Kitabisa! - Selo Berkarya Untuk Negeri
Selo Berkarya Untuk Negeri

Selo Berkarya Untuk Negeri

Rp 8.492.513
terkumpul dari Rp 3.200.000.000
47 Donasi 0 hari lagi

Cerita

BERKARYA UNTUK NEGERI

Reposisi dari Konsumsi ke Produksi

Fokus masalah utama bangsa hari ini adalah KESEJAHTERAAN, bukan yang lain. Jadi kita harus berfikir dan bertindak keras untuk itu.

Kunci kesejahteraan bangsa itu sederhana. Ada dua langkah besar.

Pertama, perbanyak produksi dalam negeri dalam bentuk barang dan jasa, ini namanya Produk Domestik Bruto atau PDB, dengan begini, kekayaan akan lebih banyak beredar di masyarakat.

Yang kedua adalah distribusi, kekayaan ini harus kita pastikan merata. Hari ini 4% populasi negeri menguasai 90% kekayaan yaang beredar didalam negeri. Timpang sekali.

Jika bangsa ini hanya fokus mengkonsumsi saja, maka uang akan terbelanjakan, itu pasti. Ketika produk yang kita konsumsi bukan KARYA anak negeri, maka uang akan keluar dari negeri ini. Poin pertama dari kunci kesejahteraan akan hilang.

Mari buka ingatan akan produk yang kita konsumsi hari ini. Perhatikan saja brand nya, milik nasional atau asing. Setelah sadar milik asing, coba cek turunan bahan bakunya, lalu coba telusur proses hulu nya. Kita akan menemukan rangkaian proses bisnis yang sama sekali tidak menguntungkan bangsa sendiri. Triliunam rupiah mengalir ke tangan asing.

Maka kita harus memaksa diri kita untuk menjadi bangsa yang memproduksi sesuatu, membuat sesuatu, memenuhi kebutuhan anak bangsanya sendiri. Inilah yang menjadi semangat Kopdar Saudagar Nusantara 2018 : BERKARYA UNTUK NEGERI.

*****

Ada beberapa poin strategis, mengapa kita harus memproduksi kebutuhan kita sendiri.

1. Hanya negara manufaktur yang dapat menyerap tenaga kerja dengan massive.

Hari ini angka pengangguran sangat tinggi. Itu pun sudah dikurangi tenaga kerja yang bekerja di sektor informal, dimana banyak sahabat muda kyang digaji tidak layak. Karena memang bekerja di kaki lima.

Semua ini terjadi karena kita hanya negeri pemakai. Mulai dari mobil, pesawat, smartphone, turbin dan banyak kebutuhan negeri ini, tidak diproduksi oleh negeri ini. Ini yang kemudian membuat kita hanya menjadi penjual. Makan margin barang. Hanya gerak di fungsi distribusi. Tidak membuat sesuatu sama sekali.

Jika kita memproduksi, maka pabriknya di Indonesia, seluruh proses bisnis dari hulu sampai hilir akan dilakukan oleh anak bangsa sendiri. 135 juta anak bangsa akan mendapatkan pekerjaan yang layak. Proses produksi akan membutuhkan banyak SDM untuk terlibat.

2. Hanya dengan memproduksi sesuatu, tenaga ahli researcher kita jadi terpakai.

Dengan membuat sesuatu, kita akan memiliki anggaran untuk membayar para ahli dan researcher. Kita akan mampu membayar para Doktor secara layak. Para peneliti akan punya anggaran untuk melakukan penelitian.

Akan lahir produk baru, produk masa depan, proses bisnis yang lebih murah, mudah dan berkualitas. Semua itu bisa kita bayar jika memang proses produksinya kita kuasai. Kalo kita hanya pemakai atau penjual, darimana kita mau belanja riset?

Dengan memproduksi, kita dapat MEMULANGKAN KEMBALI Diaspora Bangsa ini yang tercerai berai ke negera lain. Mereka bukan tidak cinta negeri ini, tapi ilmu dan kapasitas mereka tidak bisa dipakai dan dihargai di negeri ini. Karena mereka tenaga ahli, tenaga riset, tenaga pemikir.

Jika bangsa ini hanya berfungsi menjualkan, untuk apa para Doktor turun jaga toko?

Pulangnya para Doktor (S3) akan mempercepat pembangunan. Keilmuwan yang dipadukan dengan tekad pembangunan akan melesatkan bangsa ini.

3. Konsep negara produksi akan menjaga arus uang tetap didalam negeri, bahkan menyedot arus uang dari luar.

Dengan membuat produk sendiri, semua ongkos produksi yang terbeban ke harga barang akan kembali ke anak negeri.

Jika kita menggunakan produk asing, dan tidak memberikan alternatif produk nasional untuk anak bangsa sendiri, maka uang belanja konsumsi ini akan lari ke luar negeri : FLIGHT CAPITAL.

Pabriknya di luar negeri, buruhnya bukan orang Indonesia, biaya produksinya berada di luar negeri, begitu dijual ke anak negeri, artinya kita sedang membiayai proses itu semua. Uang keluar.

Berbeda jika kita membuat produk untuk diri kita sendiri. Suka gak suka kita harus belanja barang, belanja mobil, belanja TV, belanja pesawat, jika semua hal itu kita yang produksi, maka uang akan berputar kembali didalam negeri.

4. Bangsa Indonesia yang kaya sumber daya alam, membutuhkan proses lanjutan untuk menambah nilai jual.

Ratusan juta ton batu bara terproduksi setiap tahunnya. Ratusan juta ton batubara tersebut dieksport keluar negeri untuk MENTENAGAI bangsa lain membangun lini produksi negerinya.

