Bantu 8.500 Warga Gaza Palestina Melawan Kanker
Bantu 8.500 Warga Gaza Palestina Melawan Kanker

Bantu 8.500 Warga Gaza Palestina Melawan Kanker

Rp 806.154
terkumpul dari Rp 1.000.000.000
19 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Akibat Krisis, Lebih dari 8500 Warga Palestina Di Jalur Gaza Terancam Hidupnya Karena Kanker

Menurut Kementrian Kesehatan Palestina, lebih dari 8.500 pasien warga Palestina di Jalur Gaza menderita (mengidap) penyakit kanker. Mereka menghadapi nasib yang lebih buruk daripada kematian karena mereka tidak memiliki sumber daya yang memadai untuk mendapatkan perawatan medis.

Bahkan pada Januari 2019 lalu, Kementerian Kesehatan Gaza dalam sebuah konferensi pers di Rumah Sakit Spesialis Anak di Naser City, memperingatkan bahwa lima rumah sakit di Gaza terancam berhenti beroperasi akibat mandeknya pasokan listrik. Kelima rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Spesialis Anak di Naser City, Rumah Sakit Al-Nasr, Rumah Sakit Al-Uyun, Rumah Sakit Jiwa Gaza, serta Rumah Sakit Abu Yusuf al-Najjar.

Pada Hari Kanker Dunia, Pusat Hak Asasi Manusia Al Mezan menerbitkan sebuah laporan tentang kondisi pasien kanker di Jalur Gaza, yang dibokade Israel. Laporan itu menjelaskan, sebanyak 607 kasus kanker tercatat di antara anak-anak, yang merupakan 7% dari jumlah total penderita. Sementara jumlah wanita penderita kanker mencapai 4.705, yang merupakan 55,3% dari jumlah total.

Pusat tersebut memperingatkan tentang penderitaan psikologis dan fisik pasien di Gaza sebagai akibat dari kemungkinan kelemahan serta kekurangan permanen peralatan dan peralatan diagnostik, obat-obatan juga peralatan medis dan terapi yang beroperasi.

Pusat itu menekankan bahwa tantangan besar yang dihadapi pasien kanker adalah kekurangan parah dalam pengobatan dasar.

Blokade Israel di Jalur Gaza dan pembatasan pergerakan pasien merupakan pelanggaran yang mengancam kehidupan pasien karena hal itu membuat mereka tidak dapat mengakses perawatan yang diperlukan.

Sebanyak 38% dari pasien kanker di Jalur Gaza tidak dapat meninggalkan Gaza untuk menerima perawatan medis di luar negeri sementara 5% dari pasien ditahan.

PCHR mendokumentasikan kematian 45 pasien kanker antara 2016 dan 2018 karena blokade Israel, terutama di perlitnasan perbatasan Beit Hanoun (Erez), di Jalur Gaza utara.

Syam Organizer selalu membersamai Gaza

Syam Organizer terus berusaha untuk meringankan derita dengan membuat dapur umum, memberikan bantuan obat-obatan, dan memasok bahan bakar untuk listrik Rumah Sakit Asy Syifa', Gaza Palestina.

Dapur Umum Syam Organizer

Dapur umum kami buat untuk membantu memberikan asupan pangan yang bergizi untuk para pasien di Rumah Sakit Asy Syifa' (Rumah Sakit rujukan terbesar di Gaza, Palestina)

48e5e987-558f-47a2-a45b-7f635b92aa8d.jpgdfa32d68-5b71-4487-b288-cf7bae37195b.jpg0a787dca-f495-4821-9b49-cc4e83f155ba.jpg9f0111ef-52c4-43b1-86c7-6992e342d2d2.jpg57e57495-49b4-42d3-9e14-8d4f9825de4a.jpg


b127edfc-0dcf-4bd6-8920-4f67bf2c1af1.jpg

Obat-obatan untuk Rumah Sakit

Selain makanan, Syam Organizer juga membantu obat-obatan untuk pasien di Gaza Palestina

d247d21b-38b0-4edc-85e5-f837d257f060.jpg


Bahan Bakar untuk Listrik
Pada bulan ini kami akan menyalurkan bantuan bahan bakar untuk suplai listrik Rumah Sakit. Karena selama ini, tenaga medis banyak melakukan operasi dengan senter yang mengakibatkan banyak operasi gagal dilaksanakan.


MARI RINGANKAN DERITA, SELAMATKAN HIDUP PARA PENJAGA AL-AQSHA!

Sahabat dapat berdonasi dengan cara:

  1. Klik "DONASI SEKARANG"
  2. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit
  3. Dapat laporan via email

Bantu share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan bantuan terkumpul untuk Saudara kita di Gaza.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (19)