Tiap Hari Bapak Kerja Agar Kami Punya Lauk Makan
Tiap Hari Bapak Kerja Agar Kami Punya Lauk Makan

Tiap Hari Bapak Kerja Agar Kami Punya Lauk Makan

Rp 54.351.145
terkumpul dari Rp 90.213.750
1175 Donasi 0 hari lagi

Informasi Penggalangan Dana

Rencana Penggunaan Dana

Cerita

Saya cari nafkah biar anak-anak bisa makan dan bisa lanjut sekolah, supaya jadi orang sukses, enggak seperti saya. Makanya, saya tetap bekerja betapapun sakitnya badan saya,” tutur Pak Nurhasan (63).

Meski letih amat terasa di tubuhnya yang berusia senja, namun keenam anaknya masih membutuhkannya, terutama sejak istri Pak Nurhasan meninggal 3 tahun silam akibat penyakit TBC.

a28e1629-84e1-4866-b9a0-4ea1f7b19389.jpg

Terik panas matahari yang begitu menyengat di kepala, tetap Pak Nurhasan lawan agar hari itu ia dapat mengisi perut keenam anaknya yang tengah menunggu di rumah.

Berkilo-kilo pasir sudah Pak Nurhasan angkut setiap harinya. Tak banyak upah yang bisa ia raih, terlebih penghasilan menurun menjadi 20ribu/hari sejak pandemi.

24c947ee-ce15-4778-92b4-ad0eb9a0ce78.jpg

Sehari-hari, Pak Nurhasan dan anak-anaknya mencukupkan diri dengan hanya memakan nasi dan kerupuk saja. Sesekali mereka bisa makan ikan asin, sudah menjadi menu mewah bagi mereka.

Makan nasi dan kerupuk sudah cukup bagi kami. Terkadang dua piring nasi untuk dimakan bersama satu keluarga. Apalagi, penghasilan bapak lagi menurun karena ada pandemi ini.

Tapi bapak bekerja sangat keras untuk aku dan adik-adik, agar kami tidak makan nasi dan kerupuk terus setiap harinya,” ucap anak pertama Pak Nurhasan.

fddc8e97-d930-4455-a2ba-27188c09f89f.jpgde2749b3-9d6b-4cf8-b664-a15949ab1961.jpg

Bersama keenam anaknya, Pak Nurhasan tinggal di sebuah rumah yang sangat memprihatinkan bahkan hampir roboh karena sudah terlalu tua. 

Memasuki musim penghujan, Pak Nurhasan juga harus memenuhi biaya perbaikan rumah yang hanya berdindingkan anyaman bambu, mulai rusak diterpa hujan deras.

c3858b4c-8ac4-459c-ade1-06b6bc3c73a2.jpg

Belum lagi, ada kebutuhan sekolah yang di antaranya masih memiliki tunggakan yang harus ia penuhi. Bahkan untuk sekadar mengisi perut saja mereka terpaksa makan dari dua piring nasi untuk satu keluarga.

Mungkin bagi sebagian dari kita, memiliki begitu banyaknya pilihan menu makanan, tetapi tidak bagi keluarga Pak Nurhasan.

Mungkin bagi sebagian dari kita, sekolah mudah ditempuh dan perlengkapan sekolah mudah didapat, tetapi tidak bagi anak-anak Pak Nurhasan.

Mungkin sebagian dari kita tengah menikmati hidup di usia senja, tetapi tidak bagi Pak Nurhasan.

Sungguh miris kondisi Bapak Nurhasan, tetapi di tengah banyak kekurangan dan keterbatasan, cita-cita Pak Nurhasan ingin anak-anaknya sukses tidak pernah padam.

Sahabat, yuk berbagi sedikit kebahagiaan yang ada pada kita agar Pak Nurhasan dan keenam anaknya tidak lagi memikul beban berat dalam kehidupan mereka. Berikan kebahagiaan terbaikmu untuk mereka dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”. (HR. Ahmad).

Disclaimer : Fundraising ini merupakan bagian dari program Bantuan Biaya Hidup yang mana penghimpunannya akan disalurkan untuk membantu biaya hidup Keluarga Dhuafa. Dana yang terhimpun akan disalurkan tidak hanya untuk Pak Nurhasan tetapi juga untuk keluarga dhuafa lainnya.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


icon-flash-message

Doa-doa #OrangBaik

Terbaru
  • Terbaru
  • Terpopuler
Loading...

Donasi (1175)


Fundraiser