Kitabisa! - Bantu Kami Membangun Ekosistem Startup & Teknologi
Bantu Kami Membangun Ekosistem Startup & Teknologi

Bantu Kami Membangun Ekosistem Startup & Teknologi

Rp 440.477
terkumpul dari Rp 120.000.000
5 Donasi 1442 hari lagi

Cerita

Banda Aceh merupakan daerah ujung sumatera yang terkenal dengan keindahan alam nya juga dikenal dengan negeri 1001 warung kopi. 

Disetiap sudut jalan pasti anda menemukan warung kopi disini. Warung kopi merupakan tempat seluruh masyarakat dari semua kalangan termasuk anak muda millenial Aceh menghabiskan waktu sehari-hari dengan mengobrol ria maupun mengerjakan hal-hal lain yang bermanfaat lainnya. Koneksi internet pun sangat mudah ditemukan apalagi di warung kopi/cafe. Melihat keadaan itu sebenarnya Banda Aceh sudah menjadi kota yang memiliki literasi digital yang luar biasa karena informasi yang datang dari segala arah dengan mudahnya diakses oleh ketersediaan internet yang mudah. Namun sangat disayangkan, ada hal yang yg timbul dari kemudahaan akses tersebut, Santai.

41074b6c-60d3-4228-aefa-d1b7284f0571.jpg

Kemudahaan akses internet seyogyanya tidak dimanfaatkan secara optimal bagi kaum millenial. Semakin dini hari, semakin ramai warkop yang diisi kaum anak muda millenial. Membuang-buang waktu menjadi hal yang biasa dan lama-kelamaan menjadi budaya. Kurang tersedianya literasi digital yang membangkitkan kemauan berkreasi dan berinovasi seperti layaknya yg dilakukan pemuda millenial di daerah lain (luar Aceh) menjadi salah satu penyebabnya.

Sebut saja contoh di Ibukota dan kota ternama lainnya. Co-working space menjamur di setiap sudut jalan dan bangunan menjadi tempat "santai" nya kaum millenial. Santai yg dimaksud yaitu terus mengejar ketertinggalan jaman, terus belajar, dan tidak berpuas diri. Mereka sadar, disruptif era itu nyata dan telah membasahi seluruh pelosok negeri. Kehadiran bisnis teknologi sukses seperti Go-Jek, Bukalapak, Tokopedia, dan Traveloka membuka mata mereka ke dunia. 10 Tahun lalu tidak ada yg sadar bisnis ojek, sekedar berjualan online itu bisa menjadi jutawan, dan bahkan menyewakan kamar nya sendiri bisa menjadi penghasilan yang luar biasa layaknya yang dilakukan oleh AirBnB.

Kaum millenial Aceh melihat ini semua seperti hal biasa dan tidak terlalu memusingkan diri. 

Menikmati, nikmat, dan ketagihan menjadi konsumen telah menjadi budaya yang melekat tanpa mau menciptakan dan bahkan menjadi produsen sekalipun. Disaat disrupsi di luar sudah mengarah ke teknologi, bisnis, dan bahkan pekerjaan & karir, kaum millenial Aceh kebanyakan masih "gini-gini" aja. 

Oleh karena situasi itulah Egg Geek sebagai Startup di bidang media & event berniat untuk menjadi penggerak perubahan demi membangun ekosistem teknologi dan startup di Aceh sekaligus membangun ekosistem kreatif, mempelopori creative hub di Banda Aceh, dengan tujuan memajukan creative industry di Aceh yang mana salah satunya adalah startup melalui media informasi.

ae6cd496-642b-454a-b740-2ba3d4d43449.jpg

Pada tahun 2019, 

Egg Geek akan menggencarkan sayapnya lebih besar lagi. Kami tidak bisa hanya berjalan, tetapi harus berlari dan estafet untuk mengejar ketertinggalan yg terjadi. Kami berharap kegiatan kami mampu menjadi pemicu timbul nya ekosistem teknologi dan startup yang selama ini belum ada. Berikut kami tampilkan bentuk kegiatan kami di 2019 dengan mengambil pelajaran dari kekurangan kami sebelumnya.

4726a012-1128-4af3-908b-7ce346574be1.jpg

EG. Disrupt

EG.Disrupt adalah sebuah acara diskusi publik yang bertujuan untuk mengangkat isu-isu lokal yg terkait dan mencari solusinya dari narasumber yg berkapasitas serta melibatkan anak-anak muda untuk menjadikan Banda Aceh semakin membaik dan gemilang. Kegiatan ini dilaksanakan sebulan sekali.

EG.Disrupt telah beberapa kali diselenggaran dengan tema isu terkini salah satunya "Pengaruh digitalisasi dalam perubahan paradigma bisnis dibidang jasa transportasi umum". Isu tersebut kami angkat karena kejadian beberapa pihak transportasi lokal konvensional berunjuk rasa kepada pemerintah setempat. Saat diskusi kami menghadirkan pihak Gojek perwakilan Aceh, Grab perwakilan Aceh, Pemerintah dalam hal ini Dishub Aceh, dan transportasi lokal konvensional. 

