Kitabisa! - Derita Seorang Marbot Musholla Yang Sedang Sakit
Derita Seorang Marbot Musholla Yang Sedang Sakit

Derita Seorang Marbot Musholla Yang Sedang Sakit

Rp 8.974.343
terkumpul dari Rp 25.000.000
62 Donasi 0 hari lagi
Herwin Sunarman
Akun belum terverifikasi

Cerita

14963330_1617482091879571_49977435224143

Pak Amat, hanya tertidur di atas lantai beralaskan kasur usang sudah hampir 2 bulan karna kelumpuhan dan penyakit paru-paru yang di deritanya, dari semenjak pak amat sakit sampai kami dan rekan-rekan dari Tim "Relawan Gerak Cepat" datang berkunjung ke rumahnya belum pernah sekalipun di bawa ke rumah sakit ataupun klinik untuk di obati karna ketiada'an biaya yang memang kami (RGC) lihat secara langsung kondisi ekonomi pak amat benar-benar sangat memprihatinkan, di tambah lagi dengan kondisi rumah pak amat yang sudah reot dan terbuat dari bilik bambu yang tampak miring dan hampir rubuh.

14650287_1617482888546158_68141277848720

Kondisi di dalam rumah pak amat juga sempit dan berantakan, atap pada bolong-bolong, kalau hujan banyak kaleng dan ember di letakkan sebagai penampung air hujan yang masuk ke dalam rumah, bahkan kami perhatikan di dekat tempat tidur pak amat ada beberapa kaleng di letakkan namun pak amat sepertinya sudah terbiasa dengan keada'an seperti itu dan seolah-olah tidak merasa terganggu walau dalam keada'an sakit.

14947754_1617482218546225_79564148609386

"Jangankan untuk berobat, untuk makan sehari-hari saja kami sering hutang sana-sini agar bapak bisa makan, kami bingung bang mau bagaimana lagi, sedangkan emak sudah meninggal dunia 9 tahun yang lalu dan bapaklah sebagai tulang punggung kami, kondisi bapak yang sakit sudah hampir 2 bulan membuat kami bingung harus bagaimana kami bisa makan, dulu sebelum bapak sakit walau sebagai Marbot musholla dan kuli bangunan keada'an kami tidak seperti sekarang ini yang untuk makan saja susah" Tutur anak perempuan pak amat bernama Nurhalimah yang selalu setia merawat pak amat dari semenjak sakit.

Pak Amat memang telah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun karna faktor kemiskinan dan tidak ada uang tetap saja KIS tidak terpakai di karenakan biaya transportasi yang harus mereka tanggung sendiri ke rumah sakit yang cukup jauh dari kediaman pak amat.

"Saya Pernah minta bantuan kepada pihak desa, namun menurut orang kantor desa bahwa tetap saja saya harus mempersiapkan uang untuk persiapan biaya obat-obatan yang tidak di tanggung pemerintah, sehingga membuat saya khawatir dan merasa was-was kalau gak pegang uang bawa bapak ke rumah sakit dan memilih membiarkan saja bapak dengan kondisi seperti ini" Ungkap Nurhalimah kepada kami sambil mengusap airmata.

14947858_1617484815212632_61817375549053

Maka karna kondisi pak amat seperti itu kami dan rekan-rekan dari Tim Relawan Gerak Cepat melalui Kitabisa.com mencoba mengetuk pintu hati para dermawan dan dermawati di manapun berada agar sudi kiranya menyisihkan sedikit saja rizki yang di miliki untuk menolong pak amat agar pak amat bisa segera di obati dan sembuh seperti sediakala dan bekerja mencari nafkah bagi ke-empat anak-anaknya.

Atas Kebaikan dan Kemulia'an hati para dermawan dan dermawati, kami beserta keluarga pak amat mengucapkan beribu-ribu terimakasih, semoga kebaikan yang di lakukan menjadi catatan amal di hadapan Allah serta mendapat balasan yang berlipat ganda. Amiin..

CARA BERDONASI :

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (transfer bank atau kartu kredit)

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (62)