Kitabisa! - #SedekahPesantren Asrama Hidayatullah Bandung
#SedekahPesantren Asrama Hidayatullah Bandung

#SedekahPesantren Asrama Hidayatullah Bandung

Rp 4.318.548
terkumpul dari Rp 200.000.000
30 Donasi 0 hari lagi
Bagian dari #SedekahPesantren

Cerita

Dewasa ini, banyak orang tua lebih mementingkan pendidikan duniawi dibandingkan pendidikan agama. Banyak generasi masa depan bangsa yang jatuh ke pergaulan bebas, narkoba dan meninggalkan ajaran agama. Hal ini menjadi banyak kekhawatiran orang tua kepada anaknya Selain faktor kesibukan orang tua, tidak bisa dipungkiri orang tua menyerahkan pendidikan agama kepada sekolah. Sedangkan tanggung jawab orang tua atas pendidikan anak itu adalah segala-galanya. Bahkan harta yang paling berharga dan tidak ternilai yaitu anak shalih/shalihah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila seorang telah meninggal dunia, maka seluruh amalnya terputus kecuali tiga, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendo’akannya.” (HR. Muslim: 1631).

Banyak orang tua yang mulai prihatin dengan kondisi perkembangan zaman dan pergaulan bebas yang sudah merajalela, bak cendawan dimusim hujan, gayung bersambut, banyak lembaga/yayasan mendirikan sekolah islam terpadu, pesantren dan lembaga informal lainnya yang berisi muatan pendidikan agama lebih banyak dibandingkan dengan muatan pendidikan dunia. Pesantren yang dulu dikenal dengan ‘tempat anak-anak nakal’ ternyata tidak seperti itu. Banyak sudah pesantren di Indonesia berinovasi sesuai dengan perkembangan zaman. Selain muatan agama, juga ada muatan teknologi, pembangunan wawasan dan budi pekerti, dan muatan bahasa asing. Bahkan sekarang ada pesantren yang menggunakan bahasa asing dalam aktifitasnya.

Begitu juga yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Hidayatullah Bandung yang beralamat di Jalan R.Edang Suwanda 18a, Pasirlutik, Padasuka, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung. Selain bergerak di bidang pendidikan, pesantren ini juga bergerak di bidang social dan dakwah. Alhamdulillah, semakin hari kepercayaan masyarakat semakin meningkat, hal ini dibuktikan dengan semakin bertambahnya jumlah santri sehingga membuat pihak pesantren tergugah dan terus perupaya untuk memperjuangkan hak-hak para santrinya.

Disaat banyak generasi muda yang mulai jauh dari Al Qur’an, Pesantren Hidayatulah bandung, mengangkat program tahfizh (menghafal) al Qur'an sebagai unggulannya, sehingga seluruh santri diwajibkan untuk menghafal sesuai dengan target yang ditetapkan (jenjang SMP: 15 juz, SMA : 15 juz). Sehingga target setiap santri yang lulus/menyelasaikan belajarnya di pesantren, mereka sudah hafal 30 juz, Insya Allah.

Mengingat semakin banyaknya antusias masyarakat sekitar untuk menjadikannya anaknya menjadi penghafal al quran sehingga asrama pesantren saat ini telah melampaui keterbatasan daya tampung sehingga cukup menganggu produktivitas santri. Mengingat jumlah para santri yang pelajar di pondok pesantren Hidayatullah bandung sudah 105 santri, hampir 80% diantara mereka adalah berasal dari keluarga yang kurang mampu. Sehingga pengurus Pesantren terus memberikan layanan (beasiswa) berupa biaya pendidikan, asrama dan biaya makan santri.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah Bandung, ingin melaksanakan pembangunan asrama baru untuk santri. Mari kita dukung pembangunan asrama untuk para penghafal Al Qur’an, karena harapan bangsa akan generasi qur’ani ada di tangan mereka.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (30)