Kitabisa! - Selamatkan Wajahku, Selamatkan Masa Depanku
Selamatkan Wajahku, Selamatkan Masa Depanku

Selamatkan Wajahku, Selamatkan Masa Depanku

Rp 24.386.751
terkumpul dari Rp 85.000.000
60 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Sebelumnya perkenalkan saya Farisa Siregar, alumni Universitas Negeri Medan jurusan pendidikan Bahasa Inggris. Kepedulian saya terhadap anak dengan luka bakar ini muncul karena adik perempuan saya Monica Nauli Siregar bekerja di salah satu NGO yang bernama Persekutuan Diakonia Pelangi Kasih. NGO yang berdomisili di Parongil ini memiliki aktifitas pendampingan organisasi perempuan di desa terpencil, dimana almarhum ibu Herti termasuk salah satunya.

Dan lewat pendampingan masyarakat tersebut dia mengenal Herti Hutagaol, gadis kecil itu.

Sebelumnya dia sudah membawa gadis kecil tersebut ke klinik desa namun hanya diberikan obat penahan rasa sakit dan tidak ada penanganan karena dikarenakan tidak adanya biaya. Adik saya sempat juga membantu menanggung biaya. Namun tentu tidak cukup, itulah mengapa kami mencari donatur untuk biaya pengobatan gadis kecil itu.

Setelah saya melihat foto-foto dan membaca biografi gadis kecil ini yang dikirimkan adik saya melalui email, disaat itu hati saya tersentak dan selalu menangis setiap melihat fotonya. Saya dan adik saya bertekat untuk berjuang bersama-sama demi masa depan gadis kecil ini. Tidak ada yang tidak mungkin didunia ini kalau kita terus berjuang, berusaha dan berdoa.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kisah Nyata Bocah 6 tahun terkena Bakaran Lampu Minyak Solar

Nama Ayah : Marihot Hutagaol (48)
Pekerjaan : Petani

Nama Ibu : Alm Tiomas br. Tamba (47)

Meninggal 5 juli 2014 karena penyakit Maag dan liver.

Nama Korban 1 : Reli Sucipta br. Hutagaol (14 tahun)
Nama Korban 2 : Hamjah Hutagaol (11 tahun)
Nama Korban 3 : Herti Hutagaol (6 tahun)

Kejadian ini terjadi pada 15 September 2014 lalu di Dusun Tangga Batu Desa Lae Haporas Kec. Siempat Nempu Hilir Kab. Dairi. Ayahnya sedang mengisi cairan minyak ke dalam botol lampu dan minyak solar terjatuh, dengan seketika api langsung menyambar 3 anak-anak yang berada didekat ayahnya. Api langsung menyerang wajah, tubuh, tangan, dan kaki korban. Hampir 80 % luka bakar terkena ditubuh si anak.

Kakak dan abangnya yang menjadi korban sudah di rawat keluarga lain dan mengalami trauma berat bahkan mereka menolak untuk kembali ke kampung.

Sedangkan Herti tidak ada yang merawatnya dan keadaannya semakin memburuk dikarenakan tidak ada biaya pengobatan. Ayahnya tidak sanggup untuk membiayai pengobatannya karena untuk makan saja mereka sulit.

Orang-orang sekitarnya mengucilkan Herti dan takut bergaul dengannya. Selain luka bakar di wajahnya yang cukup parah, Herti juga mengalami luka yang serius infeksi di bagian tangan dan kepalanya karena kejadian tersebut dan bahkan belum ditanganin olek pihak medis.

Bahkan Herti tidak bisa mengedipkan matanya karena luka bakar yang juga mengenai matanya.

Pada hari Rabu, 09 September 2015 kami membawa Herti untuk ditangani medis. Luka di tangannya masih dalam perawatan dan pihak dokter mengatakan bahwa Herti harus dalam pengontrolan dokter selama 1 minggu. Dan untuk luka bakar di wajahnya, dokter menyarankan untuk operasi plastik dan biayanya cukup besar berkisar 80 juta.

Untuk itu dengan segala kerendahan hati saya mengajak kita semua untuk ikut mengulurkan tangan memberikan bantuan agar Herti bisa mendapat pengobatan sehingga ia bisa memiliki masa depan lagi.

Rencana Penggunaan Dana

Berdasarkan hasil konsultasi kami dengan dokter berikut rincian dana yang dibutuhkan

Rp 70.000.000 = biaya operasi plastik wajah

Rp 5. 000.000 = biaya pengobatan tangan

Rp 10.000.000 = biaya pendidikan

Saya dan adik saya akan bertanggung jawab penuh dalam penyaluran dana bantuan ini. Kami juga akan memberikan update berkala tentang perkembangan Herti jika operasi plastik berhasil dijalankan. Mohon partisipasinya dengan klik tombol donasi di atas.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (60)