Cerita Penggalangan
23 Mei 2022

Hai #orangbaik izin memperkenalkan diri, saya Mokhamad Nur Zaman salah satu pendiri Biologi Satu, yang merupakan sebuah komunitas bergerak di bidang penelitian, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Beberapa tahun terakhir kami berfokus pada gerakan penyelamatan pohon langka dan pohon asli/lokal Indonesia sejak tahun 2016. Diawali program Ekspedisi Nusakambangan, menelusuri populasi pohon endemik (hanya ada di) pulau Nusakambangan yaitu Plahlar (Dipterocarpus littoralis). Jenis pohon ini dilaporkan masuk kategori terancam punah pada redlist internasional.  

f7755a7a-57ed-46a9-ab10-5c7a1357d6ee.jpg

Sebagai upaya berkontribusi dalam mengkonservasi pohon langka Indonesia, Biologi satu memiliki program penyelamatan beberapa jenis pohon langka, diantaranya yaitu Resak Brebes/Palahlar laki/Ki Tenjo ( Vatica javanica subsp. javanica), Plahlar Gunung (Dipterocarpus retusus), Saninten/Sarangan (Castanopsis argentea), serta pohon langka dan asli Indonesia yang keberadaanya sudah semakin terancam. 

Program yang kami inisiasi kami beri nama "Selamatkan Pohonlangka dan Asli Indonesia" yang merupakan sebuah aksi konservasi nyata melakukan rangkaian besar penyelamatan pohon langka. Program ini kami realisasikan dalam bentuk sosialisasi, edukasi, program perbanyakan melalui rumah bibit, dan penelusuran jenis-jenis pohon langka dan lokal. 

Lokasi yang dipilih ada 2, yaitu di Desa Capar, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Bekerjasama dengan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Desa capar, bernama KTH "Muda Berkarya". Kemudian lokasi tempat pembibitan kedua yaitu di kawasan Laboratorium Sungai Boyong, di desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Disana kami bekerjasama dengan masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Peduli Lingkungan dan Sungai (KPLS). Laboratorium Sungai Boyong merupakan daerah sungai yang akan menjadi pusat edukasi keanekaragaman hayati, dilengkapi pusat pembibitan pohon langka, pohon lokal asli Indonesia yang dinamai sebagai "Pusataka Bibit Lokal".

Harapanya, setelah adanya tempat pembibitan yang memadai, dapat mendukung program penanaman pohon dengan menanam jenis langa, lokal, dan asli Indonesia, sehingga keutuhan keragaman jenis pohon Indonesia makin lestari sampai anak cucu. Dampak positif yang timbul, yaitu hutan semakin lestari dengan berbagai jenis pohon yang hidup, sehingga mencegah bencana alam dan bencana ekologi lainya. 

Kegiatan yang akan kami lakukan di pembibitan pertama di desa Capar adalah memperbanyak jumlah individu anakan Resak Brebes dan Pohon asli Indonesia lainya, untuk ditanam kembali sebanyak-banyaknya agar tidak punah. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan panen raya Resak Brebes pada Januari 2022 lalu. Kami membutuhkan sarana dan prasarana serta dukungan untuk membuat suatu pembenihan di desa capar.

a874dde0-da65-11ec-a817-da2e8c96cb40_DFEDA662D9090C14.jpgef9bbe8f-9b3d-4594-b278-357845587a24.jpg

a454f309-da66-11ec-8cab-125851df9711_77D2F01D0EDFC932.jpg

Program di desa Capar ini sudah dimulai sejak bulan tahun 2021, dengan bentuk kegiatan survei Tumbuhan dan Satwa dilindungi Undang-undang, bersama Instansi pemerintahan. Kemudian dilanjutkan dengan Ekspedisi Resak Brebes pada Oktober 2021, dan panen raya di Januari 2022. 

Lokasi kedua yaitu di laboratorium Sungai Boyong, kegiatan edukasi dan psensus keanekaragamn hayati diinisiasi sejak tahun 2018. Menjadikan daerah sungai sebagai pusat edukasi lingkungan, dan keanekaragaman hayati. Pada tahun 2022, penambahan kegiatan, yaitu pembuatan "Pustaka Bibit Lokal", dengan hadirnya tempat pembibitan.

Manfaat baik dari program ini adalah tersedianya jumlah bibit pohon langka asli Indonesia, yang dapat digunakan sebagai bibit penanaman pohon, sehingga kegiatan reboisasi di Indonesia, selalu menggunakan jenis-jenis asli Indonesia, bukan pohon asing dari luar. Selain itu, dapat menjadi media meningkatkan jumlah individu pohon langka, nantinya akan jauh dari kepunahan.

Oleh karena itu, kami mengajak teman-teman untuk ikut mendukung program kami. Total dana yang kami butuhkan adalah Rp100.000.000. Kegiatan ini membutuhkan biaya untuk pembangunan tempat pembibitan yang representatif, dengan biaya sekitar 70.000.000. Serta kegoatan operasional, dan pengadaan peralatan untuk proses perawatan dalam kurun waktu beberapa kali.

Profil dan Kegiatan Biologi satu dapat dipantau melalui:

https://www.instagram.com/biologisatu/

Melalui galang dana ini, kami sangat mengharapkan terkumpulnya dana agar program pembuatan tempat pembibitan, untuk penanaman pohon langka dan asali Indonesia ini dapat segera terlaksana dan memiliki kontribusi yang baik bagi alam dan masyarakat sekitar.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan