Kitabisa! - Harapan Terakhir Terpidana Mati Ruben Pata Sambo.
Harapan Terakhir Terpidana Mati Ruben Pata Sambo.

Harapan Terakhir Terpidana Mati Ruben Pata Sambo.

Rp 1.301.684
terkumpul dari Rp 25.000.000
8 Donasi 0 hari lagi
Indonesian Christian Legal Society
Akun belum terverifikasi

Cerita

Kakek Ruben Pata Sambo (71 tahun), bagi sebagian besar kita, nama kakek ini tidak kita kenal. Sebagian lainnya, mungkin hanya sekilas mengetahuinya melalui media massa, seperti koran maupun televisi. Dari media dan penelusuran internet, kita akan mengetahui bahwa kakek ini adalah seorang terpidana mati dan telah berada dalam penjara selama ±10 tahun. Nama kakek Ruben dikait-kaitkan sebagai dalang pembunuhan berencan yang sesungguhnya telah dilakukan oleh orang lain.

Pada tahun 2013, beberapa media cetak maupun televisi, ramai memberitakan kejanggalan-kejanggalan dalam proses penuntutan maupun penjatuhan vonis mati terhadap kakek Ruben, misalnya pemberitaan di salah satu stasiun TV yang juga dapat diakses di Channel Youtube dengan judul “Kelirukah Vonis Ruben”. Namun seiring bertambah banyaknya pemberitaan-pemberitaan lain, kisah kakek Ruben seolah tenggelam dan tak lagi mendapat perhatian dari masyarakat dan media.

Atas dasar dorongan kuat dari rasa cinta kasih terhadap sesama manusia, maka kami, Perhimpunan Profesi Hukum Kristiani Indonesia/PPHKI, memutuskan untuk mengunjungi kakek Ruben di Lembaga Pemasyarakatan Lowokwaru, Malang, Jawa Timur, untuk melihat kondisi kakek Ruben dan untuk mempelajari lebih jauh tentang duduk perkaranya.

Dari kunjungan-kunjungan serta diskusi kami dengan orang-orang yang mengetahui duduk perkara kakek Ruben, maka menemukan kejanggalan-kejanggalan yang cukup membuat rasa keadilan kami terusik., diantaranya tuntutan hukuman mati terhadap kakek Ruben (yang pada waktu itu berusia 61 tahun), padahal tuntutan hukuman pidana mati hanya dapat diarahkan kepada mereka yang tidak memiliki faktor meringankan (usia lanjut)? Selanjutnya, bukti yang digunakan untuk mendakwa kakek Ruben hanya digantungkan pada kesaksian seorang terdakwa (saksi mahkota). Selain itu, yang tidak kalah penting adalah adanya pengakuan dari pembunuh yang sebenarnya bahwa dialah pembunuh dari korban, sehingga Pak Ruben dan anaknya adalah terpidana mati dari sebuah peradilan yang sesat.

Selama menjalani hukumannnya di Lapas Lowokwaru, kakek Ruben juga dikenal sebagai orang yang bersahabat dan bersikap baik, sehingga Bidang Pembinaan Lapas Lowokwaru juga memberikan dukungan moril dan menyatakan bahwa kakek Ruben layak untuk mengajukan permohonan grasi ke Presiden Republik Indonesia.

.Saat ini, kami sedang mengupayakan harapan terakhir bagi kakek Ruben yakni melalui pengajuan permohonan grasi untuk kakek Ruben yang nantinya akan diputuskan oleh Presiden Republik Indonesia dengan pertimbangan dari Mahkamah Agung. Adapun pendaftaran permohonan grasi akan dilakukan di Pengadilan Negeri Makale, Makassar. Untuk itu, kami membutuhkan dukungan donasi dari teman-teman semua guna membangun kesadaran masyarakat atas adanya kemungkinan cacat prosedur sehingga terjadi penjatuhan vonis terhadap orang yang tak bersalah/miscarriage of justice.

Sebagai informasi tambahan, PPHKI adalah organisasi yang terdiri dari para sukarelawan yang selama ini telah rela merogoh dari kocek sendiri. Namun kali ini, PPHKI mengetuk pintu hati teman-teman semua untuk memberikan dukungan donasi dalam rangka membangun kesadaran masyarakat dan memberikan kesempatan dukungan bagi pencarian keadilan. Dukungan donasi yang terkumpul, akan digunakan untuk keperluan biaya transportasi para sukarelawan dan biaya-biaya yang digunakan dalam rangka permohonan grasi. Selain itu, donasi tersebut tentunya juga akan digunakan untuk bantuan hukum lainnya di masa mendatang yang dipilih secara selektif oleh PPHKI.

Kami berterima kasih atas dukungan teman-teman semua dan last but not least, kami hendak menyampaikan salah satu adagium hukum yang terkenal “Lebih baik membebaskan seribu orang bersalah daripada menghukum satu orang benar”.

Marilah kita bergandeng tangan untuk mengupayakan harapan terakhir bagi kakek Ruben Pata Sambo, karena keadilan berhak didapatkan oleh siapapun, termasuk oleh seorang terpidana mati.

TUHAN memberkati teman-teman semua.

Nomor Telepon : SECRETARIAT PPHKI (0821 2241 7357)

Website : www.indocls.com

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (8)