Kitabisa! - Selamatkan Ekosistem Karst Nusakambangan
Selamatkan Ekosistem Karst Nusakambangan

Selamatkan Ekosistem Karst Nusakambangan

Rp 32.853.313
terkumpul dari Rp 100.000.000
56 Donasi hari lagi

Cerita

Dear sahabat penyelamat,

Saya Annie Soedasmo, lahir dan dibesarkan di Cilacap, Jawa Tengah. Saya pernah bekerja di Borneo Orangutan Survival Foundation, Yayasan Gibbon Indonesia, Animal Clinic Jakarta dan International Animal rescue (Yayasan IAR Ind.).

Masih ingatkah gempa bumi Pangandaran 17 Juli 2006 silam? Berkekuatan 6,8 SR, menyebabkan tsunami setinggi 2 meter menghancurkan rumah di pesisir selatan Jawa dan membunuh setidaknya 659 jiwa. Tahukah Anda, jika tak ada Pulau Nusakambangan yang menghalangi tsunami maka habislah kota Cilacap.

Nusakambangan sejatinya adalah sebuah pulau karst kecil di selatan kabupaten Cilacap. Di atasnya terhampar ekosistem hutan hujan dataran rendah terakhir di Jawa Tengah yang sangat kaya keragaman hayati. Dalam pulau kecil ini tumbuh beberapa jenis Dipterocarpaceae yakni Shorea javanica (damar mata kucing), Hopea sangal dan Dipterocarpus littoralis (Plahlar). Jenis terakhir diketahui sebagai jenis endemik Nusakambangan (Ashton, 1982). Berbagai jenis tumbuhan langka dan atau dilindungi, juga terdapat di pulau ini seperti Raflessia patma, Amorphopalus decus-silvae, dan Pisonia grandis (Bunga Wijayakusuma).

Selain berfungsi sebagai rumah besar bagi flora fauna endemik, langka dan dilindungi, Nusakambangan berperan sangat penting dan vital bagi keselamatan warga sekitar, yaitu sebagai benteng perlindungan (great barrier) dari bencana tsunami dan gelombang besar Samudra Hindia. Hal ini mengingat Cilacap merupakan daerah yang sangat rawan gempa. Pusat gempa sering sekali berada di barat daya pulau, karena merupakan pertemuan 2 lempeng besar dunia (asia dan australia).

Pulau karst memiliki karakter berpori, yang ditandai dengan banyaknya rongga (gua kapur stalagtit-stalagmit) di dalamnya. Ekosistem ini sangat rentan terhadap perubahan dan saat ini kerusakan sedang terjadi di Nusakambangan karena aktivitas pembalakan liar, perburuan liar, alih fungsi lahan dan eksploitasi tambang. Dari data tahun 2012, sekitar 5.000 hektare dari 16.000 hektare hutan telah rusak parah karenanya.

Tak banyak masyarakat memahami konsekuensi kerusakan tersebut. Karenanya perlu diberikan edukasi dan penyadartahuan akan pentingnya menjaga dan melestarikan pulau nan cantik ini.

Untuk itu mari berdonasi untuk mendukung kegiatan edukasi dan penyadartahuan yang akan dilaksanakan oleh relawan komunitas Save Our Nusakambangan Island, untuk menekan kerusakan lebih lanjut dan untuk menghindari bencana ekologis di masa depan!

Menjaga Nusakambangan berarti menjaga keselamatan jiwa masyarakat dan generasi berikutnya.

Salam Lestari,

SAVE OUR NUSAKAMBANGAN ISLAND!

Bila sahabat ingin berdonasi silahkan ikuti tahapannya:

1. Klik kitabisa.com/savenusakambangan

2. Klik tombol merah DONASI SEKARANG

3. Masukkan email, HP dan nominal transfer

4. Pilih metode transfer

5. Bantu share kampanye ini.

Terima kasih atas bantuan sahabat.

Annie Soedasmo

085216342443

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (56)