Kitabisa! - Project O
Project O

Project O

Rp 30.292.682
terkumpul dari Rp 100.000.000
40 Donasi 0 hari lagi
Project O 2016
Akun belum terverifikasi

Cerita

Established in October 2010 under PPIA RMIT University, and ever since then Project O keeps on supporting underprivileged children to break the poverty cycle through educational support in Indonesia.

Our mission:

  1. To provide sustainable funding for school programs in Indonesia and educational opportunities for underprivileged children.
  2. To minimize the number of underprivileged children who struggle to achieve basic education.
  3. To plant the seeds of compassion and charity in the hearts of both Indonesians and locals alike.
  4. To invest in the character and skills of young Indonesians as the future leaders of Indonesia and to pave the way for them to be the agent of change in Indonesia.

Didirikan Oktober 2010 dibawah PPIA RMIT University, dan sampai sekarang terus membantu anak-anak indonesia untuk memutus siklus kemiskinan melalui pendidikan.

Misi kami:

  1. Untuk menyediakan bantuan dana yang berkelanjutan bagi program-program dan kesempatan bersekolah anak-anak.
  2. Mengurangi jumlah anak-anak yang tidak dapat masuk ke pendidikan dasar.
  3. Untuk menanamkan bibit kasih & kemurahan hati di dalam masyarakat Indonesia dan Australia.
  4. Untuk menginvestasi karakter dan kemampuan generasi muda Indonesia sebagai calon pemimpin tanah air dan membuka jalan bagi mereka untuk menjadi pengantara dalam mengubah Indonesia yang lebih baik.


Humanity First is an international charitable trust established to promote and safeguard the preservation of human life and dignity. It is a nonpolitical, non-sectarian, non-religious international relief and development agency that works with the world’s poorest and most vulnerable people.

Humanity First runs youth development and enabling independency through:

  • Kakak Asuh - Young adult to be a foster brother/sister by sharing their time and knowledge in an orphanage
  • One person, one book - Building small libraries as reading rooms for the children
  • Maluku Membaca (Negeri Lima Maluku) - To give educational facilitation to the children in the area, with a side of reading classes

Since 2011, Project O have constantly support street children’s’ education. This year, Project O will be more focused in helping children in orphanage, where they still have less attention from society. Due to the lack of skill and education, most of these children don’t have substantial purpose in life. Together with Humanity First, Project O would like to resolve this issue and teach these children to be able to dream big.

Tahun ini Project O bekerjasama dengan Humanity First, sebuah organisasi amal internasional didirikan untuk mempromosi keamanan martabat dan hidup manusia. Humanity First adalah organisasi non-religus, non-politis dan bantuan national non-sekretarian dan agen pembangunan yang bekerja di daerah terpencil dan terentan di dunia.

Humanity First menjalankan pengembangan anak-anak dengan beberapa program yaitu:

  • Program Kakak Asuh - Dimana kakak Remaja bekerja sukarela membagi waktu dan ilmu di panti asuhan.
  • Satu anak, satu buku - Dimana perpustakaan kecil dibangun sebagai tempat membaca & meminjam buku
  • Maluku membaca (Negeri Lima Maluku) - Memberikan fasilitas edukasi dan menyediakan kelas membaca bagi masyarakat di Negeri Lima Maluku

Sejak 2011, Project O terus berusaha membantu anak-anak di Indonesia dan menaikkan kesadaran murid-murid Indonesia di Melbourne. Project O ingin teman-teman di panti asuhan yang dulunya tidak mempunyai arah/tujuan hidup karena tidak pernah difasilitasi pendidikan yang baik, untuk dapat bermimpi besar dan tahu bahwa dengan iman kuat dan dedikasi besar, mereka bisa menjadi siapapun yang mereka inginkan.


All of fund raised from Project O will be donated to support Humanity First Indonesia educational projects both in Jakarta and Maluku.

Semua dana yang diperoleh dari Project O akan disumbangkan untuk mendukung proyek pendidikan Humanity First Indonesia di Jakarta dan Maluku.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (40)