Bantu Kehidupan Populasi Kunci Muda Indonesia
Bantu Kehidupan Populasi Kunci Muda Indonesia

Bantu Kehidupan Populasi Kunci Muda Indonesia

Rp 1.820.000
terkumpul dari Rp 250.000.000
9 Donasi 296 hari lagi


Cerita

BAHASA INDONESIA

Kelompok minoritas menjadi entitas sosial yang tak dapat dinafikan keberadaannya. Keminoritasan tersebut jamak dimaknai karena perbedaan dari mayoritas atas dasar identitas, baik agama, ekspresi, etnis, budaya, gender, orientasi seksual atau jenis kelamin. Jumlahnya pun tidak banyak apabila dibandingkan dengan penduduk di suatu negara dan berada pada posisi yang tidak dominan. Kelompok minoritas rentan jadi korban pelanggaran HAM, oleh karena itu perlindungan hukum diberikan. Dalam perspektif Hak Asasi manusia, kelompok ini berada pada tingkat yang setara dengan individu pemangku hak lain serta memiliki hak khusus. Hak khusus bukanlah hak istimewa, tapi hak yang diberikan agar martabat kelompok minoritas dapat terangkat.

Di Indonesia, kelompok minoritas populasi kunci muda seperti gay muda, biseksual muda, transpuan muda, korban pengguna napza muda, pekerja seks muda dan orang muda yang hidup dengan HIV kerap kali mengalami diskriminasi, baik itu yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Rentetan kekerasan dan diskriminasi di Indonesia ini telah melahirkan pelanggaran hak asasi manusia serta meluaskan kejahatan terhadap kemanusiaan. Dalam konteks hak kebebasan terkait keberagaman seksualitas contohnya, kekerasan dan diskriminasi tergambar di dalam beberapa peristiwa, antara lain kesulitan bagi kelompok transpuan muda yang ingin mengakses pendidikan formal, beberapa kebijakan sekolah yang tidak memperbolehkan mereka untuk menjadi diri mereka sendiri, remaja perempuan yang hamil di luar pernikahan, korban pengguna napza, dan pekerja seks muda terpaksa untuk tidak bisa melanjutkan pendidikan dikarenakan masih adanya hukuman dari pihak sekolah kepada para murid yang katanya telah mencoreng nama baik sekolah, dan beberapa kasus lainnya yang di alami oleh orang-orang yang hidup dengan HIV karena tidak di perbolehkan untuk belajar di sekolah tertentu karena para orang tua siswa menolak dan khawatir jika anak-anak mereka akan tertular, seperti kasus yang terjadi beberapa tahun lalu di Kota Solo.

Hal-hal tersebut di atas membuat populasi kunci muda sulit mendapatkan pekerjaan yang layak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya secara memadai, mereka terpaksa memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan mereka dan memilih menjadi pekerja seks atau pengamen demi memenuhi kebutuhan dirinya serta keluarga dalam melanjutkan hidup,  kondisi tersebut secara terus menerus menjadikan kelompok populasi kunci muda di hadapkan pada kehidupan social dan ekonomi yang sulit, seperti dihadapkan pada kemiskinan, perilaku yang beresiko terhadap kekerasan, pelecehan dan juga penularan HIV AIDS.

Oleh karena itu, Inti Muda Indonesia sebagai satu-satunya organisasi nasional yang bekerja dalam pemberdayaan dan pemenuhan hak-hak populasi kunci muda di Indonesia, dengan rendah hati mengajak orang-orang baik di seluruh dunia untuk memberikan dukungan dan bantuan donasi dalam meningkatkan keahlian populasi kunci muda terkait minat dan bakat, dengan memberikan dukungan biaya untuk belajar di pusat - pusat pelatihan sesuai dengan minat dan bakat calon penerima manfaat sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan dasar untuk memperoleh pekerjaan yang layak.

ENGLISH

Minority groups become social entities whose existence can not be denied. The minority group is plural defined because of differences from the majority based on identity, religion, expression, ethnicity, culture, gender, sexual orientation, or sex characteristics. The number is not much when compared to the population in a country and is in a non-dominant position. Minority groups are vulnerable to becoming victims of Human Rights violations, therefore legal protection is given. From a Human Rights perspective, these groups are at an equal level with other individual rights holders and have special rights. Special rights are not privileges, but it is the rights that are given so that the dignity of minority groups can be uplifted.

In Indonesia, minority groups of young key populations such as young gay, young transgender women, young bisexual, young drug users, young sex workers, and young people living with HIV often experience discrimination, either directly or indirectly. This series of violence and discrimination in Indonesia has caused many Human Rights violations and spread crimes against humanity. In the context of the rights to freedom related to sexual diversity, for example, violence and discrimination were reflected in several cases, including difficulties for young transgender women who wants to access formal education where several school policies do not allow them to be themselves, teenage girls who got pregnant outside of marriage, victims of drug users, and young sex workers are forced to not be able to continue their education due to the punishments from the school that might be applied to those students who are labeled as a shame for the school reputation. And several other cases experienced by people living with HIV who are not able to go to school due to the accusation from some parents, they were worried that their children would be infected. This case can be found in Solo several years ago.

Some issues mentioned above have become a difficulty for the young key population to get decent jobs and fulfilled their living needs adequately. As an example, that this circumstance forced them to choose not to continue their education and becoming sex workers or buskers (street performance) instead to make some incomes for themselves as well as their families.  This condition continuously exposes young key population groups to a difficult social and economic life, such as being exposed to poverty, behavior that is at risk of violence, harassment, and also the transmission of HIV AIDS.

Therefore, Inti Muda Indonesia as the only national organization in Indonesia that is focusing in empowering and fulfilling the rights of the young key population in Indonesia with humbly inviting good peoples in around the world to provide support and donations to increase the expertise of the young key population related to their interests and talents, by providing financial support to study in the training centers or some courses according to their interests, talents, and potential, as an effort to improve their basic abilities to get a decent job in the future.

Please support by donating in realizing this empowerment program.

Greetings of Humanity,

Inti Muda Indonesia

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (9)