Deva dan Ribuan Yatim Ingin Jadi Penghafal Quran
Deva dan Ribuan Yatim Ingin Jadi Penghafal Quran

Deva dan Ribuan Yatim Ingin Jadi Penghafal Quran

Rp 355.127.799
terkumpul dari Rp 1.000.000.000
6581 Donasi 41 hari lagi

Rencana Penggunaan Dana

Cerita

Deva (11 tahun) tak pernah tahu seperti apa sosok ayah dan ibu kandungnya. Hanya sang nenek yang mau merawat dan membesarkannya.

***

Kisah Deva mungkin akan membuat haru orang-orang yang mendengarnya. Deva kecil tak pernah mengenal ayah dan ibunya. Sejak bayi, Deva tinggal bersama dengan kakek dan neneknya. Seperti orang tua kandungnya sendiri, Deva kerap memanggil mereka dengan sebutan ‘bapak’ dan ‘mamah’. 

Namun sudah hampir 4 tahun kakeknya pergi meninggalkan Deva sehingga ia hidup berdua bersama sang nenek yang biasa disapa Nek Imih (66 tahun) di Kp. Cinarusa, Desa Mandalawangi Kec. Nagreg Kab. Bandung.

Berulang kali saat ditanya orang tua Deva, Nek Imih selalu mengeluarkan air mata seakan tidak kuat untuk bercerita. Pihak desa menganggap Deva yatim piatu. Ayah Deva pergi tanpa kabar, membuat kondisi Ibu Deva sempat drop. Tidak lama ibunya pergi juga meninggalkan rumah, menitipkan Deva yang masih berusia 9 bulan pada kakek dan neneknya. 

Berkali-kali keluarga mencari keberadaan ibu dan ayahnya Deva namun sampai hari ini pun mereka tidak mengetahui dimana keberadaannya. Ada yang menyebutkan mereka telah meninggal tapi tidak diketahui juga lokasi keberadaan makamnya. 

Meski dibesarkan tanpa sosok ayah dan ibu, Deva adalah seorang anak yang rajin dan penyayang.

Setiap pagi sebelum berangkat sekolah Deva selalu membantu Nek Imih mengangkat air untuk mandi. Setiap hari Deva diberi uang jajan hanya sebesar Rp5.000, namun ia sudah pandai untuk membagi pengeluarannya selama sehari agar tak membebani sang nenek.

Pagi harinya, sebesar Rp1.000 ia pakai untuk membeli sarapan. Sarapan baginya cukup gorengan tempe sebanyak dua buah atau sekedar minum Energen yang dibelinya di warung. Kemudian Rp2.000 Deva pakai untuk jajan di sekolah. Sisanya Rp2.000 Deva pakai untuk jajannya saat berangkat mengaji. 

Deva sangat menyayangi neneknya. Dirinya bercita-cita menjadi hafiz sekaligus pemain sepakbola sukses untuk membahagiakan Nek Imih, satu-satunya orang yang menjaga, mendidik dan merawat Deva.

Deva hobi bermain bola. Namun tiap sore ia juga tak pernah absen untuk mengaji di pesantren dekat rumahnya. Kini Deva sedang bersemangat untuk mengikuti program tahfiz (hafalan Al-Quran). Tak hanya membanggakan nenek dan kakeknya, tapi juga ayah ibunya yang mungkin kini sudah berada di akhirat.

Nek Imih pun selalu berpesan: “Ingin jadi apapun Deva kelak, asalkan Deva jadi anak sholeh, memiliki keteguhan iman dan takwa.” 

Nek Imih juga berharap dapat melihat Deva sekolah pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi sambil dapat menimba ilmu juga di lingkungan pesantren. Dengan begitu, saat Nek Imih telah tiada, Deva dapat menjadi anak yang mandiri dan dapat menjadi sosok yang berguna bagi dirinya sendiri maupun masyarakat sekitar pada umumnya.

***

Sahabat, Deva tak sendirian. Masih banyak anak yatim dan dhuafa disana yang bercita-cita menjadi penghafal Al-Quran. Mari dukung mereka, jangan biarkan mimpi mereka terkubur hanya karena keterbatasan.

eca02676-ecc7-4a1b-9ad1-636203c73e14.jpg
f7cf3d0c-e83d-4a84-8a74-c111abb962ea.jpg

Insya Allah setiap bantuan yang kamu berikan akan menjadi amal jariyah yang tak terputus. 

  1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"
  2. Pilih pembayaran via GoPay/Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI & Credit card
  3. Dapatkan cerita dan perkembangan program melalui email Anda

DISCLAIMER:

  1. Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk anak Yatim dan Dhuafa penghafal Qur’an yang membutuhkan bantuan.
  2. Fundraising ini adalah bagian dari program #HafizYatimDhuafa dari Harapan Amal Mulia yang berfokus dalam membantu Rumah Qur’an, Pesantren, dan Madrasah di Indonesia untuk mencetak penghafal Qur’an. 
  3. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi Whatsapp/Call Center Yayasan Harapan Amal Mulia di nomor: 081 1234 1400
  4. Ikuti update aktivitas para santri penghafal Qur’an melalui akun Instagram @harapanamalmulia 
Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (6581)