Batu bara kita mentenagai pabrik mereka, melelehkan baja mereka, mentenagai produksi mereka. Akhirnya kita hanya mendapat 100$ kurang lebih untuk setiap ton-nya.

Bayangkan jika batu bara tersebut masuk ke PLTU negeri sendiri. PLTU swasta nasional. Lalu kita produksi listrik untuk bangsa kita sendiri. Bahkan kita jual ke asean.

Bayangkan jika batubara tersebut kita gunakan sendiri di pabrik-pabrik baja kita, di pabrik-pabrik manufaktur kita, tentu nilai 100$ per ton akan menjadi lebih nilainya. Ia menjadi nilai tambah lebih lanjut. Mentenagai produk dalam negeri.

Begitu juga sumber daya yang lain. Kita harus menjaga bahan baku negeri ini agar kita gunakan sendiri. Kita gunakan pada proses pembuatan produk nasional.

Kita akan bikin pesawat.
Kita akan bikin mobil.
Kita akan bikin smarphone.
Kita akan bikin produk elektronik
Kita akan bikin sepeda motor.
Dengan bahan baku dalam negeri.

5. Bangsa yang mampu memproduksi kebutuhannya, akan menjadi bangsa yang mandiri. Besar dan disegani.

Setelah kita mampu memenuhi kebutuhan negeri kita sendiri, kita akan memiliki harga diri.

Kita akan membangun industri pertanian dan perkebunan yang efisien. Produksi beras nasional akan berada diatas kebutuhan dalam negeri.

Industri peternakan kita akan maju dan pesat. Biaya produksi akan turun, kualitas akan naik, suatu hari kita akan menjadi negeri pengekspor daging pangan terbesar dunia.

Kita akan membuat pesawat tempur sendiri, kapal induk sendiri, persenjataan sendiri.

Ini semua ujungnya kemandirian, harga diri, keberdayaan. Inilah kondisi BANGSA BERDAYA yang kita cita-citakan.

*****

4cf16ebe28f0380de1fe467e4789dfb90a204336

Dalam mengkonkretkan langkah tersebut, Kami Serikat Saudagar Nusantara (SSN) bekerjasama dengan Group Lentera Abang Ricky Elson. Bersama Bang Ricky, kami mencanangkan produksi prototype mobil listrik SELO 2 sebagai SIMBOL CITA-CITA anak bangsa, bahwa suatu saat bangsa ini akan menjadi BANGSA BERKARYA.

87b2a71c7f06d77ae97ad7005ca09b0be25d9893

Dengan semangat BERKARYA UNTUK NEGERI, kami menghimpun seluruh anak bangsa yang hatinya bersepakat dengan cita-cita dan tujuan kami.

Dengan semangat narasi di atas, untuk mecinptakan Bangsa yang berjaya Kami, Serikat Saudagar Nusantara mengajak untuk semua elemen bangsa, untuk ikut andil dalam sebuah karya yang kami yakini akan membangkitkan semangat berkarya bangsa ini.

d32c520e1a9b055117b2dbff2d8650cbf8ac5f24

dengan project SELO 2 ini kamu berharap akan muncul anak bangsa yang mandiri, dengan niat tulus berkarya untuk membangun Bangsa Indonesia untuk lebih bisa bersaing diperkonomian internasional.

59d8631d6e9e77eec693e7501eaefb8bd6b28971

KOPDAR SAUDAGAR NUSANTARA
sebuah perhelatan acara besar yang mengundang dan menyatukan semua pengusaha di Indonesia dari Mikro hingga Besar. untuk meningkatkan semangat juang ekonomi untuk bangsanya. di sinilah nanti SELO 2 akan diluncurkan di depan 8000+- pengusaha dari seluruh Indonesia, yang akan hadir dari seluruh pelosok negeri.

1e545475170a6b8b79c3a01d0cc734b19621a119

dengan hadirnya SELO 2 ini kami berharap, antara anak bangsa yang memiliki tekad berkarya dan pengusaha yang memiliki modal, bekerja sama, bermitra untuk menciptakan sebuah karya yang akan mengembalikan kekuatan ekonomi Bangsa Indonesia.

0a93016e9bead81108b1c9d64e5cf449444d3c66

Kopdar Saudagar Nusantara akan diselenggarakan pada tanggal 14-16 Desember 2018 di Sentul International Convention Center, Sentul City, Bogor.

untuk informasi lebih lengkap mengenai Kopdar Saudagar Nusantara bisa masuk ke website kami di

www.kopdarsaudagar.com

bagi sahabat yang ingin berpartisipasi dalam karya bangsa ini bisa langsung bedonasi dengan cara:

1. Klik "Donasi Sekarang"

2. lalu isikan jumlah dan pesan donasi, lalu setelah selesai klik "lanjut"

3. pilih metode pembayaran yang bisa diraih dengan mudah, setelah selesai centang pernyataan "saya setuju dengan keterangan & syarat donasi di kitabisa.com

4. klik lanjut, dan akan muncul rekening tujuan trf sesuai dengan metode yang Anda pilih selanjutnya

5. selesaikan Donasi sesuai dengan jumlah dan kode uniknya, sebelum waktu tenggang habis.

6. jika sudah selesai melakukan transaksi berdonasi, maka tunggu konfirmasi, dari kitabisa.com

sekecil apapun partisipasi Anda adalah bentuk kepedulian untuk perekonomian Bangsa yang lebih baik.

Mari nyalakan lilin...
Dan berhenti mengutuk kegelapan...

Mari membangun...
Dan berhenti sekedar berkomentar...

Mari bersatu...
Dan berhenti bercerai berai...

Rendy Saputra
Narator Bangsa


Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (47)