Kitabisa! - Bantu Kakak Melawan Kanker Hati (Hepatoma)
Bantu Kakak Melawan Kanker Hati (Hepatoma)

Bantu Kakak Melawan Kanker Hati (Hepatoma)

Rp 3.564.523
terkumpul dari Rp 200.000.000
34 Donasi 0 hari lagi
Moh. Masnur
Akun telah terverifikasi

Cerita

Halo #OrangBaik,

Perkenalan Saya Moh. Masnur, kesibukan Saya sehari-sehari sebagai Mahasiswa Pertanian di Uniba Surakarta. Saya ingin menggalang dana untuk Kak RUMINI. Ia adalah kakak kandung saya yang selalu menjadi penopang hidup keluarga dan selalu menjadi penyemangat saya.

Rumini, lahir di Brebes, 17 Juli 1979, ibu dua anak ini sedang menderita penyakit Kangker Hati dan butuh uluran tangan orang baik seperti kalian.

3ddb99b3-e322-4a05-bedc-3304005c5df4.jpg

Ia sedang menderita penyakit Kanker Hati (hepatoma) yang sudah di derita sejak Oktober 2018 silam. Awalnya dikira penyakit maaf biasa, bahkan saat itu sudah berulang kali bolak-balik ke Puskesmas Losari juga dokter hanya memberi tahu bahwa Rumini hanya menderita Maag saja. Namun, beberapa bulan setelahnya, tepatnya Januari 2019, Perut Kak Rumini semakin membengkak, sehingga ia harus dibawa ke Rumah Sakit. Setelah itu, Kak Rumini selalu bertanya ke dokter tentang penyakitnya, tetapi dokter tidak memberi tahu. Hingga terjadi percakapan seperti ini:

Kak Rumini : "dokter, apa penyakit saya, dok."

Dokter : "....." (diam)

Kak Rumini : "dokter, apa penyakit saya? Kenapa tidak memberi tahu ke saya?"

Dokter : "hepatoma" (menjawab singkat, kemudian dokter pergi.)

Saat itu, Kak Rumini mencari tahu di google tentang Hepatoma, dan ia menangis karena ia ternyata terkena Kanker Hati.

Setelah itu, dokter menyuruhnya untuk pulang dan hanya disaranin untuk makan yang enak-enak tanpa memberitahu tindakan selanjutnya. Dan saat itu kakak hanya memakai biaya sendiri, tanpa BPJS/JKN/KIS karena tidak punya, sehingga biaya perawatan di Rumah Sakit Mutiara Bunda membuatnya kaget, ditambah dokter seakan2 tidak mau menangani (dokter RS tersebut untuk memberi tahu penyakit nya saja mesti dipaksa sama kakak, setelah itu hanya disuruh pulang sama dokter dan disuruh makan yg enak-enak tanpa memberi rujukan untuk tindakan selanjutnya, hanya karena kami memakai biaya sendiri dan dirasa tidak mampu).

Setelah Rumah Sakit Mutiara Bunda Tanjung menyuruhnya pulang tanpa memberikan rekomendasi tindakan lanjut/ rujukan, Kak Rumini shock dikamar Rumah Sakit. Ia teriak-teriak dan meminta untuk bunuh diri, namun keluarga mencoba menenangkannya. 

0c45695e-28e5-4637-a978-ec346b7455ed.jpg

Usai dari Rumah Sakit Mutiara Bunda Tanjung Brebes, Kang Rumini hanya dirawat di rumah orangtuanya, yaitu di Kramat Druwolonk RT 005/ RW 005, Rumah Dasinah Warta, Desa Pengabean, Kec. Losari, Kab. Brebes, 52255, Jawa Tengah. Keuangan keluarga tinggal sedikit, ditambah biaya Rumah Sakit yang mahal kemarin, membuatnya hanya bisa terbaring lemas di kasur rumah dengan pengobatan herbal seadanya.

8032db20-ace2-42a7-afd3-1273e891794d.jpg

Kondisinya semakin hari makin memburuk. Kang Rumini merintih-rintih kesakitan. Tubuhnya semakin kurus hingga hanya kelihatan tulang. Ia hanya bisa menangis dan berdoa, hingga akhirnya ia sudah tidak kuat dengan sakit yang ia derita. Akhirnya, Maret 2019, Keluarga membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Brebes (RSUD Brebes).