Diskusi berjalan dengan lancar dan menghasil beberapa nota perjanjian di kedua belah pihak yg berseteru. Rekaman hasil diskusi pun menjadi pegangan pemerintah untuk membuat kebijakan terhadap isu yg terjadi. Namun dibalik kesuksesan acara diskusi, kami terkendala di tempat dengan biaya sewanya, hal-hal teknis yang kurang memadai (sound, mic, mixer dll) juga jaringan internet yg kurang optimal karena acara sesungguhnya kami tayangkan live di Youtube, FB, IG dan lain-lain.

0165e319-b239-4f16-9d14-7cdbbda4e159.jpg

GeekTalk

Geek Talk adalah gathering lokal yang diselenggarakan dalam suatu waktu yang diisi oleh pembicara atau narasumber yang brilliant, menginspirasi dan permbicaraan yang mind-blowing.  Acara dengan konsep gathering santai ini bertujuan menimbulkan ide-ide baru, menginspirasi dan mengedukasi masyarakat.  Kegiatan ini diadakan seminggu sekali.

Namun kendala masih datang menghampiri. Individu yg berkompeten dan berpengalaman sebenarnya tidak berdomisili di Aceh, kurangnya sumberdaya kami untuk mengundang mereka kemari menjadi kendala besar belum lagi hal-hal teknis acara seperti yg telah kami uraikan diatas dan masih banyak lagi.

6c6b164d-1bd3-4af5-b757-35267f0a40ec.jpg

Podcast

Podcast rekaman audio yang nantinya diopload ke beberapa platform seperti anchor yg bertujuan untuk membagikan sudut pandang serta opini editorial Egg Geek ke khalayak pendengar untuk menginspirasi dan memberikan sudut pandang baru. Podcast berisi tentang topik & isu Teknologi, Lifestyle, Startup, dan Video Games serta isu isu disruptif lainnya. Podcast tiap mingguan.

Sebaik-baiknya podcast kami tidak bisa selalu bergantung dengan editorial Egg Geek. Sesekali kami juga harus mengunjungi orang expert dibidangnya yg mampu memberikan solusi terkait isu yg diangkat. Sekali lagi kami terkendala di sumber daya yg kurang cukup seperti hal nya transportasi dan bagian teknisnya.

Ke depan kami berencana melakukan open mic untuk menyebarkan "virus" startup dengan metode jemput bola. Untuk itu diperlukan peralatan audio yang mumpuni karena selama ini kami menggunakan ponsel/laptop sebagai media recording.

9ebe402a-549d-4881-91bc-cd1a710f6d83.jpg

Creative Content

Produksi film/video dokumenter singkat yang mengangkat isu-isu kehidupan bersosial di Aceh dan yang masih tabu untuk dibahas yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dengan visual dan memiliki gambaran akan sesuatu yg sebenarnya terjadi.

Kami ingin membuat film pendek dengan beberapa episode yang merepresentasikan keadaan, isu yg terjadi, dan budaya lokal yg tentu saja memberikan sudut pandang baru bagi para penonton. Namun sayangnya, kami sangat minim peralatan seperti kamera, mic, lightning dan alat standar minimal pembuatan film. 

Adat dan budaya Aceh sebenarnya sudah banyak diangkat ke Nasional dan Internasional, namun dari sudut pandang disruptif belum ada yg memulainya. Justru film pendek yg dikaitkan dengan isu disruptif bisa memberikan efek luar biasa. Berubahnya pola pikir kaum millenial Aceh merupakan harapan kami dan masyarakat Aceh khususnya. Mungkin dengan film pendek, maksud dan tujuan tersampaikan dengan mudah. 

Ya, semua orang suka menonton film.

ec01d704-46bc-423b-a89d-62e7ea18f522.jpg

Platform Egg Geek

Namun dibalik itu semua terdapat tim Jurnalis egg geek yang tidak pernah lelah untuk membuat rilis berita dan personel dibagian teknis yg mengedit dan mengupload artikel berita tersebut tanpa dibayar sekalipun. Belum lagi saat kami menyisihkan uang saku untuk membayar hosting website, tagihan internet dan membayar iklan di social media untuk traffic konten dan event kami.

Berita Teknologi, Lifestyle, Startup dan Video Games tersedia di situs eggeek.id untuk membangkitkan kesadaran membaca bagi masyarakat Aceh agar melek terhadap disruptif era.

Ke depan, kami ingin mengembangkan platform egg geek di mobile apps. Dengan mengintegrasikan seluruh konten egg geek mulai dari berita,live streaming, video dan podcast.

Donasi & Contact Person

Kami sangat berterima kasih atas segala bantuan maupun dana yang Anda berikan untuk keberlangsungan perjuangan kami. Kami akan mencantumkan semua nama donatur sebagai hall of fame penggerak ekosistem startup dan teknologi di Aceh.

Untuk info lebih lanjut Anda dapat menghubungi contact person di bawah ini:

Contact Person
WA: +62 813-7054-5952
Email: contactus@eggeek.id


Terima kasih atas perhatian dan kepedulian Anda atas perkembangan ekosistem startup dan teknologi di Aceh. Donasi anda TIDAK untuk semata mata menjadi PROFIT as a company tapi untuk melancarkan visi misi yang lebih BESAR dari itu, yaitu MEMBANGUN EKOSISTEM STARTUP DAN TEKNOLOGI DI ACEH.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (5)