Kitabisa! - Hafidz (7 tahun), Korban Gempa Lombok Berat 6 kg
Hafidz (7 tahun), Korban Gempa Lombok Berat 6 kg

Hafidz (7 tahun), Korban Gempa Lombok Berat 6 kg

Rp 170.026.720
terkumpul dari Rp 200.000.000
1319 Donasi 0 hari lagi

Cerita

" Sejak umur 5 bulan Hafidz mengalami kelainan tulang belakang dan malnutrisi. Jangankan berdiri, untuk duduk saja Hafidz harus dibantu oleh ibunya agar tetap tegak. Sekarang usianya 7 tahun dan Hafidz bilang kalau besar nanti, ia ingin jadi guru ngaji. Biar bisa bermanfaat buat agama dan bikin bangga orang tua” - Relawan ACT

***

Hafidz, merupakan salah satu anak dari korban gempa Lombok yang sedang tinggal di tenda pengungsian. 

Di usia 7 tahun, berat badan Hafidz 6 kg, seperti hanya kulit yang membungkus tulang. Wajahnya pun tirus dan rambutnya menipis akibat kekurangan gizi.

Kondisi Hafidz semakin parah karena mengidap kelainan tulang. Ia sering mengeluh kakinya sakit. Ini karena kondisi tulang Hafidz yang mudah patah halus.

 Jika Hafidz ingin beranjak, dia harus selalu di gendong oleh ibunya yang selalu tabah merawat dirinya.

c23266f0-4373-4a50-baf7-a4c0d39ba9cc.jpg

Berbagai macam usaha pun sudah dilakukan, seperti bolak-balik berobat di puskesmas. Namun badan Hafidz tak kunjung mengalami perbaikan.

Hingga dokter mengatakan, Hafidz harus mendapatkan perawatan yang lebih serius di salah satu rumah sakit Kota Mataram.

Hafidz harus segera mendapat 2 penanganan:

  1. Pemulihan malnutrisi
  2. Pengobatan untuk menghilangkan nyeri dan mencegah munculnya patahan tulang dibagian lain seperti tangan serta bagian dada yang sangat fatal.

Biaya vitamin dan terapi yang tidak ditanggung BPJS, membuat ayah ibu Hafidz kesulitan untuk membawanya ke rumah sakit besar.

Bukan karena apa, tapi upah harian orang tua Hafidz hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Ayah Hafidz hanya seorang penjual minyak wangi keliling dan ibunya cuman berjualan jajanan kecil. Lebih parahnya, gempa Lombok membuat mereka tidak bisa berjualan.

Padahal Hafidz harus segera diobati. Jika tidak, ia terancam malnutrisi dan kelainan tulang yang bisa berujung kematian. 

ce8d5ca0-58d6-4b9d-a5ee-9999af713941.jpg

Dengan segala keterbatasannya Hafidz sudah belajar Iqra’ dan mempunyai cita-cita yang sangat mulia yaitu menjadi seorang guru ngaji. Dia ingin dirinya bisa bermanfaat untuk agama dan membuat kedua orang tuanya bangga.

Hafidz ngin sekali menjadi guru ngaji dan penghafal Alquran, seperti namanya.

Melihat kegigihan Hafidz, ACT menggalang dana untuk membantu kesembuhannya agar ia dapat mengejar cita-citanya. 

Gempa tidak hanya menimbulkan korban luka-luka, tetapi juga membuat mereka yang sebelumnya sudah menderita sakit atau dalam kondisi kesehatan tertentu semakin parah kondisinya. 

Bantu Hafidz untuk menjalani pengobatan kelainan tulang belakang dan gizi buruk agar ia dapat menggapai cita-citanya menjadi seorang guru ngaji melalui:

1. Klik 'DONASI SEKARANG'

2. Transfer via rek Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Kartu Kredit

3. Dapatkan laporan via email


DISCLAIMER

  1. Donasi yang terkumpul digunakan untuk biaya pengobatan dan pendampingan Hafidz selama berobat
  2. Fundraising ini adalah bagian dari Program Mobile Social Rescue (MSR) ACT yang fokus dalam pendampingan pasien MSR
  3. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi: Nur (+62822-1777-1724)
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1319)