Kitabisa! - Mohon Bantuan Biaya Perawatan Kanker Lidah saya
Mohon Bantuan Biaya Perawatan Kanker Lidah saya

Mohon Bantuan Biaya Perawatan Kanker Lidah saya

Rp 16.104.360
terkumpul dari Rp 50.000.000
108 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Saya Muhammad Arif Kurniawan, Karyawan swasta di salah satu perusahaan di Medan. Saat ini saya sedang mengalami Penyakit serius Kanker Lidah Stadium 3 sudah 1 tahun, sudah sempat menjalani Kemotherapy 5x di RS. Adam Malik Medan, tetapi tidak tuntas dikarenakan saya down, tidak kuat untuk meneruskannya & pelayanan RS tersebut sangat mengecewakan untuk pasien yang sudah sekarat. Sekarang sudah 2 bulan (bulan 9) penyakit saya kambuh lagi & sedang menjalani perawatan Kemotherapy & Radiotherapy/radiasi di RS. Murni Teguh, Medan. Perawatan ini memakan waktu selama 1,5 bulan dengan rincian 7x Kemotherapy (setiap Sabtu) & Radiotherapy/radiasi 36x.

Nah, sekarang saya sudah menjalani Kemotherapy 3x / yang harusnya sudah 6x, namun di Sabtu kemarin (11 November 2017) saya drop, gak bisa makan dan minum selama 3 hari. Dokter THT Prof. Dr. Abdul Rahman Saragih langsung menganjurkan saya untuk dirawat 3 hari di RS. Permata Bunda, Medan dengan harus memasang selang NGT agar bisa masuk makan & minum langsung ke lambung untuk kembalikan stamina. Tapi sampai sekarang saya belum bisa makan & minum dengan normal. Dokter menyarankan selama perawatan 1.5 bulan tersebut selang tetap digunakan agar tidak down lagi, makan & minum tetap masuk kedalam tubuh.

Untuk Radiotherapy/radiasinya sendiri sudah 14x dilakukan, efek samping yang dirasakan pun masih meradang ditenggorokan, sehingga untuk makan & minum dengan normal masih belum bisa walaupun dipaksa, jadi masih melalui selang NGT.

Dalam perawatan Kemotherapy saya ditangani oleh dokter THT Prof. Dr. Abdul Rahman Saragih & perawaatan Radiotherapy/Radiasi ditangani oleh dokter Rudio / Hendrio.

Saya menjalani perawatan di RS. Murni Teguh, Medan dengan biaya pengobatan yang ditanggung oleh BPJS hanya sebesar Rp. 25.000.000, dengan alat radiasi biasa (sesuai yang ditanggung BPJS) namun pelayanannya sangat lambat (2 minggu tidak ada respon dari sebelumnya konsul dengan dokter Hendrio disana), Kemudian dokter THT saya Prof, Dr. Abdul Rahman Saragih menyarankan saya memakai alat yang canggih untuk radiasi (IMRT), saya & orang tua pun langsung minta upgrade dengan tambahan biaya Pribadi Rp. 25.000.000 & mereka langsung melayani mulai dari Simolator radiasi hingga memberikan jadwal Radiotherapy/radiasi & Kemorherapy, jadi total biaya pengobatannya Rp. 50.000.000 (BPJS + Pribadi).

Selain itu saya pastinya harus konsultasi di THT sekitar seminggu 1x untuk mendapatkan obatnya bersama Prof. Dr. Abdul Rahman Saragih sekitar Rp. 320.000. Belum obatnya sih yang bisa dibilang mahal / diatas Rp 500ribuan, bahkan pernah mencapai Rp 2jutaan 1x ngambil untuk konsumsi 1 minggu, & belum lagi biaya transportasinya yang menggunakan Taksi Online.

Yaa kalau ditotal-total mungkin bisa diperkirakan sudah sampai +/- Rp 50.000.000. Dengan ini, saya mengharapkan sedikit donasi/bantuan teman-teman untuk meringankan beban biaya pengobatan saya yang InsyaAllah akan saya berikan ke orang tua saya yang sudah terpakai biayanya.

Terimakasih Atas Partisipasi dan Bantuan Anda semuanya, InsyaAllah Berkah & Pahala kebaikan Anda semua di balas Allah SWT. Aamiin..

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (108)