Kitabisa! - SELAMATKAN PANTI ASUHAN MUSDALIFAH
SELAMATKAN PANTI ASUHAN MUSDALIFAH

SELAMATKAN PANTI ASUHAN MUSDALIFAH

Rp 369.248.761
terkumpul dari Rp 500.000.000
179 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Nama saya Nisa Bella Yulda Sani. Panti asuhan Musdalifah adalah sebuah lembaga sosial yang menampung anak-anak yatim di bawah asuhan Ibu Musdalifah. Saya mengetahui keberadaan panti asuhan Musdalifah melalui majalah Al Falah edisi 299 bulan Februari 2013. Pada halaman 10 majalah tersebut menceritakan awal mula yang melatarbelakangi Ibu Musdalifah mendirikan panti asuhan tersebut.

http://ydsf.or.id/ftpmedia/AlFalah/edisi2013/majalah%20donatur%20YDSF%20Al%20Falah%20edisi%20299%20Februari%202013.pdf

Berkaca dari pengalaman pribadinya yang terlahir sebagai anak yatim, Ibu Musdalifah bersama suaminya mendirikan panti asuhan dengan tujuan mengasuh anak yatim agar hidupnya sama seperti kebanyakan anak lain yang memiliki orang tua lengkap.

Belum memiliki tempat tinggal yang tetap, panti asuhan ini sempat diusir pada tahun 2013. Namun, dengan kuasa Allah anak-anak yatim tersebut bisa kembali menempati rumah kontrakan yang sempat disita. Pada awal tahun 2016, cobaan kembali menerpa Ibu Musdalifah. Karna suatu hal, Ibu Musdalifah dan anak-anak harus kembali mengosongkan rumah kontrakannya. Akhirnya dengan segala keterbatasan, Ibu Musdalifah memutuskan untuk membeli rumah di daerah tak jauh dari rumah kontrakan yang sebelumnya mereka tinggali.

Dengan modal nekat Ibu Musdalifah membeli rumah seharga 1,5 miliar yang berada di Jalan Letjen S ParmanV no.57, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Sebelum memutuskan untuk membeli rumah itu, Ibu Musdalifah sudah mencari-cari rumah lain dengan harga yang lebih murah. Namun ternyata tidak semua orang mau menerima keberadaan panti asuhan tersebut di lingkungan perumahannya.

Awalnya Ibu Musdalifah berencana menggunakan KPR, namun ternyata ditolak karna tidak mempunyai penghasilan tetap. Demi membayar pembayaran pertama rumah tersebut, beliau terpaksa harus menjual mobil operasional panti asuhan. Tak disangka, Allah kembali menunjukkan kuasa-Nya. Selang beberapa bulan, ada seseorang yang memberikan mobilnya secara cuma-cuma untuk panti asuhan tersebut. Tak lama setelah itu, Ibu Musdalifah harus menjual mobil tersebut karena pihak developer kembali menagih pembayaran sebesar 250 juta. Saat ini, panti asuhan tersebut sedang berada dalam ancaman yang serius. Meskipun Ibu Musdalifah terhitung sudah membayar 1 miliar, awalnya pihak developer meminta beliau untuk melunasi sisa pembayaran sebesar 500 juta pada akhir September, namun setelah kesepakatan baru telah tercapai pihak developer memberi perpanjangan waktu sampai 15 Oktober. Jika tidak, maka Ibu Musdalifah beserta 28 anak yatim tersebut harus mengosongkan rumah yang saat ini mereka tempati.

Ada beberapa anak yang kondisi fisik maupun mentalnya kurang sempurna, namun saya selalu saja melihat senyum bahagia ketika saya berkunjung ke sana. Lantas ketika mereka nanti kehilangan tempat tinggalnya nanti, apakah senyum itu masih tetap ada atau bahkan tergantikan dengan isak tangis karena Tuhan terlalu banyak mendatangkan ujian di dalam kehidupan mereka? Kita semua yang membaca ini, sedikit banyak telah mengetahui kondisi mereka, sekarang tergantung masih adakah kepedulian yang meletup-letup di dalam hati kita yang mendorong kita agar membantu mereka dengan segala kemampuan yang kita miliki, bukan hanya dengan materi, menyebarkan kabar ini seluas-luasnya pun itu juga termasuk dalam bentuk bantuan."KEPEDULIAN" sesuatu yang mulai asing kita jumpai saat ini, marilah kita tumbuhkan kembali.

Kita dapat menyelamatkan tempat tinggal anak-anak yatim tersebut dengan donasi melalui website ini, Caranya:

1. Klik tombol 'DONASI SEKARANG'

2. Masukkan Nominal Donasi dan Isi Data Diri (atau login FB)

3. Pilih Bank, dan transfer sesuai petunjuk

Semua Donasi terkumpul akan digunakan Panti Asuhan Musdalifah untuk pembayaran tempat tinggal anak-anak yatim.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Ibu Musdalifah di nomor berikut:

031 - 8550177 atau 0851014744722

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (179)