Bocah Oktaviani, 6 Tahun Dengan Gumpalan di Wajah
Bocah Oktaviani, 6 Tahun Dengan Gumpalan di Wajah

Bocah Oktaviani, 6 Tahun Dengan Gumpalan di Wajah

Rp 3.556.086
terkumpul dari Rp 50.000.000
19 Donasi 0 hari lagi


Cerita

Bocah Miskin Ini Dibiarkan Wajahnya Penuh Gumpalan Selama 6 Tahun

CIAMIS - Oktaviani, bocah perempuan berumur enam tahun asal Kampung Gunungdamar, Desa Sindangasih, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, diketahui selama ini tak memiliki kesempurnaan fisik di wajahnya sejak lahir.

Selain itu, ia sejak lahir tak memiliki tempurung kepala belakang secara normal seperti anak-anak lainnya.

Bocah ini pun sehari-hari hanya bisa duduk di pelukan ibunya, Tati Nurhayati (40), tanpa bisa melihat dan beraktivitas normal.

Menurut Tati, anak bungsunya dari empat bersaudara tersebut selama ini hanya bisa mendengar dan belum bisa berjalan seperti anak seusia lainnya.

"Anak saya sudah cacat sejak lahir seperti ini. Bahkan waktu lahiran anak saya sudah divonis oleh dokter hanya bisa bertahan selama satu minggu saja. Tapi alhamdulilah sampai sekarang anak saya bisa tumbuh besar," jelas Tati kepada Kompas.com, Jumat (28/10/2016).

Kondisi wajah Oktaviani selama ini sangat mengkhawatirkan dan perlu penanganan medis. Wajahnya hanya terlihat seperti gumpalan dan tak bisa melihat karena kedua matanya tertutup.

Tempurung otaknya tak sempurna membuat fungsi otak menjadi tak normal. Untuk makan dan minum, dia memakai sedotan.

"Saya hanya bisa pasrah dan berharap anak saya bisa sembuh dan normal kembali seperti yang lain," kata dia.

Selama ini, Tati dan suaminya, Suryana (32), yang hanya bekerja sebagai buruh pabrik kayu belum pernah membawa anaknya berobat ke dokter karena keterbatasan biaya. Mereka hanya bisa mengobati anaknya dengan cara tradisional.

Tati dan suaminya masih tinggal di rumah orangtua Tati yang semi-permanen berdinding bambu. Rumah tersebut berada di perkampungan terpencil dan berjarak puluhan kilometer dari pusat kota Ciamis.

"Belum pernah ke dokter tak punya biaya," kata dia.

Saat ini, Oktaviani sudah berada di RSHS Bandung dan ditangani dokter khusus. Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta) dan Iin (Bupati Ciamis) juga telah turut membantu proses memasukan Oktaviani ini ke Rumah Sakit. Namun, keduanya berharap masyarakat lainnya bisa ikut membantu dan sedikitnya meringankan penderitaan bocah tersebut.

"Sekarang sedang diperiksa dulu di RSHS. Nanti hasilnya akan bagaiaman tindakan selanjutnya," ungkap dia.

Kompas.com berinisiatif menggalang dukungan dari publik melalui Kitabisa.com untuk dek Oktaviani, dimana dukungan tersebut bisa dipergunakan dalam membantu meringankan biaya medis pengobatan Dek Oktaviani. Donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan Kompas.com kepada keluarga Dek Oktaviani.

Semoga budi baik Bapak dan Ibu mendapatkan balasan seribu kali lipat dari Yang Maha Kuasa

Sumber: http://regional.kompas.com/read/2016/11/11/1416491...

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (19)