Lawan rentenir, sejahterakan pengusaha mikro
Lawan rentenir, sejahterakan pengusaha mikro

Lawan rentenir, sejahterakan pengusaha mikro

Rp 1.581.765
terkumpul dari Rp 100.000.000
10 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Saya Ghufron Mustaqim bersama Daffa Abyanu dan Wahyu Chandra, adik-adik angkatan ketika di pesantren Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta, menginisiasi pemberdayaan ekonomi berbasis pengajian untuk ibu-ibu pengusaha mikro.

Awal cerita program ini adalah ketika menjelang bulan ramadhan lalu, kami bertiga mampir makan di sebuah warteg di Bantul, Yogyakarta. Ibu itu juga buka warung di sampingnya. Kami lihat rak-raknya banyak yang kosong, produk yang dijual sangat sedikit.

Kami tanya ibu penjual, kenapa gak dilengkapi produknya biar semakin banyak yang beli? Ibu tersebut menjawab bahwa tidak ada modal. Pernah produknya lebih banyak, tapi karena ada anggota keluarga yang sakit uang yang seharusnya untuk belanja barang dipakai untuk berobat.

Lalu kami bertanya kenapa tidak pinjam modal? Ibu tersebut jawab bahwa ia enggan karena trauma dengan rentenir yang menetapkan bunga melangit. Kalaupun ia akan pinjam di bank, dia tidak punya sesuatu untuk dijaminkan sehingga susah dapat pinjaman bank. Prihatin kami mendengarnya.

2ff1dcbf7c335492f7fed8219bfb75848624d938

Di kesempatan lain kami jalan-jalan untuk menelusuri lebih lanjut problem ini. Kami berjumpa dengan ibu penjual sayur. Beliau juga mengutarakan kenapa usahanya tidak berkembang karena ia terjebak hutang ke rentenir. Keuntungan yang didapat tidak bisa dinikmati karena untuk membayar bunga rentenir. Ibu itu punya hutang Rp 500 ribu, tetapi cair hanya Rp 450 ribu setelah dipotong asuransi dll. Dicicil 10 kali setiap minggunya, Rp 60 ribu per minggu. Dalam 10 minggu ibu itu membayar Rp 600 ribu. Berarti dalam 2,5 bulan, ibu membayar bunga lebih dari 30%. Kalau dihitung tahunan, ibu itu membayar bunga lebih dari 150%, 10 kali lipat dari bunga pinjaman bank. Sangat mencekik!

1ec8a3da6b341d5cacf62c2bf9fef5a7d0d484f6

Lalu kami memberanikan diri untuk mengajak ibu tersebut dan ibu lain yang memiliki cerita mirip dalam program pemberdayaan berbasis pengajian. Surat At-Talaq ayat 2-3 menjadi pondasi gerakan kami: “... barang siapa yang senantiasa meningkatkan ketaqwaannya kepada Allah, maka Allah akan memberikan jalan keluar terbaik dan mengkaruniai rejeki dari arah yang tidak diduga...”

e53948963a38ea9109182904c0c92a4e40eb46b8

Ibu-ibu tersebut memiliki masalah karena terjerat hutang rentenir dan kesulitan memajukan usaha mereka. Ayat tersebut menguatkan kita bahwa solusinya adalah dengan membantu ibu-ibu tersebut meningkatkan ketaqwaan, diantaranya adalah melalui pengajian, sehingga jalan keluar muncul dengan sendirinya. Kami menamai program ini dengan nama KAJIANMU (Kajian Memberdayakan Umat).

a6f3bc7e1a7b5b503ce6d01a81c78796f37b4c7b

Peraturannya simpel, ibu-ibu datang ke KAJIANMU seminggu sekali (setiap Sabtu sore) di rumah saya di Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Setelah ibu-ibu datang lebih dari 5x, mereka dapat mengajukan pinjaman. Pinjaman yang kami berikan untuk saat ini kisaran Rp 500 ribu - 1,5 juta per jamaah. Menyesuaikan dengan tingkat kerajinan ibu-ibu dalam berangkat ke KAJIANMU, kami bisa memberikan pinjaman sampai Rp 5 juta.

a71c3c78766cd14534b8bf2de37d3dbf91126d70

Pengajian diawali dengan belajar membaca Iqro’ (sebagian besar ibu-ibu tersebut ternyata masih belum bisa mengaji) lalu dilanjutkan dengan ceramah singkat/siraman rohani. Sesi terakhir adalah sesi curhat, di mana ibu-ibu menceritakan perkembangan usahanya dan kami memberikan saran-saran.

Alhamdulillah kami sudah bisa menjalankan pengajian mingguan sejak Juli 2017. Total jamaah KAJIANMU sekitar 10 ibu-ibu. Uang pinjaman dari kami ada yang dipakai beli pewangi untuk usaha laundry, kulakan barang, buka warung minum es degan dll. Ibu-ibu tersebut juga sangat semangat ketika kami bimbing untuk belajar mengaji dan antusias mendengarkan materi kajian yang kami sampaikan.

Alhamdulillah walaupun tidak pakai jaminan, ibu-ibu tersebut lancar dalam membayar hutang. Ibu-ibu ini juga malah mulai bisa menabung dengan menitipkannya di kami.

8d003091e1ec785ea61207534c2c083b66ab4a48

Karena pilot program KAJIANMU sudah tervalidasi, kami ingin menyasar lebih dari 50 orang jamaah pada beberapa bulan ke depan. Oleh karena itu kami ingin membuka kesempatan infaq/sedekah/wakaf tunai para dermawan sekalian. Sebagian besar dana yang masuk akan dijadikan dana abadi untuk digulirkan sebagai tambahan permodalan ibu-ibu pengusaha mikro agar lebih maju. Sisanya akan kami pakai untuk mengembangkan website KAJIANMU.

Doakan agar kami bisa istiqomah dalam menjalankan KAJIANMU dan selalu diberikan karunia petunjuk Allah swt. Silahkan email saya di ghufron.mustaqim@gmail.com apabila ada pertanyaan.

Mari kita bersama memajukan kesejahteraan ibu-ibu dan memusnahkan rentenir!

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (10)