Kitabisa! - Bantu Rizky Untuk Operasi Jantung Bocor
Bantu Rizky Untuk Operasi Jantung Bocor

Bantu Rizky Untuk Operasi Jantung Bocor

Rp 33.211.167
terkumpul dari Rp 45.000.000
144 Donasi 0 hari lagi
Bagian dari Sedekah Sahabat

Cerita

Anak adalah satu-satunya harta yang tidak ternilai harganya. Ia merupakan titipan dari Allah yang harus kita jaga dan rawat sesuai dengan ketentuan agama. Begitu juga dengan Rizky Aditia (5 Tahun) bocah asal Joglo Jakarta Barat. Sekilas tidak ada yang aneh dari bocah pasangan dari alm Matsani dan Jahroh (43) ini. Kejadian bermula pada saat Rizky berumur 1,5 tahun. Seperti yang umumnya terjadi pada anak-anak lainnya, saat bermain tiba-tiba Rizky jatuh pingsan tanpa sebab dan sekujur tubuhnya membiru seperti anak yang terkena racun. Orang tua Rizky merasa ada yang tak biasa pada anaknya dan membawa ke Puskesmas terdekat. Dari hasil diagnosa oleh dokter di Puskesmas tersebut, Rizky divonis terkena penyakit genetik yaitu Jantung Bocor. Ketika sang ayah masih hidup, Rizky sudah dibawa ke RS Jantung Harapan Kita dengan menggunakan Jamkesmas milik ayahnya. Selama dalam perawatan medis, kondisi kesehatan Rizky belum ada perubahan. Perjuangan orang tua untuk kesembuhan anaknya tak berujung meski banyak mengeluarkan uang untuk transportasi dari Joglo menuju RS Jantung Harapan Kita. Waktu dan tenaga tercurahkan kepada Rizky meski saat itu sang ayah hanyalah seorang pekerja lepas yang tak tentu penghasilannya dan sang ibu hanya seorang ibu rumah tangga saja. Keadaan ekonomi yang minim juga berpengaruh kepada kesembuhan Rizky.

Riwayat medis Rizky, terakhir berobat dan kontrol tanggal 27 Desember 2013 dikarenakan ayah telah meninggal sehingga tidak ada lagi pencari nafkah untuk ongkos dan kontrol rutin dan Rizky belum ada tindakan operasi

Namun takdir berkata lain, pada tahun 2014 ayah Rizky meninggal dunia karena sakit liver. Harta benda pun dijual dan Rizky bersama keluarga pindah ke rumah saudara di daerah Joglo. Untuk memenuhi segala kebutuhannya Bu Jahroh hanya mengandalkan dari gaji anak pertamanya (Heni Herlinah, 20) yang bekerja sebagai SPG di kawasan permata hijau, Jakarta Selatan. Sejak ayahnya meninggal pengobatan Rizky berhenti total sampai saat kemarin tim Sedekah Sahabat bersilaturahmi dengan mereka.

“Sudah dua tahun yang lalu Rizky berhenti berobat, ya bagaimana lagi, saya pasrah dan berharap ada bantuan untuk uang transportasi agar dapat berobat ke RS Jantung Harapan kita” sahut Bu Jahroh sambil mengusap air mata, menandakan betapa sedihnya melihat kondisi Rizky.

Jika sedang berada di rumah, aktivitas Rizky sudah mulai dibatasi karena saat dia kelelahan, dia akan pingsan dan sekujur tubuhnya membiru. Begitu pula dengan kegiatan belajarnya di sekolah TK, suatu ketika saat upacara berlangsung, Rizky tak tahan berdiri lama, hanya bertahan 5 menit saja lalu dia tak sadarkan diri dan tubuhnya juga membiru. Sahabat bisa membayangkan jika itu terjadi pada anak atau saudara kita dengan kondisi seperti itu selama bertahun-tahun lamanya. Terakhir Rizky berobat pada tahun 2013 lalu dan belum ada tindakan operasi . Namun Rizky sekarang sudah didaftarkan menjadi peserta KIS dan berharap Rizky segera dioperasi

Mari kita bantu Rizky untuk segera dilakukan tindakan operasi agar jantungnya bisa berjalan dengan maksimal, dia juga bisa melakukan aktivitas dengan nyaman dan bisa mencukupi segala kebutuhan yang terkait dengan kesehatannya seperti uang transportasi mengingat jarak tempat tinggal menuju rumah sakit itu memerlukan biaya yang tak sedikit serta biaya obat/medis yang tidak dicover oleh KIS/BPJS .


Untuk keterangan lebih lanjut atau ingin berdonasi offline Sahabat bisa menghubungi kami di nomor 082211009980 (SMS/WA)

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (144)