fd41d345-303c-4198-8bf7-7a40b86109c5.jpg

Kang Rumini akhirnya dirawat di RSUD Brebes dengan membawa SKTM/Jamkesda dari Dinas Kesehatan untuk meringankan biaya. Namun, tidak ada penanganan lebih lanjut karena Rumah Sakit tersebut belum memiliki Fasilitas yang memadai dan SDM untuk Kanker Hati. Padahal, kang Rumini dan keluarga berharap di rumah sakit ini memberikan tindakan lanjut untuk Kang Rumini, namun ketika ditanya mengenai apa tindakan lanjut dari dokter, dokter hanya menjawab "berdoa, berdzikir, bersholawat" . Mendengar jawaban tersebut, Kang Rumini semakin shock dan menganggap dokter menyuruhnya pasrah dengan keadaan. Karena menurutnya, sebagai seseorang yang beragama, terutama Islam, pasti akan melakukan hal demikian (sholat, berdzikir, solawat, dan berdoa). 

b9988407-4394-4413-b254-f8f5cec5390f.jpg

Dokter ahli Penyakit Dalam RSUD Brebes kemudian mengirim Kang Rumini ke UPF Radiologi RSUD untuk pemeriksaan USG 4D Whole Abdomen/ Track Urinarius. Hasilnya adalah tetap sama dengan rumah sakit sebelumnya. Jika di Rumah Sakit Mutiara Bunda Tanjung hanya memberitahu bahwa Kang Rumini terkena Hepatoma tanpa memberikan/memberitahu hasil USG/Radiologi baik secara lisan maupun tulisan, namun di RSUD memberikan hasil dan menjelaskan tentang penyakitnya. Hasilnya yaitu Hepatoma Makronoduler dengan Tumoral Nodul di V Porta, atau dengan Ukuran LK 14,6cm dan Echostruktur meningkat, permukaan kasar, V Hepatika dan IHBD sempit, V Porta tampak melebar, tampak tumoral Nodul di V Porta, Tampak Lesi Isoechoic Makronoduler di Kedua Lobus.

Tindakan selanjutnya dari dokter yg merawatnya yaitu pasien harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi di Semarang, namun HARUS MEMAKAI BIAYA SENDIRI. Karena Jamkesda hanya untuk Lokal/ daerah Brebes saja, dan BPJS nya belum aktif, aktifnya sekitar 17 April 2019. Dibaca lagi, BPSJnya belum aktif, aktifnya 17 april 2019, sehingga Kang Rumini tidak bisa dibawa langsung ke RSUP Semarang, melainkan hanya pulang kembali ke rumah sembari menunggu BPJSnya aktif ataupun menunggu uang donasi terkumpul. 

7c974dd4-6da3-4413-9dc2-6d3485d19b4a.jpg

Di rumah, kang Rumini selalu merintih-rintih kesakitan, seakan-akan seperti ditusuk-tusuk paku rasanya. Sehingga, ia segera harus dibawa ke RSUP untuk pengobatan/perawatan lebih lanjut, namun terhalang biaya. 

Untuk itu saya sekeluarga mengajak anda #OrangBaik untuk berdonasi membantu kakak saya melawan Hepatoma.

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk pengobatan khusus kanker hati di Rumah sakit di RSUP Semarang, karena BPJS aktifnya masih lama yaitu 17 April 2019, sehingga jika menunggu sampai tanggal segitu otomatis Kang Rumini akan semakin tersiksa. Sehingga saya mengajak orang baik untuk berdonasi ataupun mendoakan untuk kesembuhan Kang Rumini, mengingat kita sudah tidak punya uang sama sekali dan kita butuh bantuan orang baik, baik itu materi maupun spiritual. Jadi, kami sekeluarga sangat membutuhkan uluran tangan kalian #OrangBaik.


Jika teman-teman ingin membantu silahkan berdonasi dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu. 

Dan juga tolong sebarkan ke Lembaga-Lembaga atau Yayasan Amal yang berjuang membantu Kemanusiaan. Semoga ada Lembaga/Yayasan yang berbaik hati untuk segera menolong kakak saya. Saya minta tolong kepada aktivis kampus yang jago berorasi dan negosiasi, tolong gunakan kemampuanmu untuk membantu kakak saya. Saya memohon, saya minta tolong, saya sangat-sangat memohon bantuan. Tolong, realisasikan aksi kemanusiaan yang sering didengung-dengungkan itu, tolong saya minta bantuan para aktivis organisatoris/ akademisi, pemerintah, dll. Tolong saya, tolonnngggg!!! 

Jika ada pertanyaan mengenai penggalangan dana ini, teman-teman bisa menghubungi saya (Moh. Masnur) di 087730693444 Moh. Masnur. Atau mengunjungi langsung ke Rumah saya di Blok Kramat Pengabean, RT 005/ RW 005, No. 52, Rumah Warta Dasinah, Desa Pengabean, Kec. Losari, Kab. Brebes, 52255, Jawa Tengah.

Terimakasih atas doa, dukungan dan bantuannya, semoga tuhan membalas semua kebaikan teman-teman #OrangBaik.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (34)