Kitabisa! - Bantu Nara Bisa Mendengar
Bantu Nara Bisa Mendengar

Bantu Nara Bisa Mendengar

Rp 178.406.301
terkumpul dari Rp 300.000.000
705 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Danendra Nararya Hannan (2thn 9bln) atau yang biasa kami panggil Nara, adalah putra pertama kami. Nara tumbuh menjadi anak aktif dan periang, Nara membawa kebahagiaan bagi keluarga kami. Meskipun demikian, seiring dengan perkembangan usianya, ada beberapa milestone yang kami nilai Nara belum juga mencapainya. Salah satu yang menjadi ganjalan bagi kami adalah tidak seperti anak-anak yang lain, sejak lahir Nara terlihat tidak terlalu merespon terhadap suara, bahkan terhadap suara keras sekalipun. Hingga pada usia satu tahun saat Nara mulai belajar berjalan, ia tidak menoleh jika kami panggil namanya. Kami curiga ada masalah dengan pendengaran Nara.

Tanggal 29 Agustus 2017, kekhawatiran dan kecurigaan kami terbukti saat kami membawa Nara untuk tes BERA (brainstem evoke response audiometry) di Kasoem Hearing Center, Bandung. Pada saat itu, Nara berusia 15 bulan. Hasil tes BERA menyatakan Nara mengalami Profound Hearing Loss (gangguan pendengaran sangat berat) atau dengan kata lain, tuli. Nara hanya bisa mendengar suara di atas 95db atau setara suara deru pesawat dari jarak dekat. Yang berarti selama ini Nara tidak pernah mendengar suara-suara di sekelilingnya, ungkapan sayang Ayahnya, atau nyanyian nina bobo Ibunya. Pedih rasanya menerima kondisi yang ditakdirkan kepada anak kami. Masa-masa itu adalah waktu yang paling berat untuk kami jalani. Tidak ada orangtua yang berharap anaknya terlahir dengan kekurangan. Kami tidak menyangka bahwa perjuangan untuk dapat mendengar akan menjadi perjuangan panjang bagi Nara.

8bf851bc-c53a-429c-82e9-d8e4debc61f5.jpg

Nara Saat menjalani Tes Bera

17e3e9d7-8c7f-4cc0-bfc0-9a918c0518d2.jpg

Hasil Tes BERA 1

f8b44b18-be44-4cc5-8173-45d1a06dd090.jpg

Hasil Tes BERA 2

a0408b1b-6225-4ba0-9e47-aebc06187ab4.jpg

Hasil Tes OAE

Meskipun demikian, dengan perlahan, kami mencoba untuk bangkit. Kami menyadari bahwa semua ini adalah rencana terbaik dari Allah SWT untuk keluarga kami. Tidak ada yang perlu disesali dengan kondisi yang menimpa anak kami, yang harus dipikirkan adalah apa yang bisa kami lakukan untuk masa depan Nara. Terus terang kami awam sekali mengenai masalah Hearing Loss, keluarga terdekat dan teman-teman kami tidak ada yang pernah mengalaminya sehingga kami benar-benar minim informasi mengenai hal tersebut. Beruntung melalui internet, kami dapat menggali informasi tentang kondisi Nara. Ternyata, Nara tidak sendiri, banyak juga anak-anak lain yang mengalami kondisi serupa, sehingga kami dapat belajar bagaimana untuk menangani kondisi spesial anak kami. Langkah pertama yang kami lakukan adalah memesan Alat Bantu Dengar (ABD) berdaya Super Power khusus untuk anak dengan kondisi tuli berat. Setelah itu, Nara intensif menjalani terapi AVT (Audio Verbal Therapy) dengan harapan ia bisa segera mendengar dan nantinya, berbicara. Perjalanan terapi ini telah berjalan lebih dari satu tahun.

