Cerita Penggalangan
27 Mar 2024

Bocah sekecil ini harus berjuang sendiri melawan beratnya kehidupan. Veren (8) setiap hari berdagang keliling menjual mie untuk bertahan hidup. Ia juga harus rawat adiknya yang sakit hidrosefalus. 

Orang tuanya berpisah. Sang ibu menikah lagi dan tak pernah menjenguk. Ayahnya pun pergi merantau tak pernah pulang. Air mata bocah ini tak kuat dibendung, tumpah. Ia menangis, merindukan sang ayah.

Kini Veren dan adiknya dirawat oleh sang nenek. Namun kehidupan mereka pun sangat pas-pasan. 

Setiap hari mereka harus berbagi tugas. Sang nenek memasak dagangan dan Veren harus mengurus adiknya, menyuapi, memberi minum sang adik yang hanya bisa terbaring lemah di kasur. Sungguh pemandangan yang amat memilukan hati. 

“Setiap hari sepulang sekolah saya jualan mie kak, bantu nenek, kalo nenek jaga adik di rumah, kepalanya semakin membesar karena hydrocephalus,” cerita Veren berusaha menahan air mata.

Veren kecil berusaha kuat. Apa yang dilakukan sekarang demi membantu sang nenek dan membeli susu untuk adiknya.

Sepulang sekolah, ia tak bisa bermain-main seperti kebanyakan anak-anak lain. Veren kecil harus berjalan kaki sejauh 5 km bahkan hingga malam hari untuk dagang mie keliling. 

Sehari bisa dapat 35 ribu kadang sudah cukup membuat Veren bersyukur. Setidaknya ia pulang tidak dengan tangan kosong. Uang tersebut digunakan untuk tambahan biaya sekolah, makan juga merawat dan membelikan adiknya susu. 

Namun penghasilan tersebut sungguh jauh dari cukup. Terlebih saat tak setiap hari jualannya laku. Sang adik butuh pergi ke dokter agar bisa berobat. Namun harapan itu terpaksa diurungkan karena tak punya uang.

Pernah suatu kali, sandal yang ia pakai untuk jualan putus. Ia tak punya uang untuk beli sandal baru. Mau tak mau ia harus berjalan menggunakan sandal yang bersisihan. Satu menggunakan sandal, satu lagi tidak.

Sang nenek pun telah berjuang sekuat tenaga di usianya yang sudah tak muda lagi. Ia bekerja sebagai buruh cuci dan setrika agar bisa menambah penghasilan dan menghidupi kedua cucunya.

Sahabat, Veren dan neneknya telah berusaha lebih dari yang mereka bisa. Mari bantu ringankan sedikit bebannya dengan cara: 

  1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
  2. Masukkan nominal donasi;
  3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
  4. Dapatkan laporan melalui email.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kamu juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.

Terima kasih Orang Baik, teruslah jadi lentera untuk sekitarmu,

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan