Kitabisa! - Musibah Campak dan Gizi Buruk di Asmat Papua
Musibah Campak dan Gizi Buruk di Asmat Papua

Musibah Campak dan Gizi Buruk di Asmat Papua

Rp 75.042.324
terkumpul dari Rp 200.000.000
449 Donasi 0 hari lagi
NU CARE-LAZISNU
Akun telah terverifikasi

Cerita

NU PEDULI KEMANUSIAAN

Korban wabah campak dan gizi buruk yang tengah melanda Kabupaten Asmat Provinsi Papua, kian bertambah. Menurut laporan medis Kabupaten Asmat, tercatat 79 anak dikabarkan meninggal dunia sampai tanggal 29 Januari 2018 pukul 06.00 WIT.

Musibah ini menimpa 23 distrik (kecamatan) yang mencakup 224 kampung (desa). Jumlah penderita campak juga kian meningkat sampai angka 646 jiwa, sedangkan penderita gizi buruk mencapai 144 jiwa.

f7a100b893dd80d0bb0f89b638bd30b474aac03e

4f45cdff3c3d4bb107653dda0ad19b1c5ff81837

Menanggapi musibah tersebut, Tim NU Peduli Kemanusiaan bergegas turun ke lapangan, tepatnya di distrik Agast, Kabupaten Asmat. Agast merupakan salah satu distrik yang memprihatinkan dan banyak yang menderita gizi buruk dan campak.

Di lokasi Agast, Tim NU Peduli Kemanusiaan disambut hangat oleh PCNU Kabupaten Asmat dan juga sesepuh Kampung Syuru.

“Kami bersama sesepuh adat penduduk lokal menyambut baik kehadiran Tim NU Peduli Kemanusiaan. Ini merupakan bentuk kepeduliaan NU terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) yang menimpa daerah kami,” terang Kiai Nur Kholis, Ketua Pengurus Cabang NU Asmat.

Untuk mematangkan program yang akan dilaksanakan, tim NU melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan juga para tetua adat. Adanya pengurus NU yang juga merupakan sesepuh adat membuat tim menjadi lebih mudah untuk berkomunikasi dengan warga.

Leo Rahmatulloh Piripas selaku Ketua BAMUSKAM (Badan Musyawarah Kampung) Kampung Syuru menuturkan bahwa masyarakat Asmat masih banyak yang tidak mengerti Bahasa Indonesia sehingga komunikasi menjadi kendala.

"Sosok Leo sangat membantu proses pematangan program kami. Beliau memberikan fasilitas Tim NU Peduli Kemanusiaan untuk datang ke Jew (rumah adat). Di Jew, para sesepuh adat melaksanakan rapat dan hasilnya mengizinkan kepada tim untuk menjalankan program,” kata M. Wahib, Koordinator Tim NU Peduli Kemanusiaan.

d5943501ad956b26c025f39ec41a3aec14af26c3

Adapun program yang akan dilaksanakan menurut dr. Makky Zamzami (tenaga medis tim NU) adalah fokus pada penambahan nutrisi untuk anak-anak.

“Untuk menambah nutrisi pada anak-anak akan kami berikan vitamin, susu dan biskuit. Program ini akan dilakukan secara berkala dan melibatkan para tokoh masyarakat, tokoh adat dan pengurus NU setempat. Guna menjalankan dan melakukan pendampingan program, serta melakukan monitoring untuk melihat perkembangan gizi anak.”


Mari, kepada saudara-saudara sekalian, kami Tim NU Peduli Kemanusiaan mengajak handai tolan, para dermawan, untuk bergabung; bersama kita bantu masyarakat Asmat dari gizi buruk dan wabah campak.

Kepedulian Anda bisa disalurkan melalui kami, NU Care-LAZISNU, dengan cara:
1. Klik "DONASI SEKARANG" pada halaman ini
2. Hubungi ke nomor WA kami di: 081398009800.

Terima kasih.
Kepedulian kita adalah senyum untuk mereka.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (449)