Kitabisa! - Jantung Sehat Untuk Tama
Jantung Sehat Untuk Tama

Jantung Sehat Untuk Tama

Rp 235.437.677
terkumpul dari Rp 1.000.000.000
1026 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh Teman-teman sekalian,

Nama kami Dibya & Nanda. Kami adalah sahabat dari Nila, Ibunda dari Tama. Dalam kesempatan ini kami bermaksud mengajak teman-teman berkenalan lebih jauh dengan Tama, bayi mungil menggemaskan berusia 2minggu, yang dari lahir tidak terdeteksi dengan penyempitan jantung. Kegiatan penggalangan dana ini murni inisiatif dari sahabat-sahabat orangtua Tama. Mari kita berkenalan lebih lanjut dengan Tama:


Halo Semua,

7768712431f5a01e262f25e51d5554dd05df2262

Namaku TAMA ARUSHA JUARDHIE.
Arti namaku adalah anak laki-laki yang tenang dan terang seperti matahari.
Bagus ya!!!

Aku terlahirkan di dunia ini pada hari Kamis, 22 Maret 2018.
Alhamdulillah, aku lahir dengan sehat dan selamat! Keluarga ku pun amat senang menyambut kehadiranku, apalagi Kakak-kakak ku, Mika &Arsa yang sudah tidak sabar bermain basket bersama aku kalau ku besar nanti!

edde52db4b455dd32fd7a652c7ff5f967bbab238
(Aku bersama Kakak-kakakku, Mika dan Arsa)

Semua berjalan lancar, semua hasil baik, dokter membolehkan aku pulang kerumah,
kecuali sesampai dirumahpun... aku masih malas menyusu. Rasanya ingin tidur terus,
sampai-sampai mama harus memberikan aku susu melalui pipet karena aku tidak bereaksi refleks untuk menyusu langsung pada mama.

Dengan hasil darah yang menyatakan hormon tiroid ku ketika lahir cenderung rendah,
DSA menyatakan gejala malas menyusu ini dampak dari itu. Jadi mamaku harus bekerja ekstra menjagaku supaya tidak dehidrasi. Nanti diusiaku ke 2minggu, dokter akan tes darah tiroid selanjutnya untuk memastikan.

Keesokan nya, saat mama memberiku ASI, aku muntah dengan bercak darah, mamaku langsung menginfokan DSA, dan disuruh datang esoknya.

DSA ada kecurigaan baru, bukan lagi tiroid rendah melainkan penceraanku yang kemungkinan dairy intolerant. Jadi Dokter menyarankan mamaku untuk puasa dairy, dan sementara 3 hari memberikan ku susu formula.

Setelah 3 hari berlalu, tidak ada perkembangan. Aku masih sulit menyusu. Mama pun mulai khawatir karena badan ku mulai kuning dan lemah. Akhirnya mama mencari second opinion ke DSA lain.

Saat bertemu Bu Dokter, aku dijadwalkan untuk tes bilirubin, tiroid, dan urine. Sembari menunggu hasil, Mama tetap harus menjaga hidrasi ku, namun aku lagi-lagi muntah.

Hasil darah menyatakan aku harus dirawat, sesampai di RS, lagi-lagi jarum harus menembus kulitku untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jam 1 pagi, dokter jaga NiCU datang ke kamarku, aku segera dirujuk masuk ke NiCU karena kondisiku yang kritis, dan bilirubinku yang mencapai 40!!!
Malam itu, malam terakhir aku tidur di pelukan mama, aku masuk NiCU di usia 2 minggu

Di NiCU aku diperiksa lebih detail dan menyeluruh. Baru ditemukan bahwa aku memang terlahir dengan kelainan jantung, dimana ada penyempitan di aorta. Bahasa medisnya Coarctation Aorta. Namun karena kelainan ini tak terdeteksi sejak lahir, organ-organku yang lain ku pun sudah terlebih dulu terkena infeksi berat (Sepsis).Sekarang aku tidak meminta lebih selain bantuan do'a agar aku kuat. Terutama supaya Mama,Papa dan Kakak-kakakku bisa terbebaskan dari airmata. Aku tidak mau melihat mereka menangis lagi :) terima kasih banyak atas kesediaan tante dan om sekalian uituk membaca kisahku.


DAY 1
Jam 10 malam ketemu DSA NiCU infeksi terlihat di liver, saluran kemih, dan paru-paru (pneumonial).

  • Bilirubin: 40
  • Anemia - Transfusi darah
  • Trombosit turun - Transfusi trombosit
  • Tidak diperbolehkan minum, karena membuat kerja jantung menjadi berat. Sehingga asupan di dapat dari infus makanan.
  • Bantuan pernafasan masih dipasang melalui hidung

Selanjutnya setelah pertemuan dengan Dokter ahli USG (sonografer) - infeksi mulai terlihat di usus, dan juga terdapat pendarahan di otak. DSA NiCU menjelaskan kondisi aku termasuk kritis. Mama & Papa lalu diajak untuk berdoa dan menyerahkan segala nya kepada Yang Maha Kuasa, sementara tim dokter akan berusaha semaksimal mungkin.

DAY 2

  • Bilirubin menurun: 33,9
  • HB juga mulai meningkat perlahan
  • Urine sudah tidak di kateter, dan mulai berwarna kuning
  • Pasang ventilator karena sulit bernafas
DAY 3
Ventilator sudah bisa diturunkan sedikit secara bertahap. Namun, karena tetap ditemukan adanya pendarahan, transfusi trombosit tetap harus dijalankan.

Karena untuk sementara waktu aku harus berada di NiCU,
pastinya membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk perawatan dan tindakan nantinya.
Aku ingin meringankan beban Papa & Mama-ku. Jika Om/Tante berkenan membantu, bisa melalui link dari kitabisa.com ini.

Aku optimis bisa kembali tertawa dan meramaikan keluargaku kembali, aku ingin berkenalan dengan kedua kakakku. Terimakasih atas do'a dan perhatiannya sekalian. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Om/Tante sekalian, Amin ya Allah.


Untuk informasi lebih lanjut apabila ada pertanyaan yang ingin ditanyakan,
dapat menghubungi Tante-tante ku di nomor berikut ini:

Ananda: 0815-8588-4002
Dibya: 0816-116-1122








Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1026)