Kitabisa! - Senyum buat Aisyah
Senyum buat Aisyah

Senyum buat Aisyah

Rp 108.944.040
terkumpul dari Rp 100.000.000
1171 Donasi 0 hari lagi
Yayasan Sahabat Valencia Peduli
Akun telah terverifikasi
Bagian dari digibank by DBS

Cerita

Aisyah Khuratu Aini lahir pada tanggal 18 Maret 2019 melalui proses persalinan normal di Sampit Kalimantan Tengah. Panggilan akrabnya Aisyah.

Aisyah merupakan anak ketiga dari 3 bersaudara. Kakak pertamanya berusia 10 tahun bernama Titan, dan kakak keduanya  usia 4,5th bernama Natan. Mereka berdua sehat dan tidak mengidap sakit apapun.

Aisyah lahir dari orang tua yang hebat. Sang ibu, yang akrab kami sapa Mamah Aisyah atau Mamah Tabita (35), berkegiatan sehari-hari sebagai seorang ibu rumah tangga. Suaminya, Bapak Sudirman (36) bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu. Jika ada perkerjaan yang dapat dikerjakan, barulah beliau mendapatkan upah.

Saat ini Mamah Tabita dan adik Aisyah tinggal di Rumah Harapan Indonesia karena adik Aisyah harus menjalani serangakian pengobatan di RS. Cipto Mangun Kusumumo. Aisyah mengidap sakit Labiopalatoskizis, atau bibir dan langit langit mulut sumbing. Menurut sang ibu, sudah dari awal kelahiran Aisyah terlihat jelas sakitnya tersebut. Atas saran dan rujukan dari dokter di RS. Murjani, Sampit (Kalimantan Tengah), orang tua Aisyah memberanikan diri datang ke Jakarta dengan biaya seadanya.

Sebagian besar modal keberangkatan seadanya tersebut didapatkan dari pinjaman saudara terdekat. Mamah Tabita dan Bapak Sudirman hanya bermodalkan keberanian dan harapan, demi memperjuangkan kesehatan dan kesembuhan anak tercinta.

Sebelumnya Mamah Aisyah sudah masuk dalam komunitas senyum 4, yang aktif mendampingi anak-anak yang sakit seperti Aisyah. Komunitas ini yang menejembatani beliau untuk bisa sampai di Rumah Harapan Indonesia (RHI), hingga akhirnya berkesempatan menjalani serangkaian pengobatan di RS. Cipto Mangun Kusumo.

Saat ini adik Aisyah sudah berusia 1 bulan 12 hari, dan tinggal di RHI.

Pengobatan yang sudah dijalani oleh adik Aisyah adalah pemasangan alat Nasal Retainer dan NAM yang tidak di-cover BPJS. Meskipun demikian, RHI berusaha untuk membantu kebutuhan biaya tersebut, serta biaya lainnya yang tidak di-cover BPJS.

SELANJUTNYA?

Untuk operasi bibir, adik Aisyah harus memenuhi beberapa syarat agar prosedur tersebut dapat dilakukan. Salah satunya ialah harus berusia minimal 3 bulan, berat badan harus 5kg. Ya, saat ini berat badan Aisyah masih 3,9kg.

Untuk operasi langit- langit (palatum), adik Aisyah baru dapat melakukanya jika usianya sudah 1,5 tahun. Serangkaian operasi lainya masih menunggu info dari dokter. Namun, adik Aisyah dan keluarga akan terus membutuhkan biaya untuk perawatan serta kebutuhan nutrisinya.

Keluarga Aisyah tak akan berhenti memperjuangkan pengobatan Aisyah. RHI akan terus berupaya untuk memberikan bantuan bagi mereka. Untuk itu, kami ingin mengajak #OrangBaik untuk turut menyalurkan kebaikan dengan berdonasi untuk pengobatan Aisyah. Bantuan dari #OrangBaik, sekecil apapun, pastilah akan memberikan dampak bagi Aisyah dan keluarga.

CARA BERDONASI:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (transfer bank atau kartu kredit)

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1171)