Kitabisa! - Bantu Morel Melawan Kanker
Bantu Morel Melawan Kanker

Bantu Morel Melawan Kanker

Rp 1.015.561.785
terkumpul dari Rp 1.000.000.000
2362 Donasi 0 hari lagi

Cerita

1a29c4c9-61ad-4dd3-be2a-c857e13d9bc7.jpg
From left to right: Dewi (mother), Morel, Moreno (brother) ,  Moris (father)

Dua minggu lalu, Dewi tengah merencanakan pesta bertema Ultraman untuk putranya, Morel, yang akan menginjak usia 5 tahun. Ketika itu, Morel masih sehat dan kuat – layaknya Ultraman, sang tokoh pahlawan super favoritnya. Semua persiapan untuk pesta ulang tahun Morel pun telah rampung. Dewi juga sudah memesan paket bento berbentuk Ultraman untuk teman-teman Morel, sebelum ia kemudian mengantar Morel ke sekolahnya di Santa Ursula BSD seperti biasa. Namun, tak lama berselang, Dewi menerima telepon dari kepala sekolah Morel. Beliau memberi tahu Dewi bahwa ada bengkak besar di mata kanan Morel. 

Just 2 weeks ago, Dewi was planning an Ultraman Birthday Party for his then healthy 4-year-old Morel. Ultraman is Morel’s favorite superhero character. Everything was set and she even ordered bento boxes in a form of Ultraman for Morel’s friends. She dropped Morel to school at Santa Ursula BSD as usual, when suddenly she got a call from the headmaster, telling her that Morel’s right eye is swollen disproportionately. She took him to a doctor and they told him it was cancerous. 

2691e57d-5eaf-452d-bf4c-c377c10ac553.jpg
Morel (5 year old) is an active kid who enjoys outdoor activities and adores all kinds of superheroes characters.

Dewi segera membawa putranya ke dokter, yang memberi tahunya bahwa Morel ternyata terkena kanker. Tak berhenti di situ – kanker Morel ternyata telah menyebar ke kedua ginjalnya, paru-paru, punggung, hingga sistem pencernaannya. 

With a heavy heart, Dewi and Morel went to KKH Singapore for further tests and biopsy. He was then diagnosed with High Grade B-Cell Lymphoma. And that’s not all, the stadium 4 cancer has spreaded to Morel’s both kidneys, lungs, back, and digestion system.

5f53565f-93bf-4b3b-94a2-25cb21f356d9.jpg
Morel after his first chemoteraphy treatment at KKH, Singapore. 

Dokter menyarankan agar Morel menjalani kemoterapi selama 6-9 bulan, dengan kemungkinan sembuh sebesar 80%. Hari ini (19 Februari 2019), Morel telah menerima kemoterapi pertamanya, dari sekian banyak rangkaian pengobatan yang tersisa.

Kita semua tahu betapa mahalnya perawatan kanker. Biaya pengobatan Morel saat ini diprediksikan akan mencapai SGD 100,000. Dewi telah menjual apartemen dan mobilnya, untuk menutupi biaya tersebut, tetapi itu pun masih belum cukup. 

Sebagai orang tua, kita pasti rela memberikan apapun untuk anak-anak kita. Namun, tentu kita membutuhkan bantuan orang di sekitar dalam perjuangan kita sebagai orangtua. Mari bersama kita yakinkan Dewi bahwa ia tidak sendiri dalam perjuangannya. Mari kita buka pintu hati dan berbagi sebagian rejeki kita. Untuk Dewi. Untuk Morel. Dan yang paling penting, untuk mewujudkan solidaritas kemanusiaan kita.

The doctor suggested 6-9 months long chemoteraphy, with a 80% chance of success. Today (February 19, 2019) Morel went through his first from many chemoteraphy procedures. 

We all know that cancer is expensive. Morel’s estimated bill is SGD 100,000. Dewi has sold her apartment and her car to fund, and it’s not enough. 

As parents, we are willing to lose all of our arms and legs for our kids. But we need help to fight. Please let Dewi knows at this moment, that she is not alone in this fight. Please donate. For Dewi. For Morel. And most importantly, for humanity. 


Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (2362)