Pada tanggal 31 Agustus 2018, kami melakukan evaluasi pendengaran Nara setelah satu tahun memakai ABD. Hasilnya, Nara telah bisa mendengar pada rentang pendengaran 60db dengan memakai dua alat di telinganya. Hal ini menunjukkan telah ada kemajuan, meskipun tidak cukup baik mengingat untuk dapat meniru suara dan berbicara seperti orang-orang pada umumnya, rentang pendengaran harus berada di 20db. Hasil ini menjawab pertanyaan kami, mengapa setelah satu tahun penggunaan ABD Nara belum juga bisa mengucapkan satu kata pun, baik namanya sendiri atau memanggil ayah ibunya. Selama ini, meskipun telah memakai alat, Nara tampak sangat kesulitan untuk meniru dan memproduksi suara.  

29393590-4923-4e21-afd0-50fefc239781.jpg

Hasil tes evaluasi penggunaan ABD

Pemeriksaan ini telah sampai pada kesimpulan bahwa supaya Nara bisa optimal mendengar dan belajar berbahasa, perlu ada usaha lain yang kami lakukan, dengan menempuh satu lagi upaya yang tersedia, yaitu operasi Cochlear Implant (Implan Koklea). 

Implan Koklea adalah teknologi terkini yang memungkinkan anak tuli bisa mendengar dan belajar berbicara. Sayangnya, harapan kami ini tidak dapat segera kami laksanakan karena meskipun biaya operasi implan koklea dapat ditanggung BPJS, ternyata harga alat Implan Koklea sangat mahal dan untuk saat ini tidak terjangkau oleh kemampuan finansial keluarga kami. Di Indonesia belum ada asuransi yang menanggung pembelian alat Implan Koklea yang harga paling murahnya sekitar Rp. 300.000.000, untuk sepasang alat implan di kedua telinga.

Kendala biaya ini tidak lantas memupus harapan kami, suatu saat mungkin kami mampu membeli alat tersebut, namun yang kami sadari adalah usia Nara tidak bisa menunggu. Nara hampir menginjak usia tiga tahun, dan kami tidak ingin usia emasnya untuk belajar bahasa tidak digunakan secara optimal. Mimpi kami adalah berusaha dengan semaksimal mungkin untuk mengembangkan potensi Nara, karenanya kami berharap Nara dapat segera menjalani Implan Koklea.

Saya bekerja sebagai Dosen di Perguruan Tinggi Negeri dan suami bekerja sebagai Pegawai BUMN. Saat ini kami hanya mampu mengumpulkan biaya untuk membeli satu alat implan untuk Nara. Melalui tulisan ini, kami mencoba membuka diri demi Nara, anak kami. Kami memohon kemurahan hati dan uluran tangan Bapak/Ibu untuk membantu kami memaksimalkan ikhtiar perjuangan Nara untuk mendengar, dengan mengupayakan Implan Koklea untuknya. Atas bantuan moril maupun materi dari Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih banyak, Jazakallahu Khairan Katsiraa. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak/Ibu dengan berlipat ganda.

Ferli Hasanah

———————————————————————

Rekan-rekan, Bapak/Ibu semua yang baik dan mulia hatinya, saya sebagai temen dari Ibu nya Nara, mengajak semuanya yuk kita bantu wujudkan Nara agar bisa mendengar suara Ayah Ibu nya, dan dengan Nara nantinya bisa Mendengar, Nara akan belajar Berbicara. 1f60a.png1f60a.png Semoga Allah mudahkan perjuangan Nara beserta kedua orangtuanya. Bantu Do’anya rekan semuanya 1f64f.png 

Irfan Ramdani

__________________________________

Pertanyaan mengenai Nara     : 085624576759 (Ferli)

                                                bit.ly/TanyaTentangNara

Instagram                              : @danendranararya

Youtube                                 : Danendra Nararya Hannan


e733a968-c325-4aba-a0d5-2962b9e7b4ca.jpg
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (705)