Kitabisa! - Bantu korban gempa Donggala & tsunami Palu Sulteng
Bantu korban gempa Donggala & tsunami Palu Sulteng

Bantu korban gempa Donggala & tsunami Palu Sulteng

Rp 150.983
terkumpul dari Rp 50.000.000
2 Donasi 0 hari lagi

Cerita


Halo teman-teman perkenalkan kita dari tim Instagram @fakta.indo.

Jumat (28/9) lalu, telah terjadi gempa sebesar 7.7 SR di Donggala dan Tsunami setinggi 4 meter di Palu. Sampai sekarang sudah terjadi ratusan gempa susulan. 

Peristiwa bencana gempa menyusul tsunami yang menimpa saudara-saudara kita di Palu, Donggala, dan wilayah sekitarnya di Sulawesi Tengah sungguh menyita perhatian kita. 

Dalam sekejap, rumah tempat mereka tinggal luluh lantak. Siapa yang mengira: mereka tiba-tiba kehilangan anggota keluarga yang dicintainya. Hampir semua infrastruktur lumpuh: jaringan komunikasi, ruang-ruang publik, aliran listrik, rumah ibadah, sekolah,  dan lainnya. 

Memang, jarak mereka nun jauh di sana.  Hanya lewat berita dan info di media sosial kita turut bersimpati atas kondisinya. 

Mari jangan berhenti dengan cukup bersimpati. Saya mengajak anda melakukan aksi untuk saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah. Ayo sisihkan apa yang anda punya dengan berdonasi lewat penggalangan dana ini. Donasi yang anda beri adalah pelipur lara atas duka yang sedang mereka alami di sana.

Semua dana yang terkumpul akan didonasikan dan langsung masuk ke campaign Tim ACT (Aksi Cepat Tanggap)

Cara Berdonasi: 

  1. Klik tombol merah "DONASI SEKARANG", masukkan nominal donasi
  2. Pilih metode pembayaran donasi (transfer bank, kartu kredit, Go-Pay)
  3. Segera transfer dengan menyertakan kode unik

Sebarkan link galang dana ini lewat grup WA dan akun media sosial anda.

Respon Darurat Aksi Cepat Tanggap untuk Palu-Donggala

Jumat, 28 September 2018
- Gempa berkekuatan 6 SR pertama terjadi di Donggala pada pukul 14.00 WIB, yang kemudian disusul oleh gempa lainnya.
- Gempa kembali terjadi dengan kekuatan 7,4 SR pukul 17.02 WIB, dan dikategorikan gempa dangkal dan memicu tsunami
- Tsunami menimpa Donggala, Palu, dan sekitarnya pukul 17.22 WIB dengan ketinggian 1-4 meter.
- Tim Disaster Emergency Response (DERM) ACT langsung merencanakan pemberangkatan personil menuju Donggala dan Palu, berkoordinasi dengan Tim ACT Sulawesi Selatan dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Selatan.


Sabtu, 29 September 2018
- Dini hari, Tim Disaster Emergency Response (DERM) ACT berangkat menuju Donggala dan Palu melalui jalur udara ke Gorontalo, lalu disambung dengan perjalanan darat.
- Tim ACT berusaha menghubungi langsung berbagai kontak relawan MRI Sulawesi Tengah, namun tak terhubung karena jalur komunikasi yang putus.
- Sekitar pukul 23.30 WITA, ACT mendapat kabar dari salah satu korban tentang situasi terkini di di Kota Palu.
- Malam hari itu pula, Tim ACT Sulawesi Selatan mendapat kabar manifes penumpang untuk diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI AU sudah didapat, artinya Tim ACT Sulawesi Selatan akan segera diterbangkan menuju Bandara Mutiara SIS Al Jufri di Palu.

Ahad, 30 September 2018
- Pagi hari, 24 relawan ACT Sulawesi Selatan, MRI Sulawesi Selatan, dan tim ACT berangkat dari Bandar Udara Hasanuddin, Makassar menggunakan pesawat Hercules dengan waktu sekitar satu jam perjalanan.
- Setibanya di Palu, 24 relawan bergegas melakukan: evakuasi korban di bawah runtuhan gempa, menyisir pantai Palu untuk mencari kemungkinan korban tambahan, dan mencari titik-titik untuk membuka posko kemanusiaan.
- Satu tim ACT berangkat menggunakan pesawat menuju Palu, dikarenakan kepadatan bandara Palu, tim dialihkan ke bandara Mamuju.
- Di pagi yang sama, MRI Kalimantan Timur berangkat menuju Palu dan Donggala. Total sebanyak 13 orang relawan berangkat dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

Hingga hari kedua pascabencana, ACT telah menurunkan tim yang terbagi di tiga titik dan 1 tim dalam perjalanan. Ada tim Emergency Response-ACT yang menuju Donggala dari Gorontalo, tim MRI-ACT dari Mamuju yang berada di Donggala sebelah barat teluk, tim MRI-ACT dari Sulawesi Selatan di Kota Palu, dan tim MRI-Kalimantan Timur yang menuju Palu dari Balikpapan.

***

Kebutuhan Mendesak Pengungsi Palu-Donggala

    Berdasarkan pengamatan tim ACT di lapangan, berikut sejumlah kebutuhan logistik yang sangat mendesak untuk segera didistribusikan ke pengungsi di Palu-Donggala:

    ***

    Infografis Gempa Bencana Palu-Dongala

        #BersamaHadapiBencana
        #IndonesiaBersamaPaluDonggala

        Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
        Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

        Kabar Terbaru


        Donasi (2)