Cerita Penggalangan
26 Nov 2025

Satu bulan telah berlalu, namun dampak kerusakan dari bencana banjir & longsor yang melanda Sumatera belum selesai.

Sebanyak 52 kabupaten yang terdampak, hingga detik ini masih berjuang untuk bertahan di tengah kondisi yang serba terbatas.



Terjadi Bencana Alam berupa Banjir (Rendaman), Banjir Bandang, dan Tanah Longsor yang terkonsentrasi di 3 provinsi Sumatera (Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat).

Penyebabnya adalah cuaca ekstrem (Bibit Siklon Tropis Senyar) yang melanda Sumatera sejak Selasa 25/11 hingga akhir november lalu.

Akibat bencana ini, 1141 korban dinyatakan meninggal dunia. 163 jiwa dinyatakan hilang, serta 399.2000 korban masih bertahan di pengungsian.

Hingga detik ini, infrastruktur di sejumlah titik wilayah masih mengalami kelumpuhan. Tercatat melalui data BNPB (30/12) 215 fasilitas kesehatan, 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 90 jembatan, 97 akses jalan mengalami kerusakan.


Menurut data BNPB per hari Senin 1 Desember, Kepala BNPB bersama Menko PMK menuju GOR Pandan di Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah untuk berkoordinasi terkait percepatan penanganan darurat banjir dan longsor dengan Pemerintah Daerah setempat. 

Pada kesempatan itu, hadir Sekda Tapanuli Tengah dan Walikota Sibolga. 

Kepada Suharyanto dan Praktikno, Pemerintah Daerah Tapanuli Tengah melaporkan kendala yang dihadapi dalam upaya penanganan darurat saat ini berupa matinya jaringan listrik. 

Ketiadaan jaringan listrik ini yang membuat kontak masyarakat kepada sanak saudara terputus. Pemulihan jaringan listrik di Tapanuli Tengah membutuhkan sarana helikopter untuk menjangkau kerusakan-kerusakan di daerah terpencil.

Korban tewas tertinggi berada di Aceh Utara dengan jumlah 213 orang. Berikut data korban tewas dari 10 kabupaten-kota dengan jumlah korban tertinggi berdasarkan data BNPB:

Aceh Utara: 213 orang

Agam: 192 orang

Tapanuli Tengah: 127 orang

Aceh Tamiang: 88 orang

Tapanuli Selatan: 88 orang

Aceh Timur: 57 orang

Sibolga: 55 orang

Bireuen: 39 orang

Tapanuli Utara: 36 orang

Padang Pariaman: 35 orang

Sebanyak 13 kabupaten dan kota di Sumatera Barat dilanda banjir dan longsor pada Selasa (25/11/2025).

Daerah tersebut meliputi Padang, Padang Pariaman, Kota Solok, Agam, Kota Pariaman, Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Pasaman, Pasaman Barat, dan Limapuluh Kota.

"Akibat hujan deras sejak Minggu, 13 daerah di Sumbar dilanda banjir dan longsor," kata Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, kepada wartawan, Selasa (25/11/2025) di Padang.

Menurut Ilham, hingga saat ini belum ada korban jiwa yang dilaporkan, tetapi puluhan ribu rumah warga terdampak banjir dan ribuan warga harus mengungsi.

Sementara itu, banjir dan longsor juga merusak fasilitas umum seperti sekolah, masjid, hingga jalan. Sejumlah jalan desa hingga jalan nasional Sumbar-Bengkulu dilaporkan terputus akibat genangan air di Pesisir Selatan.

STATUS DARURAT BELUM BERAKHIR, WARGA MASIH BUTUH PERTOLONGAN

Meski bantuan telah datang, tapi jumlahnya belum mencukupi semua kebutuhan warga. 

Mereka masih membutuhkan pertolongan untuk ketersediaan bahan pangan, akses air bersih, pembangunan hunian sementara, sarana pendidikan, jembatan dan sarana fasilitas, medis, hingga sarana ibadah.

Curah hujan masih deras mengguyur Sumatera, kekhawatiran akan banjir susulan pasti ada. Tapi jutaan jiwa yang bertahan detik ini, punya harapan untuk bangkit dan memulai kehidupan kembali.

#OrangBaik, kitabisa bersama ratusan relawan terus bergerak untuk menyebarkan bantuan sebanyak mungkin. Membantu setiap korban untuk Sumatera pulih kembali.

Maka dari itu, gerakan kolaborasi yang diinisiasi Kitabisa dan Salam Setara bersama Public Figure, komunitas, masjid, dan lainnya ini, untuk bisa membantu saudara kita di Sumatera yang membutuhkan bantuan segera.

#OrangBaik, Mari kita bersolidaritas bantu saudara-saudara kita yang terdampak dengan berdonasi. Bantuan darimu sangat berarti untuk mereka

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kalian juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang turut menemani perjuangan mereka.

Terima kasih banyak, #OrangBaik!

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan