Kitabisa! - SEPEDA MOTOR UNTUK GURU NGAJI KELILING DIFABEL
SEPEDA MOTOR UNTUK GURU NGAJI KELILING DIFABEL

SEPEDA MOTOR UNTUK GURU NGAJI KELILING DIFABEL

Rp 2.188.352
terkumpul dari Rp 10.000.000
17 Donasi 0 hari lagi
Saiful Bahri
Akun belum terverifikasi

Cerita

Keterbatasan fisik tak membuat Nanang Herianto (34) berpangku tangan memohon belas kasihan orang lain. Ia tetap berikhtiar mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan menjadi Guru Ngaji Keliling sambil berjualan obat herbal.

Kedua tangan dan kaki Nanang mengalami cacat akibat kecelakaan mobil.Pada saat itu Ia masih berusia 10 tahun, kedua orang tua dan 3 orang kakaknya meninggal dunia.

Hanya Nanang dan seorang kakaknya yang berhasil selamat dari peristiwa itu. Sang kakak kini berada di Pekan Baru, dengan kehidupan yang sederhana. Sudah lebih dari 8 tahun Nanang tidak bertemu dengan kakanya.

Nanang hidup sebatang kara di Kecamatan Galang, Deli Serdang, Sumatera Utara. Ia tinggal menumpang dari rumah kerumah dan akhirnyadiberikan tempat di Masjid Jami' Galang Kota.

Dari Masjid inilah setiap hari beliau mengajar mengaji dari rumah satu kerumah yang lainnya dengan berjalan kaki. Terkadang menumpang kendaraan orang lain. Walau jarak yang ia tempuh tidaklah dekat, namun semangatnya yg kuat, tidak menyurutkan langkah nanang untuk mengabdikan dirinya sebagai guru ngaji keliling.

Saat ditemui Tim Gerakan Jum'at Sedekah(GJS) akhir pekan lalu, sembari sedang menyapu teras masjid. Beliau mengajak kami untuk masuk kekamarnya dan bercerita tentang kisah hidupnya.

Awalnya nanang bisa masuk ke masjid ini dikarenakan mendapat amanah sebagai marbot, dan diberi tugas sebagai petugas kebersihan dan mendapatkan gaji.

Namun tak lama ada kebijakan dari BKM setempat, bahwa Nanang tak lagi diamanahi sebagai marbot dan tak lagi mendapatkan gaji,dengan alasan yang tak jelas. Syukurnya Nanang masih boleh menempati kamar yang selama ini Ia tempati.

Berawal dari sinilah beliau bercerita kepada kami, bahwa sejak dahulu beliau merindukan sebuah motor yg dapat digunakannya untuk keliling mengajar mengaji dan sesekali berjualan obat-obatan herbal. Sebab dari itulah ikhtiar Nanang untuk bisa bertahan hidup.

"Maklum lah bang kondisi tubuh saya yang cacat ini membuat gerak tak secepat orang yang normal." kata Nanang.

Walau terkadang ada saja orang yang berbaik hati untuk memberikan tumpangan kepada beliau. Namun keinginannya yang sangat besar untuk memiliki motor khusus difabel tidaklah mungkin tercapai melihat kondisinya saat ini.

Saya dan Komunitas Gerakan Jum'at Sedekah mengajak para netizen dan para masyarakat untuk membantu mewujudkan keinginan Nanang, Sang Guru Ngaji Keliling. Dengan harapan bisa memudahkan beliau untuk mengabdikan dirinya sebagai guru mengaji.

Bagi Anda yang berkeinginan membantu mewujudkan impian Nanang bisa langsung klik tombol donasi atau menghubungi saya di nomor 085297257527.

Cara Berdonasi:

1. Klik tombol berwarna merah “Donasi Sekarang”

2. Isi data diri (bisa anonim) dan pilih cara pembayaran

3. Transfer ke nomer rekening yang dipilih / isi form kartu kredit unuk pilihan kartu kredit

Jabat Erat,

Saiful Bahri Barus, founder Gerakan Jum'at Sedekah


Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (17)