Kitabisa! - Ginjal Baru Untuk Aang
Ginjal Baru Untuk Aang

Ginjal Baru Untuk Aang

Rp 28.797.264
terkumpul dari Rp 100.000.000
82 Donasi 0 hari lagi
Novita Sari Simamora
Akun belum terverifikasi

Cerita

Saya Novita Sari Simamora, alumnus Universitas Negeri Medan ingin membantu sahabat yang berasal dari Riau. Namanya Aang Ananda Suherman, berusia 28 tahun, sering disapa Aang.


Desember lalu, dokter memvonis Aang menderita gagal ginjal. Dua ginjal yang dimilikinya tak mampu bekerja seperti ginjal orang pada umumnya. Kini Aang harus cuci darah (hemodialisa) dua kali seminggu dengan biaya tidak sedikit yakni Rp1 juta per tindakan. Hanya berobat dan cuci darah sejak Desember silam, ia pun membongkar tabungan hingga Rp50 juta.

Meski sedang sakit serius, Aang selalu menguatkan diri sendiri dan mengatakan selalu dalam keadaan baik. Saat bertemu pekan lalu, saya lihat tubuhnya mulai kurus dan kulit menghitam.“Aku sekarang sudah enggak takut lagi sama jarum Nov,” ucap Aang sambil senyum. Ini sangkin seringnya dia harus menjalani cuci darah.


Aang juga menunjukkan bekas tusukan jarum yang menghitam pada tangan kirinya.


Ia sempat merasa hidupnya seperti sinetron. Ayahnya meninggal pada November 2015. Sebulan kemudian, Aang sering pingsan dan divonis gagal ginjal. Aang Memiliki tiga saudara perempuan dan seorang ibu, mau tak mau ia harus menjadi tulang punggung keluarga.

Ingatan terbanyak saya pada Aang adalah saat sama-sama menjadi mahasiswa dan jurnalis kampus. Semasa kuliah saya mengabdi di Pers Mahasiswa Kreatif dan Aang di Bahana Mahasiswa Universitas Riau. Selain itu, Aang juga sempat aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Saya dan Aang pernah mengais rejeki di satu atap perusahaan, Harian Bisnis Indonesia. Besarnya biaya kebutuhan dan kehidupan keluarga menjadi alasan untuk mencari sumber rejeki halal yang lebih baik. Berhenti menjadi jurnalis di koran nasional, Aang sempat menjadi bankir di perusahaan milik pemerintah selama dua tahun.


Ia berusaha menyembunyikan penyakitnya dari rekan kerja di PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dengan harapan bisa melanjutkan pekerjaan. Namun, pada Maret 2016, Aang harus angkat kaki dari BRI yang memberi upah bulanan karena penyakitnya.

Dokter menyampaikan bahwa waktunya untuk bertahan hidup sudah tak lama lagi, kecuali memperoleh donor ginjal baru. Sejumlah usaha untuk mencari pendonor pun gagal hingga ibunya yang sudah tidak lagi muda akhirnya memutuskan memberi satu ginjalnya untuk Aang. Ibu Aang bekerja sebagai guru SMP di Riau.


Rencananya operasi donor akan dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Untuk membantu biaya pengobatan, Aang memanfaatkan fasilitas BPJS. Namun seperti biasa fasilitas ini tidak mampu menutupi seluruh dana pengobatan yang mencapai Rp400 juta. BPJS Kesehatan menutupi hingga Rp238 juta untuk biaya transplantasi ginjal. Belum lagi biaya usai masa pemulihan.

Aang dan keluarga kini tengah mengumpulkan uang untuk memenuhi biaya operasi. Untuk itu saya dan para sahabat juga berinisiatif membantu Aang mengumpulkan biaya.

Untuk informasi yang lebih lebih jelas mengenai Aang, maka bisa menghubungi saya dan teman saya Etha:

1. Novita (085296542739)
2. Juli Etha (081263369249)

Donasi offline juga dapat dilakukan dengan transfer melalui rekening Bank Mandiri dengan nomor 1060010662271 atas nama Novita Sari Simamora. Mohon konfirmasi ke nomor saya bila teman-teman berdonasi melalui transfer langsung.


cdddbca3c3fea344e946274bd777921d38d1aa41.png
Saya dan Etha menemui Aang sebelum rawat inap di RSCM untuk meraih ginjal baru dari ibunya. Semoga Aang dan ibu tetap kuat dan kembali sehat. Lekas pulih!

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (82)