Kitabisa! - Berikan Bantuan Medis untuk Palestina
Berikan Bantuan Medis untuk Palestina

Berikan Bantuan Medis untuk Palestina

Rp 318.553.555
terkumpul dari Rp 1.000.000.000
1182 Donasi hari lagi

Cerita

Ramadhan Menjelang, Krisis Rumah Sakit Tak Kunjung Hilang

Saat ini, Kota Gaza hanya memiliki pasokan listrik sebesar 120 megawatt atau kurang dari 8 jam sehari. Padahal, kebutuhan listrik di seantero Gaza mencapai 600 megawatt. Dengan kata lain, butuh lebih dari 400 megawatt listrik untuk menunjang kebutuhan harian masyarakat Gaza.

Selain untuk menunjang kebutuhan harian, pasokan listrik di Gaza sangat dibutuhkan untuk menyokong kegiatan di berbagai rumah sakit. Dengan kondisi peperangan yang kerap memanas, keberadaan rumah sakit menjadi sangat vital karena korban atau pasien bisa muncul kapan saja, dengan jumlah yang tidak dapat diprediksi, dan membutuhkan bantuan medis segera.

Kondisi rumah sakit yang sangat memprihantikan ini tercermin seperti yang dipaparkan salah satu mitra ACT, “Rumah sakit di Gaza sedang menghadapi masalah pelik. Dengan cara apa lagi bisa menghidupi ribuan alat-alat medis seperti MRIs, CT Scanners, dan mesin x-ray kalau listrik tak menyala?,” ungkapnya.

Sudah semenjak Februari, Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan ancaman pemberhentian operasional yang melanda 19 fasilitas medis di Gaza. Generator darurat di 16 klinik dan 3 rumah sakit tersebut telah kehabisan bahan bakar seiring ketatnya blokade Israel di Jalur Gaza dan permasalahan ini masih terus berlangsung hingga saat ini.


Hingga kini, ACT bekerja sama dengan mitra lokal untuk terus mendistribusikan bahan bakar solar ke sejumlah rumah sakit yang terancam tutup akibat krisis listrik. Puluhan ribu liter bahan bakar diangkut menggunakan truk tangki menuju berbagai rumah sakit yang disasar. Sepanjang Maret, 32 ribu liter bahan bakar disalurkan ke lima rumah sakit di Gaza. Mereka di antaranya adalah RS Shohadaa Alaqsa, RS Al-Syifa, RS Europian, RS Nasr, dan RS Bait Hanoun.


Kondisi ini pun hingga saat ini masih belum menunjukkan titik cerah. Kebutuhan bahan bakar sebagai energi listrik rumah sakit masih terus diperlukan. Terlebih dengan kondisi konflik yang kembali memanas, mengingat peristiwa Al-Awdah March yang menyebabkan lebih dari 40 orang meninggal.

Di sisi lain, datangnya Bulan Ramadhan pun harus menjadi fokus tersendiri guna memastikan selama Bulan Ramadhan, rumah sakit dapat terus menjalankan operasionalnya. Hal ini diharapkan akan memberi sedikit rasa tenang dan mengurangi kekwahatiran bagi saudara kita di Palestina yang sedang menjalankan ibadah puasa.

#LetsSavePalestine
#BeriPalestinaRamadhanTerbaik


Mari berikan bantuan terbaik kita dengan berdonasi melalui laman ini.

Cara Berdonasi:

1. Klik "DONASI SEKARANG"
2. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit
3. Dapat laporan via email

Bantu share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan bantuan yang terkumpul.

Semoga bantuan yang Sahabat berikan menjadi amal sholeh dan pemberi jalan keberkahan.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Donasi (1182)