Kitabisa! - RS Apung Gratis untuk Rakyat di Timur Indonesia
RS Apung Gratis untuk Rakyat di Timur Indonesia

RS Apung Gratis untuk Rakyat di Timur Indonesia

Rp 651.355.620
terkumpul dari Rp 1.000.000.000
4411 Donasi hari lagi

Cerita

“…Lie, kalau kamu jadi dokter, jangan memeras orang kecil atau orang miskin. Mungkin mereka akan membayar kamu berapapun tetapi diam-diam mereka menangis di rumah karena tidak punya uang untuk membeli beras” – Ibu Lie Dharmawan. 

Kalimat dari sang ibu semasa kecil itu selalu terngiang di pikiran dokter Lie sampai sekarang.

Hidup serba kekurangan saat anak-anak membuat Lie kecil sering ditertawakan orang lain saat mengatakan cita-citanya sebagai dokter.

Walau diremehkan, Lie kecil tak menyerah. Kondisi serba kekurangan justru membuatnya semangat untuk menjadi dokter dan membantu orang kecil. 

Setelah menjadi berhasil menjadi dokter, Lie Dharmawan masih sering diejek orang. Ia sering disebut dokter 'gila'

4bfd6618-04be-4c4d-9b99-5a1fd3e8ba29.jpg

Setelah berhasil menjadi dokter, Lie Dharmawan berkomitmen untuk membantu orang tak mampu. Hingga tahun 2009, dr. Lie mendirikan doctorSHARE untuk membantu saudara kita yang tinggal di Timur Indonesia agar mendapatkan layanan kesehatan gratis.

Bahkan, untuk menjangkau lebih banyak orang dr. Lie menjual rumahnya dan membeli kapal bekas pengangkut semen. Kapal itu kemudian disulap menjadi Rumah Sakit Apung.

Kini, Rumah Sakit Apung telah berjumlah tiga yaitu RSA dr. Lie Dharmawan, RSA Nusa Waluya I dan RSA Nusa Waluya II.

963349ff-5ab0-43e2-a0ed-af2680577f6a.jpg

Relawan yang melayani masyarakat di Rumah Sakit Apung terdiri dari berbagai profesi. Mulai dokter umum, dokter spesialis, perawat, apoteker, bidan, jurnalis, guru, dan lain-lain berjumlah lebih dari 200 orang.

Tanpa terasa sudah hampir 10 tahun doctorSHARE dan Rumah Sakit Apung berlayar arungi lautan untuk berikan layanan terbaik bagi saudara kita di Timur Indonesia.

d67885b5-a976-4926-ad55-aa2e677220a3.jpg

Untuk dapat berlayar, doctorSHARE mengandalkan swadaya anggota, sponsor, donatur, relawan dan berbagai pihak.

Sudah tak terhitung berapa kali kapal ini dihantam ombak. Karena itu, perawatan dan pengecekan berkala wajib dilakukan. Agar memastikan kondisi kapal tetap prima saat beroperasi di tengah lautan.

Biaya perawatan kapal tidaklah murah. Setidaknya dibutuhkan 300 juta tiap kapal. Biaya tersebut akan digunakan untuk keperluan berikut:

f84d8aa8-6210-4881-b4cd-ed3042b4d3bf.jpg

Di tahun 2019 ini semangat doctorSHARE untuk terus memberikan layanan medis gratis tak akan padam. Maka dari itu, mereka mengajak kamu semua untuk menjadi bagian dari misi kemanusiaan ini!

Sahabat dapat mendukung doctorSHARE dan Rumah Sakit Apung dengan cara:

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih bank (GO-PAY/BNI/BNI Syariah/Mandiri/BCA/BRI/Kartu Kredit)

4. Dapatkan laporan lewat email

“Kapal ini bukan milik saya. Ini milik masyarakat Indonesia yang membutuhkan.” - dr. Lie Dharmawan

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (4411)