Kitabisa! - Rehabilitasi Habitat Bekantan
Rehabilitasi Habitat Bekantan

Rehabilitasi Habitat Bekantan

Rp 180.692
3 Donasi hari lagi
Yayasan Konservasi Khatulistiwa Indonesia
Akun belum terverifikasi

Cerita

Salam Konservasi

Perkenalkan kami dari Yayasan Konservasi Khatulistiwa Indonesia (YASIWA), yang didirikan untuk mempertahankan keragaman hayati pada beragam pemanfaatan bentang alam secara bijaksana. Masih banyak orang tidak menghargai besarnya manfaat jasa ekologi yang diberikan secara cuma-cuma bagi kehidupan manusia, sehingga konversi lahan dilakukan tanpa upaya menyisihkan sebagian bentang alam asli untuk mempertahankan keragaman hayatinya demi kepentingan generasi sekarang dan mendatang

Saat ini Yasiwa bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan para pihak sedang mendorong agar Lahan Basah Danau Mesangat dan Kenohan Suwi yang merupakan daerah resapan air, sumber perikanan dan sebagai habitat keragaman hayati yang penting dikelola sebagai Kawaan Ekosisten Esensial. Spesies penting pada lahan basah tersebut antara lain Buaya siam (Crocodylus siamensis) dengan status sangat terancam punah, Bekantan (Nasalis larvatus) primata endemik Borneo dengan status terancam punah, 23 spesies burung dilindungi dan satwa dilindungi lainnya.

bd0e73b35336d1d1cc958c8669df874ed779c7ea

Gambar : Hutan rawa air tawar di Lahan basah Suwi yang merupakan habitat bekantan

Lahan basah tersebut masuk dalam wilayah perkebunan sawit dan sebagian habitat telah mengalami degradasi. Yasiwa bersama nelayan setempat sedang melakukan rahabilitasi dengan menanam stek kenikara (Dillenia excelsa), bungur (Lagerstroemia specios), kedemba (Mytragina speciosa), putat (Baringtonia acutangul) dan bengkal (Nauclea officinalis) yang merupakan pakan bekantan dan jenis-jenis pohon asli lainnya. Rehabilitasi area lahan basah ini juga memberikan manfaat untuk menjaga biosistem tempat hidup ikan yang menjadi matapencaharian bagi nelayan setempat.

1459fc78d4a7561698cd34927fdc808a329546c0

Gambar : Keterlibatan nelayan dalam rehabilitasi habitat Bekantan dan pelepasan anak buaya siam yang terperangkap dalam jaring nelayan.

Belum ada pihak lain yang tertarik melakukan rehabilitasi hutan di lahan basah, terutama karena akses yang sulit dan memerlukan upaya yang terus menerus, sementara hasil belum dapat di lihat dalam jangka pendek. Yasiwa memerlukan dukungan pendanaan untuk dapat konsisten menguatkan motivasi dan menanam bersama nelayan.

Terima Kasih atas segala kebaikan dan donasi anda

Yayasan Konservasi Khatulistiwa Indonesia (Yasiwa)

Jl. Pangeran Antasari 2 No 25, RT 31, Samarinda

Kalimantan Timur - Indonesia

Telepon/fax: 0541 4121854

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (3)