Kitabisa! - Bantu Pembangunan Masjid Nurul Huda di Tubeket
Bantu Pembangunan Masjid Nurul Huda di Tubeket

Bantu Pembangunan Masjid Nurul Huda di Tubeket

Rp 5.293.540
terkumpul dari Rp 400.000.000
33 Donasi 20 hari lagi

Cerita

23d37b92-cd2a-4cd9-9edc-cfa242a0e835.jpg

Halo #OrangBaik

I. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisal itu di surga.” (HR. Bukhari No. 450 dan Muslim no. 533).

Membangun masjid adalah pekerjaan pertama yang Rasulullah SAW lakukan ketika sampai di Madinah. Masjid adalah sarana utama untuk pemberdayaan masyarakat Islam. Masjid pada masa Rasulullah SAW dan generasi Islam pertama dijadikan sebagai pusat kegiatan dakwah, sentra pengembangan keilmuan, membangun pemikiran umat, pendidikan dan sosial.  Hal tersebut merupakan cita-cita besar kita semua.

Tentu, ke semua cita-cita di atas akan memerlukan syarat, yakni adanya bangunan fisik masjid yang representatif, layak dan aman.  Masjid Nurul Huda Dusun Tubeket di wilayah DusunTubeket, Desa Makalo, Kecamatan  Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dusun Tubeket merupakan daerah satu-satunya diantara 6 dusun yang ada di Desa Makalo yang penduduk nya adalah semuanya muslim.

Masyarakat Dusun Tubeket sangat kesulitan dalam beribadah, jikalau dicari masjid lain harus menyeberang kepulau yang jauh nun disana (Pulau Sikakap). Wilayah initermasuk dalam wilayah 3T (Terdepan, Terluar, danTertinggal).  Seiring berjalanya waktu, masjid ini pun semakin tua yang membuat tembok-tembok masjid mulai runtuh dan atap-atap yang menjadi naungan masjid sudah mulai menghitam dan lapuk.

cde08b49-21be-4b7a-8f94-232997db8640.jpgf680c3fd-c6a0-4493-8066-3fa1cc38de9b.jpg0780bb97-127e-4f2d-82e0-873d0e0b5053.jpg

Jumlah penduduk di dusun ini semakin lama semakin bertambah banyak, yaitu sejumlah 288 jiwa yang terdiri dari laki-laki 104 jiwadan perempuan 184 jiwa. Dengan bertambahnya jumlah penduduk tentunya masjid sudah tidak dapat menampung masyarakat untuk beribadah, sedangkan masjid ini hanya berukuran 10 m x 10 m. Tentunya hal tersebut akan mengurangi kenyamanan dalam beribadah.

Selain itu, listrik  PLN di dusun ini belum mengalir. Masyarakat hanya mengandalkan listrik yang bersumber dari genset milik Ustadz Firman (tokoh masyarakat). Itupun hanya hidup pada pukul 18.00 – 23.00 WIB. Pada waktu mengerjakan shalat subuh harus bergelap-gelapan. Mesjid ini sangat aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. (mulai dari shalat, ceramah agama, tilawah Al-Qur’an, dan kegiatan lainnya). Bukan hanya itu, masjid ini sering dipakai untuk sarana kegiatan sosial masyarakat.

Keterangan: Terlihat beberapa anak-anak di dalam Masjid Nurul   Huda saat menjalani aktifitas TPA/TPSA di malam hari dengan keterbatasan penerangan

Keterangan: Terlihat beberapa anak-anak di dalam Masjid Nurul Huda saat menjalani aktifitas TPA/TPSA di malam hari dengan keterbatasan penerangan

Masyarakat yang tinggal disini masih banyak yang mengenyam pendidikan formal, yaitu sekitar 10, 33 %, tidak sekolah dan 9%, belum sekolah. Selain itu, lebih dari separuh masyarakat yang berpendidikan rendah, yaitu tidak tamat SD 25,73%, tamat SD 56,66%.

Dompet Dhuafa Singgalang sering berkegiatan di Dusun ini seperti Da’i Pedalaman, Air  untuk Tubeket, dll yang bekerjasama dengan stakeholder ataupun mitra strategis yang ada di dusun ini, diantaranya : Pondok pesantren di Sikakap, Bapak Ujang (Kepala Dusun Tubeket), Ustadz Firman (Ustadz), Ustadz Maulid (Ustadz) dan pengurus Masjid Nurul Huda.

Jamaah Masjid Nurul Huda

Keterangan: Jama'ah Masjid Nurul Huda berfoto di depan bangunan masjid seusai melakukan aktifitas ibadah

Master Plan

Keterangan: Master plan pembangunan Masjid Nurul Huda ramah gempa aman dari resiko goncangan gempa

10f2f16b-1e56-4354-bde6-1ed64dbd0655.jpg98d101dd-52dc-4f31-b968-dc7ec2ededee.jpg

II. MAKSUD DAN TUJUAN

  1. 1. Sebagai langkah awal untuk merenovasi konstruksi masjid yang representatif, layak dan aman sehingga cita-cita mewujudkan masjid sebagai pusat aktivitas keumatan bisa terealisasi.
  2. 2. Media membuka komunikasi dan penggalangan dana untuk renovasi masjid sebagaimana yang di maksud di atas.

III. ALAMAT MASJID

Dusun Tubeket, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai

IV. PELAKSANAAN

Kegiatan renovasi dan pembangunan masjid dilaksanakan oleh tim Dompet Dhuafa Singgalang beserta mitra. Proses pengerjaannya mulai dari dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan.

V. BIAYA

Biaya renovasi masjid diperkirakan sebesar  Rp. 424.139.027,- (Empat Ratus Dua Puluh Empat Juta Seratus Tiga Puluh Sembilan Ribu Dua Puluh Tujuh Rupiah)

VI. PENUTUP

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami mengajak kepada Bapak/Ibu/Saudara untuk  berkenan menyalurkan infaq dan shadaqahnya untu pelaksanaan renovasi masjid ini.

Semoga apa yang Bapak/Ibu/Saudara berikan mendapat ridho Allah SWT dan dibalas dengan pahala yang berlipat sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al -Baqarah ayat 261yang artinya:

Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.” (Q.S Al-Baqarah: 261).



Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (33)