Kitabisa! - Patungan Akbar untuk Ringankan Derita Palestina
Patungan Akbar untuk Ringankan Derita Palestina

Patungan Akbar untuk Ringankan Derita Palestina

Rp 91.483.808
terkumpul dari Rp 200.000.000
1351 Donasi 42 hari lagi
Aksi Cepat Tanggap
Akun telah terverifikasi

Cerita

Perjuangan 52 tahun sudah dijalani oleh jutaan warga Palestina untuk mempertahankan tanah kelahiran mereka. Namun hingga kini, penderitaan tak kunjung usai.
2079cd88-842b-43c3-b923-608b1dbf7d7e.jpg
PBB menyatakan Gaza, Palestina, tak layak huni di 2020. Dan kini Israel melarang pasokan susu dan daging masuk ke Palestina, aturan ini berlaku mulai Juli - Agustus 2019 

Akankah kita berdiam diri dan membiarkan Gaza juga Palestina berjuang sendirian? Tidakkah jeritan mereka kita dengar?  

3e471ea9-bdfa-4000-8493-c5b0dce48f91.jpg

Israel Hancur Paksa Permukiman Palestina di Tepi Barat

Pembongkaran permukiman Palestina yang terus terjadi di Yerusalem adalah bagian dari perselisihan berkepanjangan. Wilayah Yerusalem adalah rumah bagi ratusan ribu warga Palestina, namun secara sengaja rumah-rumah tersebut seringkali dihancurkan, yang membuat warga palestina kehilangan tempat tinggal. 

Anak-anak Palestina Hidup dalam Trauma Kekerasan

Salah satu cerita duka terus datang dari tanah Palestina. Anak-anak di negeri itu hidup dalam bayang-bayang kekerasan. Selasa (9/7) lalu, Middle East Monitor memberitakan pasukan Israel membunuh 16 anak-anak Palestina di Jalur Gaza selama paruh pertama tahun 2019 ini. Pernyataan itu diungkap Pusat Hak Asasi Manusia Al-Mezan.

Israel juga dikabarkan menahan 17 anak-anak Palestina, meskipun mayoritas dari mereka kemudian dibebaskan. Menurut Kelompok Hak Asasi Tahanan Addameer, lebih dari 800 anak-anak Palestina dari Yerusalem ditangkap pada tahun 2018. Pada tahun itu, setidaknya 41 anak ditahan di wilayah okupasi Yerusalem Timur.

42d84e74-059a-4119-bffc-8efa82c3cc93.jpg

Israel Larang Pasokan Pangan Masuk ke Palestina

Hingga kini, blokade dan tindak kekerasan yang dilakukan otoritas Israel atas Palestina terus berlangsung. Bukan hanya tekanan secara psikologis, perang dan blokade menghancurkan hampir setiap sendi kehidupan di Gaza, mulai dari jatuhnya perputaran ekonomi hingga kerawanan pangan.

Korban Terus Berjatuhan di Jalur Gaza

Kejadian pada hari Ahad (5/5) di awal Mei Israel mengirimkan pesawat tempur ke Gaza. Kantor berita Palestina menyatakan, pesawat tempur Israel meluncurkan hingga 150 kali serangan. Lebih dari 200 objek sipil, meliputi tempat tinggal, masjid, toko, dan kantor media turut menjadi sasaran. “Hingga 70 orang terluka pada serangan kali itu,” terang Kementerian Kesehatan Gaza.

Program ACT untuk Selamatkan Palestina 

  1. Program Pendidikan
  2. Program Ekonomi
  3. Program Kesehatan

Tentang Palestina

Sejak tahun 1917, bangsa Palestina telah berkali-kali berusaha disingkirkan dari wilayahnya. Peristiwa perang 6 hari pada tahun 1967 mengubah peta Palestina menjadi 2 bagian, Tepi Barat di utara dan Gaza di sisi selatan. Luas wilayah Palestina terus menyempit, sedikit demi sedikit di gerogoti oleh zionis Israel, sekarang luas wilayah Palestina hanya tersisa 5% saja.

Agustus pertengahan 2017, sujud warga Palestina di tanah suci al-Quds Yerusalem dilarang. Masjid al-Aqsa yang menjadi bagian dari kompleks al-Quds di Yerusalem, ditutup total oleh serdadu Israel. Tak boleh ada ibadah salat jumat dan salat berjamaah, serta tak boleh ada adzan yang berkumandang di dalam kompleks suci al-Quds.

Bahkan di penghujung tahun 2017 kemarin , jutaan penduduk Palestine kembali berduka. Pasalnya, pernyataan kontroversial dari negara adidaya, mengenai status Yerusalem yang diakui sebagai Ibu Kota Israel mengoyak kembali luka lama yang belum sempat pulih

Dengan atau tanpa kita, mereka akan terus berjuang. Mereka akan terus mempertahankan Tanah Palestina. Mereka akan terus bertahan, sampai di titik darah penghabisan. Maukah berjuang bersama mereka?

Mari, bantu ringankan penderitaan saudara-saudara di Palestina dengan do'a tertulus dan bantuan terbaik kita.

Salurkan donasi Anda dengan cara:

  1. Klik "DONASI SEKARANG"
  2. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit
  3. Dapat laporan via email

Bantu share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan bantuan yang terkumpul.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1351)