NusantaRun Chapter 8: #TerusBelajar
NusantaRun Chapter 8: #TerusBelajar

NusantaRun Chapter 8: #TerusBelajar

Rp 660.034.401
terkumpul dari Rp 2.000.000.000
5655 Donasi 0 hari lagi

Informasi Penggalangan Dana


Cerita

Pada Senin (2/3/2020), Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus virus korona atau Covid-19 pertama di Indonesia. Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan virus korona sebagai pandemi global pada Rabu (11/3/2020). Pengumuman Covid-19 sebagai pandemi global disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, Swiss.

Untuk menghambat penyebaran virus korona, Presiden Joko Widodo mengambil kebijakan: “Kerja dari Rumah, Belajar dari Rumah, Ibadah dari Rumah”. Berbagai fasilitas publik juga ditutup, termasuk institusi pendidikan seperti sekolah dan universitas. Pun begitu, proses belajar mengajar masih dapat dilakukan dengan metode pembelajaran jarak jauh dengan mengandalkan sarana daring.

Dampak darurat pandemi Covid-19 dalam dunia pendidikan dirasakan oleh guru, murid, dan juga orang tua. Bagi guru, mereka tidak dapat memandu proses pembelajaran dengan murid secara langsung; tidak dapat menggunakan sumber daya yang tersedia di sekolah; serta terbatasnya komunikasi dengan rekan kerja dan pemimpin sekolah. Sementara bagi murid, mereka tidak dapat mengikuti proses pembelajaran dengan guru secara langsung; tidak dapat melakukan aktivitas atau kegemaran sebagaimana biasa; serta terbatasnya komunikasi dengan teman bermain. Bagi orang tua, tentu dibutuhkan waktu dan energi lebih untuk mendampingi proses pembelajaran anak; tuntutan kebutuhan ini tidak terlepas juga bagi orang tua bekerja.

Institusi pendidikan telah mengubah kegiatan pembelajaran secara tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh yang memanfaatkan gawai dan jaringan internet. Tantangan yang muncul pada sistem pembelajaran jarak jauh antara lain: ketimpangan akses sumber belajar, kebutuhan belajar dan psikologis murid yang berbeda-beda, serta terbatasnya kendali yang dimiliki guru pada lingkungan belajar.

Menjawab berbagai tantangan tersebut, NusantaRun bekerja sama dengan Yayasan Guru Belajar merancang Program #TerusBelajar, yang bertujuan membantu kepala sekolah dan guru melakukan pembelajaran jarak jauh yang merdeka belajar; membantu institusi sekolah untuk melakukan strategi pembelajaran dan kepemimpinan berdasarkan prinsip 5M (Memanusiakan Hubungan, Memahami Konsep, Membangun Keberlanjutan, Memilih Tantangan, dan Memberdayakan Konteks); serta membangun jejaring sekolah merdeka belajar yang mempraktikkan pembelajaran dan kepemimpinan merdeka belajar secara berkelanjutan.

Program #TerusBelajar akan dilaksanakan di lima kabupaten di Provinsi Jawa Timur, antara lain: Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, dan Kota Kediri.

NusantaRun percaya, tidak ada yang boleh menghalangi setiap manusia untuk belajar dan menuntut ilmu, apa pun itu dan siapa pun itu. Untuk itu, NusantaRun mengajak semua orang untuk terus berpartisipasi memajukan pendidikan di tengah berbagai badai yang menghampiri.

NusantaRun mengajak kamu untuk ambil bagian memastikan siswa-siswi di Jawa Timur #TerusBelajar. Jangan sampai langkah mereka terhenti, jangan sampai impian mereka terkubur. Seperti kata Malcolm X, “Pendidikan adalah paspor ke masa depan, karena besok milik mereka yang mempersiapkannya hari ini.”

English:

On Monday (2/3/2020), President Joko Widodo accompanied by Health Minister Terawan Agus Putranto announced the first case of the corona virus or Covid-19 in Indonesia. Previously, the World Health Organization (WHO) announced the coronavirus as a global pandemic on Wednesday (11/3/2020). The announcement of Covid-19 as a global pandemic was conveyed directly by WHO Director General Tedros Adhanom Ghebreyesus in Geneva, Switzerland.

To prevent the spread of the coronavirus, President Joko Widodo adopted a policy: "Work from Home, Learn from Home, Worship from Home". Various public facilities have also been closed, including educational institutions such as schools and universities. Even so, the teaching and learning process can still be conducted by using distance learning methods through online platforms.

The impact of the Covid-19 pandemic emergency in the world of education adversely affects teachers, students, and  parents. Teachers are not able to directly guide the learning process; unable to use the resources available at school; and unable to effectively communicate with colleagues and school leaders due to the limited communication tools. Furthermore, students cannot participate in the learning process with the teacher directly; unable to do activities or hobbies as usual; and unable to communicate effectively with fellow students. For parents, they have to spend longer time and more energy to accompany their children's learning process; the demand is also applied for parents who work.

Educational institutions have transformed the face-to-face learning activities into distance learning by using internet devices and networks. Challenges appear, including: unequal access to the learning resources, different learning and psychological needs of students, and the limited control from teachers on the learning environment.

Responding to these challenges, NusantaRun in the collaboration with Yayasan Guru Belajar, designs the #TerusBelajar Program, which aims to school institution to conduct distance learning while empowering freedom in learning (merdeka belajar); implement learning and leadership strategies based on the 5M principles (Memanusiakan Hubungan, Memahami Konsep, Membangun Keberlanjutan, Memilih Tantangan, dan Memberdayakan Konteks); and build a network of schools to implement merdeka belajar that practice sustainable learning and leadership.

#TerusBelajar program will be implemented in five districts in East Java Province, including: Ponorogo, Trenggalek, Blitar, Tulungagung, and Kediri.

NusantaRun believes that nothing should prevent every human being from studying, whatever it is and whoever they are. Therefore, NusantaRun invites everyone to participate in advancing education in the midst of the catastrophe that is currently approaching.

NusantaRun invites you to take a part in ensuring the students in East Java to keep on learning (#TerusBelajar). Don't let their steps stop, don't let their dreams get buried. As Malcolm X said, "Education is a passport to the future, because tomorrow belongs to those who prepare for it today"



Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


icon-flash-message

Doa-doa #OrangBaik

Terbaru
  • Terbaru
  • Terpopuler
Loading...

Donasi (5655)


Fundraiser