Kitabisa! - Bantu Tegar Operasi Pembuatan Anus dan Jantung
Bantu Tegar Operasi Pembuatan Anus dan Jantung

Bantu Tegar Operasi Pembuatan Anus dan Jantung

Rp 85.404.072
terkumpul dari Rp 85.000.000
322 Donasi 0 hari lagi
Yayasan Sedekah Sahabat
Akun belum terverifikasi
Bagian dari Sedekah Sahabat

Cerita

Bagaimanapun cobaan hidup di dunia ini, kita selalu menyikapi dengan tegar. Karena itulah orang tua asal Mustika Jaya, Bekasi ini, Pak Karjun (44) dan istrinya, Bu Yati (41) menamai anak bungsu mereka dengan nama Tegar. Mengapa? Tegar memiliki 2 penyakit yang bersarang di tubuh mungilnya, yaitu tak memiliki anus dan jantung bocor. Dengan pekerjaan sang ayah menjadi kuli bangunan dan buruh lepas dengan penhasilan hanya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ditambah kondisi kesehatan sang anak, hidup yang mereka jalani penuh dengan ketegaran. Sejenak kita merenung, sudahkah kita tegar menjalani hidup penuh dengan rintangan ini? Bagi kita yang memiliki hidup lebih beruntung dibandingkan mereka, kita patut bersyukur, masih banyak tegar tegar lain yang membutuhkan uluran bantuan kita.

Saat kami bersilaturahmi di rumah kontrakan mereka, Tegar sedang ditemani oleh sang ayah, ibu dan kakak Tegar nomor 2. Ya, tegar memiliki 3 kakak. "Awalnya saat Tegar lahir, saya terkejut bahwa ia dilahirkan tidak memiliki anus dan langsung dilakukan tindakan operasi pembuatan lubang anus di bagian perut dengan menggunakan SKTM RSCM Jakarta, saat itu saya masih tinggal di rumah orangtua di Jakarta sehingga untuk keperluan transportasi bisa saya sisihkan" cerita Bu Yati kepada kami dengan sesekali menyeka air mata, menahan kesedihan atas penderitaan yang dialami oleh Tegar.

Kesedihan tak hanya dialami oleh sang istri, Pak Karjun juga mengalami hal yang sama, "saya kasihan, pak. Dia menanyakan terus menerus kapan dioperasi. Makanya saat ia lahir, saya beri nama Tegar supaya ia tegar menghadapi ujian ini," ungkap Pak Karjun kepada kami.

Sahabat, jika sudah berkeluarga, mungkin dapat merasakan apa yang dialami Pak Karjun sekeluarga, bukan hanya cobaan sakit yang dialami, namun cobaan dari lingkungan juga ia rasakan. "Terkadang Tegar diejek oleh teman-teman sepermainnya, karena bau tak sedap yang keluar dari lubang sementara di daerah perutnya jika celana dalam keadaan terbuka. Ketika itu saya menangis karena anak saya jadi bahan cemoohan. Terlebih sejak orangtua meninggal, umah telah dibagikan menjadi warisan dan akhirnya saya mengontrak rumah di Bekasi ini, dan alhamdulilah rumah sewa ini dibiayai oleh anak pertama saya yang bekerja di buruh pabrik, " sahut Bu Yati menimpali perkataan suaminya.

Kendala yang dialami Pak Karjun yaitu uang transportasi dan sewa rumah di Jakarta mengingat Pak Karjun sekeluarga tinggal di daerah Mustika Jaya, Bekasi. Sedangkan operasi Tegar dilakukan di RSCM Jakarta, serta biaya lainnya yang tidak dicover oleh BPJS.

Mari bantu Pak Karjun sekeluarga agar Tegar dapat ditangani secara medis. Semoga kesehatannya berangsur membaik dan Tegar bisa kembali ceria dan tak lagi diejek oleh teman-temannya.

Bagi Sahabat yang ingin mendapatkan informasi detail tentang Tegar bisa mengubungi Team Sedekah Sahabat di telp/wa 082211009980

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (322)