Kitabisa! - Patungan Pesantren Tahfidz "Para Penjaga Al-Quran"
Patungan Pesantren Tahfidz "Para Penjaga Al-Quran"

Patungan Pesantren Tahfidz "Para Penjaga Al-Quran"

Rp 1.383.034.449
terkumpul dari Rp 1.500.000.000
10276 Donasi 0 hari lagi
Bagian dari Lets ACT Indonesia

Cerita

54ee8ec3-bc67-476a-aaf6-6f9083bf490d.jpg5ffdb0d6-4e8a-4a0a-a40b-b11b0a6cad60.jpg09fbe151-179b-4527-b940-bc5965304a13.jpg594714a7-3a27-4583-bde5-b41dd1c8982c.jpg6cf6d4cc-8a55-46c8-b5ef-35762813c337.jpgd91fb3ac-6997-4791-b3fc-013fcfa2ac62.jpgb4390d58-b525-4ea2-8a1f-2c3f5ba41133.jpg4c72b1f8-998d-4cc9-bff3-692cbb64f69c.jpg6b1fc71f-13f7-42cd-8e9d-93bd631f7cc3.jpg

Cerita Selengkapnya

Sejak 2010, mimpi Ustadz Ade Hery akan banyaknya anak menjadi hafidz Al-Quran dimulai. 

Awalnya, para santri mengaji di masjid. Namun karena jumlah santri semakin banyak, Ustadz Ade menyewa rumah sederhana di Jl. Dewi Sartika No. 86 RT/RW. 002/002, Kel. Pungkur Kec. Regol, Kota Bandung.

Rumah tahfidz Para Penjaga Al-Quran pun berdiri untuk mengajar santri mengaji tanpa megharapkan imbalan sedikitpun

Meski rumah tahfidz ini berada di lingkungan kontras, yaitu di dekat terminal, tempat prostitusi, dan pasar, lantunan ayat suci Al-Quran dari para santri membuat suasana sangat hangat dan nyaman.

“Inilah kebahagiaan yang tak bisa diukur Rumah Tahfidz, bagaikan Oase di tengah sahara, karena kalau di lihat lokasi ini diapit oleh lingkungan yang cukup ‘keras’,” tutur Ustadz Ade.

Demi mengajar para santri, Ustadz Ade meninggalkan pekerjaannya sebagai wakil kepala sekolah. Usaha pun tak menghianati hasil. Saat ini telah ada 200 lebih santri yatim piatu dan dhuafa

Istri Ustadz Ade pun mengikuti jejaknya menjadi pengajar dan mengorbankan jabatan kepala sekolahnya. Saat ini, Ustadz Ade dan istri beserta 4 relawan menjadi pengajar. 

Sayangnya, kapasitas rumah tahfidz tak sebanding dengan jumlah santri yang terus bertambah.

Karena itu, Ustadz Ade ingin sekali membangun pesantren tahfidz. Pesantren tersebut merupakan yayasan yang akan menjadi rumah untuk membina para yatim piatu serta dhuafa belajar agama serta menghafal Al-Quran.

Rincian biaya pembangunan pesantren:
Pembelian Tanah                         : 2 Milyar
Pembangunan Pesantren          : 1,5 Milyar
Fasilitas  : 500 Juta
(PAUD Quran, KamarSantri Putra dan Putri, Kamar Admin)

Ustadz Ade pun rela dan berencana menjual rumahnya untuk tambahan modal pembebasan lahan pesantren. Namun, harga yang mahal dan ketiadaan biaya membuatnya harus berjuang lebih keras.

Karena bagi Ustadz Ade, santri di rumah tahfidz merupakan sumber semangatnya. Mendidik anak-anak dengan Al-Quran, berarti membangun peradaban dengan aturan Allah dan investasi untuk akhirat.

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang sholeh”

(HR. Muslim no. 1631)

______________________________________

Melihat perjuangan dan semangat Ustadz Ade mengajar para santrinya, ACT tergerak membantu Ustadz Ade untuk mendirikan pesantren tahfidz sebagai ladang ibadah.

Mari, bersama bantu Ustadz Ade dirikan pesantren tahfidz dengan cara:

1. Klik "DONASI SEKARANG"
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Kartu Kredit)
4. Dapat laporan via email

______________________________________

Disclaimer:

  1. Donasi yang terkumpul tidak hanya disalurkan untuk biaya pembebasan lahan, namun juga untuk pembangunan serta renovasi masjid atau rumah tahfidz lainnya
  2. Fundraising ini adalah bagian dari Program Disaster Recovery Program (DRP).
  3. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi: Trisna Adi (+62 812-2288-8830)
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (10276)