Kitabisa! - Jelajah Elok Nusantara
Jelajah Elok Nusantara

Jelajah Elok Nusantara

Rp 790.014
terkumpul dari Rp 20.000.000
3 Donasi 0 hari lagi
Muhamad Junaedi
Akun belum terverifikasi

Cerita

Pernah dengar Subanale? Pernah dengar Laksa? Baileo? Papatai? Aesan Gede?

Terdapat lebih dari 5.300 kuliner asli Indonesia. Ada 3.000 Tarian Tradisional yang bersandar dalam pangkuan pertiwi. 100 lagu daerah. Lebih dari 1.000 Suku bangsa menghasilkan ribuan spektrum produk kebudayaan yang berkumpul dalam sebuah pelangi maha indah bernama Nusantara.

Pertanyaannya,

Sudahkah kita memilikinya? Atau bahkan, sudahkah kita mengenalnya?

Jangan sampai suatu saat nanti, generasi penerus kita tidak pernah mendengar kata Jaipong atau Reog

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Di sisi lain, dua tahun lagi pengguna smartphone di Indonesia akan mencapai 100 juta orang. Pertumbuhan ini ibarat dua mata pisau. Smartphone memang membawa masyarakat Indonesia ke era digital, namun kebudayaan terkena imbasnya. Kebudayaan dianggap sesuatu yang jauh dari kekinian dan ketinggalan zaman. Kebudayaan semakin terpuruk dan terkunci dalam dinding memori orang-orang tua saja. Mari kita tanya diri kita sendiri, seberapa seringkah saat ini kita mendengar anak-anak yang menyanyikan Yamko Ramko Rambe Yamko ? atau melihat mereka bermain Engklek ?

Kebudayaan hidup bersama dengan praktisinya. Nafasnya adalah gemuruh tepuk tangan dan sorakan orang yang mencintainya. Apabila tiada lagi praktisi atau bahkan hanya sekadar mengenalnya, suatu saat nanti, Kebudayaan kita akan mati.

Ya, kita harus melakukan sesuatu

Mustahil bagi kita untuk membendung arus perkembangan Smartphone. Kalau selama ini ada anggapan bahwa teknologi dan kebudayaan bertolak belakang, mengapa tidak kita coba mengolaborasikan keduanya?

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jelajah Elok Nusantara

Akan segera hadir dan menjawab kolaborasi antara Teknologi dan Kebudayaan

  • Apa itu JEN?

Sebuah permainan monopoli untuk smartphone berkonten kebudayaan Nusantara. JEN dapat dimainkan secara online, offline, maupun konvensional.

  • Mengapa game? Mengapa Monopoli?

Main adalah metode yang sangat-sangat efektif untuk belajar dan menanamkan nilai-nilai yang ingin diajarkan. Kata belajar yang menjadi sebuah momok akan berubah menjadi sesuatu yang menyenangkan tanpa mengurangi nilai pembelajarannya. Monopoli adalah sebuah permainan yang sederhana dan dapat dimainkan oleh semua usia. Lebih dari itu, ada nilai interaksi yang terkandung dalam permainan monopoli. Monopoli juga salah satu permainan yang mengharuskan pemainnya untuk membaca, dengan kata lain, belajar.

  • Bagaimana sistem permainan JEN? apa yang membedakannya dengan monopoli lain?
  • Apa saja fitur utama JEN?
  • Saya ingin membantu, apa yang dapat saya lakukan?

Mari wujudkan permainan ini dengan donasi dari kita semua. Donasi yang terkumpul seluruhnya akan digunakan untuk pengembangan permainan ini mulai dari riset, merancang konsep, membuat model, pembuatan prototipe, penyewaan server, publikasi, promosi hingga launching dan perawatan.

Apakah anda memiliki kemampuan desain grafis? Modelling 3D? pengembangan perangkat lunak dalam platform android? Anda juga dapat menjadi tim kami dengan berkarya membuat permainan ini.

Kritik, Saran, Tanggapan dan pertanyaannya dapat ditanyakan langsung kepada Juna, Sastra Arab UI 2012, FIM 18 melalui :

Sms, telepon, dan WhatsApp : 0838 0416 6065

LINE : muhamadanjunaedi

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (3)