Unik, Remaja Desa Ini Semangat Bertani
Unik, Remaja Desa Ini Semangat Bertani

Unik, Remaja Desa Ini Semangat Bertani

Rp 391.794
terkumpul dari Rp 25.000.000
5 Donasi 0 hari lagi


Cerita

Inilah cara terbaik mendorong kemajuan bangsa melalui sektor pertanian. Sejak remaja diperkenalkan sains ilmiah tentang tanaman; kandungan gizi, manfaat kesehatan, jenis-jenis tanaman baru dan model-model baru bercocok tanam. Melalui praktik bersama, mereka akan memiliki kesadaran kolektif. Menjadi petani itu mulia karena melayani kebutuhan dasar umat manusia.b0c20934d44c22f0c67f9ef8ff1bc2b1625d608fBanyak petani frustasi melakoni profesinya karena hasil pertanian tak kunjung membawa kesejahteraan hidupnya. Banyak tanah-tanah milik petani dijual, dibelikan kendaraan untuk mencari nafkah atau dijual untuk acara kawinan anaknya, bahkan terkadang dijual untuk biaya pengobatan. Anak-anak petani tak banyak yang tertarik dengan dunia pertanian.

Masalah pertanian di Indonesia sudah sedemikian kusut. Bukan petani tak punya lahan. Sedikit lahan pun sebenarnya kalau dikelola secara intensif akan menghasilkan panen yang baik. Sayangnya ilmu pertanian modern tak masuk ke kalangan petani.

Melalui pendampingan yang cukup waktu, Odesa Indonesia menemukan formula tepat untuk menggerakkan generasi dari kalangan remaja dengan spirit Smart Farming di Kampung Sekabalingbing, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung untuk bergiat dalam pertanian. Di luar jam sekolah dan urusan ngaji, anak-anak remaja itu belajar bercocok tanam dengan tanaman obat.

Ini menjadi pilihan tepat. Orang tuanya hanya punya lahan terbatas. Tapi kita tidak kurang akal, karena ada tanaman bernilai ekonomi tinggi, yaitu Moringa (Kelor) dan Daun Afrika. Nur Arafi (kelas 3 SMP) dan kawan-kawannya antusias bertanam di pekarangan rumahnya karena mereka tahu pengetahuan tentang tanaman Moringa/Kelor dan Daun Afrika setelah mengikuti serangkaian kegiatan diskusi dengan menonton video.

Baca Mengenal Moringa Kelor dan Manfaatnya

Baca Mengenal Daun Afrika dan Manfaatnya

Anak-anak desa itu tidak lagi mengetahui manfaat kelor sebagai pengusir hantu. Mereka mulai mengerti kandungan gizi untuk kesehatan badan, terutama supaya kuat olahraga. Mereka juga tahu daun afrika sangat baik untuk kesehatan fisik, termasuk obat diabetes.

Selain menanam batang-batang dua tanaman tersebut, Nur Arafi dkk itu juga mulai menjadi relawan kesehatan. Jika ada orang sakit stroke, kolesterol atau sakit diabetes, mereka dengan sukarela membawakan Daun Afrika atau Kelor. Juga memberikan bantuan bibit tanaman obat kepada orang sakit untuk ditanam.

Sayangnya bibit sangat terbatas karena hanya mengandalkan perburuan dengan meminta milik orang di perumahan sekitar kota Bandung. Agar gerakan kebaikan Smart Farming ini berjalan, Nur Arafi dkk ingin memperbanyak dan mempercepat kegiatan ini menjadi trend di kalangan remaja.

Odesa Indonesia Tentang Kami memfasilitasi kegiatan ini dan mendampinginya terus. Karena lahan milik anak-anak pegiat Smart Farming ini sudah mampu mendapatkan tanah dari warga sampai lebih dua hektar, perlu modal usaha pembibitan, penanaman, dan juga untuk kegiatan-kegiatan perluasan tanaman obat.

Yuk kita bantu Nur Arafi dkk sukses bergiat dalam pertanian. Anak-anak bergiat pertanian, orang tuanya banyak yang senang karena kegiatannya positif dan banyak lahan yang mati kini hidup memberi manfaat.

Untuk memenuhi kegiatan tersebut ada kebutuhan Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah) untuk pembibitan 10.000 tanaman (Tiap Bibit senilai Rp 2.000). Dan untuk kebutuhan distribusi secara penanaman dibutuhkan biaya sekitar Rp 5.000.000 (Lima juta rupiah). Bibit-bibit tersebut nantinya sebagian akan dihibahkan kepada orangtua mereka, sebagian ditanam di pinggir-pinggir jalan untuk penghijauan, sebagian dijual untuk keuangan modal usaha pertanian mereka.

Dengan banyaknya bibit tersebut kelak akan diperluas melalui jaringan kelompok tani. Dan yang terpenting remaja desa tersebut juga mendapatkan pendidikan organisasi, bisnis, dan mengenal ilmu kesehatan dari tanaman obat[]

CARA DONASI
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Pilih pembayaran melalui Bank Transfer BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit
3. Dapatkan laporan via Email

Berbuka puasa dengan sayur Moringa/Kelor9d09358e89991d810ee04f43f860ce8d415b6db5

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


icon-flash-message

Doa-doa #OrangBaik

Terbaru
  • Terbaru
  • Terpopuler

Maaf terjadi kesalahan. Cobalah beberapa saat lagi. Coba lagi


Donasi (5)


Fundraiser