Berangkatkan Mbah Badri Ke Tanah Suci
Berangkatkan Mbah Badri Ke Tanah Suci

Berangkatkan Mbah Badri Ke Tanah Suci

Rp 439.780.343
terkumpul dari Rp 502.000.000
10101 Donasi 215 hari lagi

Rencana Penggunaan Dana

Cerita

Mbah Badri (77 tahun) penjual tangga bambu, tubuhnya sudah bungkuk, jalannya tertatih-tatih. Setiap hari jalan 20 KM lawan panas dan hujan, mengais rezeki demi bisa hidupi sang istri, beramal di masjid dan nabung untuk ke tanah suci. 

b0b307ee-38dc-45b0-a4da-1942cf475b4b.jpg

“Yowes.. Mbah e tindak sek ya.. (Yasudah.. mbah berangkat dulu ya)”

0fc9279a-2e73-4989-93e3-2925e84e5e89.jpg

Hari masih pukul 8, selepas membaca surat Ar Rahman dari subuh hingga masuk waktu Dhuha, Mbah Badri siap berangkat menjajakan tangga bambunya, ia berpamitan dengan cucu-cucunya. 

21de7e77-4395-45a8-a633-d2504e34a3f9.jpg

Dengan tertatih-tatih ia menuntun onthel tuanya, tangga bambu sepanjang 2,5 m terikat kuat di atasnya. Dari jalanan desa berbatu yang naik turun, hingga jalanan kota yang ramai lalu lalang mobil, Mbah jalan 20KM setiap hari berharap bisa membawa pulang uang 30ribu.

0f5c4668-23c5-4bd4-8722-a0f4fb63e8e5.jpg

Saat lelah, Mbah Badri akan menepi untuk sekedar minum air putih. Jika hujan, Mbah kadang sudah kehujanan duluan karena ia tak mampu berlari untuk neduh. Di masa pandemi, meski keliling sampai maghrib pun, kadang Mbah Badri pulang dengan tangan kosong, karena tangganya tak laku.

d649a38b-b2ed-4350-bef0-cd759e4214ff.jpg

“Gak papa kalo dagangannya gak laku, masih ada hari esok. Makan seadanya, nasi sama kerupuk sudah alhamdulilllah”. –Mbah Badri

a00884d9-a8f3-4f81-9a63-4e560d47b1c7.jpg

Di tengah semua keterbatasan dan kesulitan hidupnya, Mbah Badri tak pernah mengeluh & merepotkan anak-anaknya. Ia mengaku anaknya juga berada dalam ekonomi yang sulit sehingga untuk kebutuhannya dengan sang Istri ia akan tetap cari uang sendiri.

ebf45b72-9950-4ad4-959e-1e9cd79b97de.jpg

“Rezeki itu harus dijemput, kalo diem aja kan juga nggak dapet apa-apa. Nah, kalo keliling kan biar cepet laku, tambah bisa olahraga sekalian,” ungkap Simbah Badri. 

5ddf5d5d-a354-4071-8a23-d42c2ee635af.jpg

Di sela waktu membuat tangga bambu & berjualan, Mbah tak pernah alpa menunaikan shalat di masjid. Ia juga punya hobi mulia yaitu menyisihkan penghasilannya setiap hari untuk Infaq. Sudah 8 tahun pula, ia menabung recehan berharap bisa terkumpul biaya ke tanah suci.

8f439092-6c48-4b92-989e-5ab7502a579d.jpg

“Saya itu udah tua, entah bisa bertahan berapa lama lagi. Tapi saya bersyukur masih bisa bergerak. Makannya saya pengin terus dekat sama Allah dan cari bekal untuk akhirat, meskipun Cuma bawa 1 tangga bambu, tapi saya tiap hari jualan. Liburnya kalau hari Jumat aja karena harus jum’atan.” –Mbah Badri

09b43b7f-bff9-4640-b466-def1416e689a.jpg


235a26c1-e1dc-416c-b8a3-cdd99505cf74.jpg

#OrangBaik, kegigihan Mbah Badri adalah teladan bagi kita semua. Namun, kondisi fisiknya sudah semakin renta, pandemi juga membuat kondisi ekonominya semakin diujung tanduk. Yuk berikan sedekah terbaikmu untuk menyantuni Mbah Badri dan lansia dhuafa lainnya. 

Caranya:

  1. Klik “DONASI SEKARANG”
  2. Masukkan Nominal Donasi
  3. Pilih bank (GO – PAY/BNI/BNI Syariah/Mandiri/BNI
  4. Dapatkan laporan lewat email

Agar semakin banyak yang membantu, jangan lupa sebarkan halaman galang dana ini ya.

Terima kasih banyak, #OrangBaik.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


icon-flash-message

Doa-doa #OrangBaik

Terbaru
  • Terbaru
  • Terpopuler

Maaf terjadi kesalahan. Cobalah beberapa saat lagi. Coba lagi


Donasi (10101)


Fundraiser