menjadi pihak yang paling termajinalkan.
Secara Global Indonesia masih ada di peringkat ke-84 dari 144 negara untuk kesetaraan Gender (World Economic Forum, 2017)

57c031aa-a091-4caf-9ee5-0a32ea9eda95.jpg



Di Flores, mayoritas kebutuhan air rumah tangga dipenuhi oleh anak perempuan. Salah satu anak dampingan Yayasan Plan International Indonesia, Maria, harus berjalan 30 menit sampai 2 jam untuk mendapatkan air bersih.  

9f9165f5-03b6-4923-9ca8-4ce010cbd0d5.jpg

Tanggung jawab ini menimbulkan risiko tinggi dan situasi yang mendiskriminasikan anak perempuan dalam berbagai aspek kehidupannya, di antaranya adalah :
• Risiko tinggi untuk mendapatkan pelecehan dan kekerasan seksual, karena anak perempuan harus berjalan berjam-jam untuk mendapatkan air bersih melalui wilayah yang tidak aman, dan tidak ada penerangan pada malam hari.
• Berkurangnya akses untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas, karena sebagian besar waktunya habis untuk mencari sumber air.
• Risiko kesehatan, selain kegiatan fisik yang cukup berat yang harus dijalani anak perempuan ketika berjalan mendapatkan air, keterbatasan akses terhadap air bersih juga menghadapkan mereka pada risiko higienitas, utamanya pada kaum muda muda perempuan ketika mengalami menstruasi.
• Risiko kesehatan pada ibu dan bayi/balita. Tanpa akses air bersih, akan membuat bayi rentan terhadap penyakit seperti diare juga penyakit lainnya dan berujung pada isu stunting.

Saat ini, Yayasan Plan International Indonesia mengajak Sahabat untuk berlari bersama dalam acara Jelajah Timur - Run for Equality.

Mari bergabung dalam aksi #runforequality dan bersama-sama mewujudkan impian Maria dan teman-temannya untuk akses air bersih yang lebih mudah serta kesetaraan untuk anak perempuan di NTT. 

8c84b6fe-d0e5-4feb-8f9d-e64f3bcbe0be.jpg

Cara Donasi:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit)

DISCLAIMER:

  1. Hasil pengumpulan dana akan digunakan untuk menyediakan akses air bersih berupa sumur bor/bak tampah yang akan disalurkan kepada perumahan penduduk menggunakan pipa-pipa.
  2. Jumlah dusun yang belum memiliki air bersih yang menjadi target Plan Indonesia selama kurang lebih 5 tahun kedepan dalam program penyediaan air bersih adalah
    • 121 Dusun di Timor, 
    • 153 dusun di Flores, 
    • 252 dusun di Lembata.
  3. Jumlah anak yang mendapatkan manfaat apabila keseluruhan dusun tersebut terpenuhi akses air bersihnya adalah 36.382 anak, yang 50%-nya adalah anak perempuan.



Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru

Donasi (62)